Polisi Bersama Masyarakat: Kapolresta Ambon Bagikan Masker ke Warga Kota Dampak Asap Karhutla
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 18
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho mengambil langkah cepat merespons kondisi udara Kota Ambon yang terdampak kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah.
Andrias menginstruksikan jajarannya untuk membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di ruang publik.
Kegiatan tersebut berlangsung di dua titik, yakni kawasan Jembatan Merah Putih dan Lapangan Merdeka Ambon, Minggu (4/10/2026).
Pembagian masker menjadi bentuk respons kepolisian terhadap kondisi udara yang dalam beberapa hari terakhir tidak baik.
Personel polisi turun langsung ke lapangan dan membagikan masker kepada warga, termasuk pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Langkah itu menunjukkan bahwa respons kepolisian tidak hanya berorientasi pada persoalan keamanan dan ketertiban. Kapolresta juga mendorong jajarannya mengambil peran ketika masyarakat menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Kapolresta Andrias mengatakan kehadiran polisi harus dirasakan masyarakat dalam berbagai kondisi.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan perlindungan, pelayanan dan kepedulian nyata kepada masyarakat,” kata Andrias.
Menurut dia, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat asap Karhutla.
Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat pesan “Polisi Bersama Masyarakat”. Polisi tidak menunggu persoalan berkembang menjadi gangguan yang lebih besar, tetapi hadir memberikan langkah perlindungan sederhana yang dapat langsung dimanfaatkan warga.
Di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya membaik, masyarakat diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar apabila paparan asap semakin pekat.
Bagi Andrias, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan fungsi penegakan hukum. Pelayanan publik juga menuntut kepekaan terhadap persoalan yang langsung dirasakan warga.
Pembagian masker di sejumlah titik strategis Kota Ambon menjadi salah satu bentuk konkret pendekatan tersebut. Polisi Bersama Masyarakat, hadir bukan hanya ketika keamanan terganggu, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan perlindungan.*(01-F)
- Penulis: Admin






Saat ini belum ada komentar