PD Panca Karya Hadirkan Armada Mudik, Ketum FMB Apresiasi Kesiapan Pelayanan
- account_circle Admin
- calendar_month Senin, 24 Mar 2025
- visibility 68
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H, kesiapan arus mudik di Maluku jadi perhatian utama. Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya memastikan kelancaran perjalanan dengan mengoperasikan empat kapal utama yang melayani lintasan strategis, yakni Waai-Kailolo, Hunimua-Waipirit, Galala-Namlea, serta Ambon-Waisala-Buano-Manipa-Namlea.
Ketua Umum Forum Mahasiswa Buru Selatan (FMB), Sugiarto Solissa, menilai PD Panca Karya sudah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung mobilitas masyarakat antar pulau di Maluku.
“Sebagai putra daerah, saya mengapresiasi langkah PD Panca Karya yang telah mempersiapkan armada mudik secara maksimal. Ini adalah bentuk tanggung jawab nyata dalam memastikan akses transportasi yang layak bagi masyarakat, terutama menjelang Lebaran,” ujar Sugiarto dalam keterangannya, Kamis (21/3/2025).
Kepala Unit Usaha Pelayaran PD Panca Karya, Cornelis Pattinama, menjelaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan total sembilan kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama mudik Lebaran. “Saat ini, satu kapal untuk rute Hunimua-Waipirit masih dalam tahap penyelesaian docking. Namun, secara keseluruhan, kesiapan armada kami sudah maksimal,” jelasnya.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pemangku kepentingan lainnya, PD Panca Karya juga telah menetapkan penambahan jadwal pelayaran. “Biasanya dalam operasi normal ada 13 trip, tetapi saat mudik nanti akan ditingkatkan menjadi 16-18 trip per hari untuk mengakomodasi lonjakan penumpang,” tambah Cornelis.
Solissa menilai kebijakan ini sebagai langkah progresif yang perlu diapresiasi. “Setiap tahun, rute Hunimua-Waipirit dan Galala-Namlea menjadi titik krusial arus mudik di Maluku. Upaya PD Panca Karya dalam menambah trip pelayaran menunjukkan keseriusan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Maluku,” katanya.
Selain kesiapan armada, PD Panca Karya juga bekerja sama dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dinas Perhubungan untuk memastikan kelancaran arus mudik. Puncak mudik diprediksi terjadi pada 24 Maret hingga 8 April 2025 atau H-7 sampai H+7 Lebaran.
Cornelis turut mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap calo tiket dan menekankan pentingnya membeli tiket secara resmi melalui sistem daring yang telah disediakan oleh ASDP. “Kami mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi demi kenyamanan dan keamanan selama perjalanan mudik,” ujarnya.
Sementara itu, Solissa juga mengajak masyarakat untuk tetap tertib selama perjalanan mudik dan mematuhi aturan yang berlaku. “Kita semua ingin perjalanan yang aman dan nyaman. Maka dari itu, mari bersama-sama mendukung sistem yang sudah diterapkan agar mudik tahun ini berjalan lancar,” tutupnya.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar