Breaking News
light_mode

Putri Hastari Nilai Dua Draf Kepemimpinan Bertentangan dengan Mekanisme Konfercab HMI Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Dinamika Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXXIV Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ambon menuai berbagai sorotan. Munculnya dua draf kepemimpinan dinilai berpotensi melemahkan konsolidasi dan mencederai mekanisme organisasi.

Putri Hastari, Ketua Bidang Agraria dan Kemaritiman HMI Cabang Ambon demisioner menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam proses demokrasi merupakan hal wajar. Namun, menurutnya, perbedaan tersebut tidak boleh memicu pada perpecahan internal organisasi.

“Isu dua draf kepemimpinan mencerminkan ketidakpatuhan terhadap mekanisme dan etika demokrasi organisasi,” kata Putri dalam pernyataan tertulisnya kepada Tajukmaluku.com. Selasa (3/2/2026).

Sebagai salah satu dari sepuluh kandidat Ketua Umum, Putri mengingatkan bahwa seluruh kandidat Ketua Umum telah menandatangani pakta integritas yang secara tegas melarang adanya sidang tandingan dalam Konfercab HMI Ambon. Kesepakatan tersebut, katanya, bersifat mengikat dan harus dipatuhi oleh semua pihak tanpa pengecualian.

Magister Ilmu Perikanan dan Kelautan Unpatti ini menilai Konfercab yang berlarut dalam waktu yang panjang serta tidak strategis bisa berpotensi melemahkan kerja-kerja organisasi di tingkat cabang. Kondisi itu juga dinilai menjauhkan HMI dari nilai dasar perjuangan sebagai organisasi kader.

Menurutnya, HMI Cabang Ambon membutuhkan kepemimpinan yang tegas, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan sesuai konstitusi organisasi. Ketegasan, lanjut Putri, merupakan prasyarat bagi terciptanya kepastian dan keadilan bagi seluruh kader.

Putri menjelaskan HMI Cabang Ambon harus tetap menjadi rumah bersama seluruh kader dan tidak dikelola berdasarkan kepentingan kelompok atau individu tertentu.

“Kepemimpinan yang dibutuhkan adalah yang berorientasi pada penguatan kader dan organisasi bukan terbangun dalam logika dan ambisi politik kekuasaan,” ujarnya.

Diketahui, Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXXIV Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ambon Tahun 2026 telah berlangsung sejak awal januari 2026 dan forum sidang berjalan pada 12 Januari. Hingga kini belum juga tuntas, dengan proses yang berjalan berlarut-larut dan menyisakan sejumlah dinamika internal yang menjadi perhatian kader.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Maluku Siap Lanjutkan Pengawasan Realisasi APBD 2024

    DPRD Maluku Siap Lanjutkan Pengawasan Realisasi APBD 2024

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi II DPRD Provinsi Maluku akan melanjutkan tahap kedua pengawasan terhadap program realisasi APBD 2024 setelah perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah. Hingga kini, lima kabupaten telah diawasi dalam pelaksanaan program pembangunan, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), dan Kabupaten Buru. Sekretaris Komisi II […]

  • Dukung Energi Ramah Lingkungan, PLN UP3 Masohi Pasang Baru Listrik Daya 105 kVA Pelanggan CV Inti Binaiya Masdar

    Dukung Energi Ramah Lingkungan, PLN UP3 Masohi Pasang Baru Listrik Daya 105 kVA Pelanggan CV Inti Binaiya Masdar

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masohi,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus melakukan transformasi dengan mendorong penggunaan energi rendah karbon yang ramah lingkungan, khususnya dengan memanfaatkan energi bersih dalam penyediaan listrik. Penggunaan energi ramah lingkungan ini berhasil dilakukan PLN UIW MMU melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi dengan penyambungan pasang baru untuk pelanggan industri Tegangan […]

  • Pemkab Pemprov Diminta Seriusi Masalah Banjir Rob di Desa Tumalehu Barat SBB

    Pemkab Pemprov Diminta Seriusi Masalah Banjir Rob di Desa Tumalehu Barat SBB

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SBB,Tajukmaluku.com-Banjir air laut kembali melanda Desa Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. Untuk itu, warga mendesak pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi yang semakin mengkhawatirkan tersebut. Mengingat, genangan air laut dilaporkan masuk ke permukiman warga dan merendam sejumlah rumah serta fasilitas di desa pesisir itu. […]

  • Wahab Tuanaya Kembali Pimpin FISIP Unpatti Ambon

    Wahab Tuanaya Kembali Pimpin FISIP Unpatti Ambon

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dr. Abdul Wahab Tuanaya kembali dipercaya memimpin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura. Ia terpilih sebagai Dekan FISIP Unpatti untuk periode 2025–2029 dalam pemilihan yang berlangsung di ruang rapat lantai III Kampus FISIP Unpatti, Kota Ambon, Senin, (22/12/2025). Pemilihan dekan kali ini diikuti dua kandidat, yakni Wahab Tuanaya dan Josep A. Uii. […]

  • Alhidayat Wajo Terima Laporan Soal Dugaan Ilegal Fishing Kapal Nelayan Asal Bitung di Perairan Laut Seram

    Alhidayat Wajo Terima Laporan Soal Dugaan Ilegal Fishing Kapal Nelayan Asal Bitung di Perairan Laut Seram

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo menerima laporan warga terkait dugaan aktivitas ilegal fishing oleh kapal nelayan asal Bitung di perairan laut Seram. Katanya, aksi tersebut sangat merugikan nelayan kecil setempat sehingga dirinya turut prihatin atas laporan yang diterima dari masyarakat nelayan. “Pencurian Ikan di Rompong Nelayan Pesisir Seram Utara dan SBT yang […]

  • Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Di antara gemericik emas (mutiara) dan gemuruh mesin tambang yang menggerus perut bumi Maluku, tersembunyi sebuah paradoks zaman: bagaimana masyarakat adat yang selama ribuan tahun menjadi penjaga keseimbangan alam kini terpojok sebagai penonton di tanahnya sendiri? Sejak abad ke-16, Maluku telah menjadi medan perang antara perlindungan hak dan ekspansi kapital. Dulu, Portugis dan VOC membantai […]

expand_less