20 Putra-Putri Maluku Lolos STMKG 2025–2026, Wakil Rakyat Apresiasi BMKG
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
- visibility 121
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi II DPRD Maluku, Irawadi, memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku serta Stasiun Geofisika Kelas I Ambon atas keberhasilan meloloskan 20 putra-putri asal Maluku dalam seleksi Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) Tahun Akademik 2025–2026.
Menurut Irawadi, keputusan tersebut tertuang dalam Nomor: e/B/KP.01.00/01.0/SU/X/2025 tentang peserta yang dinyatakan lulus dan diterima sebagai Taruna Baru Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Tahun Akademik 2025–2026.
Ia mengaku, keberhasilan ini merupakan capaian luar biasa, mengingat tahun sebelumnya hanya enam peserta asal Maluku yang diterima di sekolah kedinasan tersebut.
“Kami di DPRD Maluku memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BMKG Maluku, khususnya Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Pak Jati Cipto Kuncoro, atas perhatian dan kerjasama yang baik sehingga 20 anak Maluku bisa lolos ke STMKG tahun ini,” ujar Irawadi, Selasa (4/11/2025).
Politisi Nasdem Maluku ini menilai peningkatan jumlah peserta yang lolos menunjukkan bahwa generasi muda Maluku mampu bersaing di tingkat nasional jika diberikan ruang, dukungan, dan pembinaan yang tepat.
Irawadi juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penerimaan taruna dan taruni STMKG di tahun-tahun berikutnya, agar semakin banyak anak-anak Maluku yang memiliki kesempatan mendaftar dan mengikuti seleksi.
“Kami minta agar penerimaan STMKG dilakukan secara transparan dan terbuka, supaya anak-anak Maluku lainnya juga bisa mendaftarkan diri dan berpeluang lolos ke kampus ini. Ini penting agar tidak ada kesan tertutup dan setiap putra-putri daerah memiliki kesempatan yang sama,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk ikut mendukung para peserta asal Maluku, baik melalui bantuan beasiswa maupun fasilitas pendidikan, sehingga mereka dapat menempuh pendidikan dengan baik dan kelak berkontribusi bagi daerah.
“Kita harus dukung mereka, karena mereka adalah calon-calon ahli cuaca, klimatologi, dan geofisika yang sangat dibutuhkan untuk daerah kepulauan seperti Maluku,” pungkas Irawadi.* (03-M)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar