Breaking News
light_mode

BPP KAPMI: Pengelolaan Danantara Harus Sejalan Dengan Nafas Ekonomi Kerakyatan Prabowo

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,Tajukmaluku.com-Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) berharap pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sejalan dengan nafas dan arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada rakyat. Minggu, (2/8/2026).

Hal ini disampaikan Muliansyah Abdurrahman, Ketua Umum BPP KAPMI menyikapi pembentukan Danantara sebagai super holding BUMN yang mengelola aset negara senilai ribuan triliun.

“Danantara harus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional. Pengelolaannya wajib transparan, profesional, dan membuka akses seluas-luasnya bagi UMKM serta pengusaha muda. Jangan sampai keluar dari nafas Prabowo yaitu membangun ekonomi kerakyatan dan kemandirian bangsa,” tegasnya.

Menurut Muliansyah, komitmen Presiden Prabowo dalam memberantas mafia dan menciptakan lapangan kerja harus tercermin dalam tata kelola Danantara. Lembaga ini tidak boleh menjadi eksklusif bagi konglomerat saja.

“Kami mendorong Danantara membuat skema investasi dan kemitraan khusus untuk pengusaha muda dan UMKM. Ini penting agar pertumbuhan 8% benar-benar dirasakan sampai ke akar rumput*,” ujarnya.

BPP KAPMI juga meminta Danantara menerapkan prinsip Good Corporate Governance, bebas dari intervensi politik, dan diawasi ketat agar tidak menimbulkan kebocoran baru.

“Jika dikelola dengan benar, Danantara bisa menjadi mesin baru penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi nasional. KAPMI siap bersinergi dan menjadi mitra strategis pemerintah,” pungkasnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga jadi Mafia Tambang, Aliansi Mahasiswa Bupolo Desak Polda Maluku Pecat Ipda Muhammad Naim Uslan

    Diduga jadi Mafia Tambang, Aliansi Mahasiswa Bupolo Desak Polda Maluku Pecat Ipda Muhammad Naim Uslan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Aliansi Mahasiswa Bupolo Kabupaten Buru mendesak Polda Maluku untuk memecat Ipda Muhammad Naim Uslan yang kini bertugas di Polres Pulau Buru. Desakan itu disampaikan lantaran yang bersangkutan diduga kuat terlibat sebagai mafia tambang emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru. “Kapolda Maluku harus menindak Muhammad Naim Uslan atas dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam operasi ilegal tambang […]

  • 100 Hari Kerja, Presiden Prabowo Resmikan 37 Proyek Ketenagalistrikan Nasional. Fondasi Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

    100 Hari Kerja, Presiden Prabowo Resmikan 37 Proyek Ketenagalistrikan Nasional. Fondasi Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tancap gas mempersiapkan pembangunan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional 8%. Tidak tanggung-tanggung, dalam 100 hari masa pemerintahannya, diresmikan 37 proyek ketenagalistrikan terdiri dari pembangkit, transmisi, dan gardu induk di 18 provinsi, pada Senin (20/01) di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Sumedang, Jawa Barat. Langkah inipun […]

  • PLN UIW MMU Bantu Kopi Tuni Tembus Pasar Global, Omzet Naik Lebih dari 80%

    PLN UIW MMU Bantu Kopi Tuni Tembus Pasar Global, Omzet Naik Lebih dari 80%

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “PLN Peduli” menyalurkan bantuan kepada Koperasi Seribu Negeri Kopi Maluku. Untuk diketahui, Koperasi Seribu Negeri Kopi Maluku merupakan sebuah koperasi berbasis komunitas yang fokus mengangkat potensi kopi lokal melalui brand Kopi Tuni. Bantuan yang diberikan meliputi rumah […]

  • Awal Ramadan 1447 Hijriah di Negeri Tumalehu Barat SBB Jatuh 17 Februari 2026

    Awal Ramadan 1447 Hijriah di Negeri Tumalehu Barat SBB Jatuh 17 Februari 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Negeri Tumalehu Barat bersama tokoh agama dan masyarakat menyepakati awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Kesepakatan tersebut diumumkan dalam musyawarah yang digelar di Masjid Arrahman, Negeri Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Jumat (13/2/2026) lalu. Musyawarah dihadiri unsur pemerintah negeri, tokoh agama, tokoh […]

  • Festival Film Pelajar Maluku 2026 Buka Pendaftaran, Ajang Kreativitas Bangun Ekosistem Perfilman

    Festival Film Pelajar Maluku 2026 Buka Pendaftaran, Ajang Kreativitas Bangun Ekosistem Perfilman

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Festival Film Pelajar Maluku (FFPM) 2026 membuka pendaftaran, kompetisi film pendek bagi pelajar tingkat SMA/SMK sederajat di 11 kabupaten/kota se-Maluku. Ajang bergengsi yang digelar pertama kali ini diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah pengembangan bakat generasi muda di bidang perfilman khususnya pelajar SMA/SMK sederajat dengan mengangkat tema “Ekplorasi Budaya dalam Bingkai Sinema”.‎ Berdasarkan informasi yang […]

  • Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    Kurun Waktu 3 Tahun, Kabinda Maluku Aktif Cegah Konflik

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kritik terhadap kinerja Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Maluku terkesan parsial, tendensius dan tidak memiliki dalil yang mendesar. Wakil Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Marasabessy menilai, tuduhan kepada kerja-kerja Kabinda tidak berdiri di atas pijakan analisis yang kuat, dan justru cenderung mengabaikan kompleksitas dinamika keamanan di Maluku. “Kritik sah dalam demokrasi. Tapi menuding Kabinda […]

expand_less