Breaking News
light_mode

BPJS Kesehatan Ambon Gagal Total? 76% Peserta Nonaktif, Uang Iuran Dikemanakan?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
  • visibility 196
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kota Ambon mungkin telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 97,56%, Namun ada ketimpangan data dan Kepersetaan BPJS. Faktanya, hanya 76% peserta yang aktif, sementara puluhan ribu lainnya terdaftar namun tidak bisa mengakses layanan kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Ambon, Andi Muhammad Irfan, mengakui bahwa dari total peserta JKN, hanya 76% yang aktif. Salah satu faktor utama adalah segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBIJK) yang dikelola oleh Kementerian Sosial, di mana sekitar 15.000 peserta terdaftar dalam sistem tetapi tidak aktif. Ini mengindikasikan adanya masalah dalam sistem administrasi dan koordinasi antar-lembaga.

Selain itu, data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menunjukkan bahwa dari sekitar 95.000 warga yang memenuhi kriteria, hanya 70.000 yang terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Ini menyisakan gap 20.000 jiwa yang masih belum tercover. Padahal, Menteri Sosial sebelumnya telah meminta Pemkot Ambon untuk mengusulkan tambahan kuota agar masyarakat miskin bisa segera terdaftar.

Puluhan Ribu Menunggak, Subsidi Tak Efektif

Pemerintah Kota Ambon memang memberikan subsidi bagi peserta BPJS Mandiri kelas 3, di mana dari total iuran Rp42.000, peserta hanya perlu membayar Rp35.000 setelah subsidi dari Pemkot dan pemerintah pusat. Namun, hasilnya jauh dari harapan. Dari sekitar 60.000 peserta BPJS Mandiri di Kota Ambon, hanya 20.000 yang aktif membayar, sementara 40.000 lainnya menunggak.

Fenomena ini mengindikasikasikan ada dua kemungkinan: Pertama, beban iuran masih dianggap terlalu berat bagi masyarakat kelas bawah, meskipun telah disubsidi. Kedua, BPJS Kesehatan gagal memastikan sistem pembayaran yang fleksibel dan ramah bagi peserta. Jika hal ini dibiarkan, maka konsep JKN yang ideal itu hanya sebuah ilusi.

Ketua DPW Persatuan Mahasiswa Pencinta Tanah Air Indonesia (PMPI) Maluku, Risman, menilai bahwa rendahnya angka keaktifan peserta merupakan indikasi ketidakberesan dalam pengelolaan BPJS Kesehatan Kota Ambon. Ia melihat ada kelemahan dalam sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga banyak yang akhirnya nonaktif tanpa memahami konsekuensinya.

“Bagaimana mungkin kita bicara UHC kalau 76% peserta saja yang aktif? Kemana uang iuran mengalir jika puluhan ribu orang tidak bisa menggunakan hak mereka? selain problem administrasi, hal ini jadi bagian dari kegagalan sistemik yang merugikan masyarakat,” tegas Risman.

Ia juga mempertanyakan gap sebesar 20.000 jiwa dalam DTKS yang tidak terdaftar dalam BPJS, yang mengasikan adanya bentuk pembiaran terhadap hak masyarakat miskin.

Terkait dengan BPJS Mandiri yang mengalami tingkat tunggakan tinggi, Risman mendesak pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan untuk mencari solusi inovatif. “Jangan hanya menyalahkan masyarakat yang menunggak. Coba evaluasi sistem pembayaran, adakah mekanisme yang lebih fleksibel? Mungkin ada skema cicilan yang lebih ringan? Jangan biarkan BPJS Kesehatan hanya jadi proyek yang membebani rakyat tanpa solusi nyata,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menuntut transparansi dari BPJS Kesehatan Kota Ambon. Bahwa dana yang dihimpun dari iuran peserta harus dipertanggungjawabkan secara terbuka. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana pengelolaan anggaran BPJS, terutama dalam menangani peserta yang nonaktif atau menunggak.

“BPJS Kesehatan harus diaudit secara terbuka! Kami akan gelar demonstrasi di BPK dan Kejaksaan menuntut hal ini, agar masyarakat mendapatkan haknya dan sistem ini benar-benar berjalan sebagaimana mestinya, bukan sekadar angka di atas kertas,” tutupnya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surya Paloh Tunjuk Ridwan Nurdin jadi Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Maluku

    Surya Paloh Tunjuk Ridwan Nurdin jadi Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Maluku

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Ridwan Nurdin ditunjuk sebagai Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Maluku periode 2024-2029. Penunjukan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Surya Paloh bersama Sekretaris Jenderal DPP NasDem, Hermawan Taslim, Jumat (6/2/2026) yang diserahkan oleh Sekretaris Wilayah NasDem Maluku Andreas Rentanubun kepada Ridwan Nurdin di Kantor DPP NasDem, Jakarta. Penunjukan Ridwan […]

  • Krisis Minyak Tanah di Maluku: Lembaga Nanaku Desak Menteri ESDM Copot Kepala Pertamina Zona Maluku

    Krisis Minyak Tanah di Maluku: Lembaga Nanaku Desak Menteri ESDM Copot Kepala Pertamina Zona Maluku

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Lembaga Nanaku Maluku, Usman Bugis, melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kepala Pertamina Zona Maluku atas kelangkaan minyak tanah yang melanda 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Dalam perryataannya, Usman mendesak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segera mencopot Kepala Pertamina Zona Maluku, yang dinilainya telah gagal menjalankan tugas secara profesional. “Kondisi ini menunjukkan […]

  • Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes Darunnajah, Menteri Nusron: Iduladha Jadi Momentum Mempererat Kebersamaan

    Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes Darunnajah, Menteri Nusron: Iduladha Jadi Momentum Mempererat Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyerahkan hewan kurban dalam momentum Peringatan Iduladha 1447 H kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Darunnajah. Jakarta, Rabu (27/05/2026). Ia menegaskan bahwa penyerahan hewan kurban tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Iduladha sekaligus bentuk kepedulian sosial Kementerian ATR/BPN kepada masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan. “Mudah-mudahan di […]

  • Berhadiah Ratusan Juta, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Masih Dua Pekan Lagi

    Berhadiah Ratusan Juta, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Masih Dua Pekan Lagi

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– PT PLN (Persero) menyiapkan total hadiah sebesar Rp480 juta bagi para pemenang PLN Journalist Award (PJA) 2024. Mengusung tema “Salurkan Energi Bersih, Wujudkan Kolaborasi”, periode pendaftaran PJA 2024 masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN Journalist Award 2024 merupakan wadah apresiasi dari PLN bagi para jurnalis yang […]

  • DPRD Maluku Tunggu Hasil Audit BRI: Desak Segera Diumumkan

    DPRD Maluku Tunggu Hasil Audit BRI: Desak Segera Diumumkan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Maluku mendesak Bank Rakyat Indonesia (BRI) segera mengumumkan hasil audit internal terkait dugaan fraud pada Program Kredit Cepat (Kece) di Unit Pasahari yang hingga kini belum diterima secara resmi oleh lembaga legislatif. Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil audit dari tim BRI wilayah Makassar. Meski demikian, ia memastikan […]

  • PLN UP3 Tobelo Audiensi Perkuat Sistem Kelistrikan dan Rencana Strategis Pembangunan Energi

    PLN UP3 Tobelo Audiensi Perkuat Sistem Kelistrikan dan Rencana Strategis Pembangunan Energi

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo menggelar dua pertemuan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara. Pertemuan itu dalam rangka memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta menjawab tantangan kebutuhan energi di wilayah kepulauan. Kedua audiensi ini merupakan bagian […]

expand_less