Breaking News
light_mode

Harga Minyak Tanah Tembus Rp14.000: Kepanikan Warga atau Gagalnya Disperindag Maluku?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
  • visibility 334
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kelangkaan minyak tanah yang melanda 11 kabupaten/kota di Maluku terus menjadi mimpi buruk bagi masyarakat. Harga bahan bakar rumah tangga ini meroket hingga Rp14.000 per liter, menyisakan keresahan yang mendalam di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit. Namun, alih-alih memberikan solusi konkret, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku sewaktu rapat bersama DPRD justru mengklaim bahwa kelangkaan tersebut terjadi karena kepanikan warga.

Pernyataan ini justru menuai pertanyaan, benarkah masalah ini hanya soal kepanikan, atau ada kegagalan sistemik dalam pengelolaan distribusi di Maluku? Fakta bahwa izin pangkalan minyak tanah direkomendasikan oleh Disperindag di 11 kabupaten/kota menambah beban tanggung jawab yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

Kelangkaan minyak tanah ini seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk lebih serius dalam merumuskan kebijakan pertahanan energi. Maluku, sebagai wilayah kepulauan yang memiliki akses logistik terbatas, membutuhkan strategi distribusi yang tidak hanya efektif tetapi juga berkeadilan. Sayangnya, realitas di lapangan menunjukkan ketidaksiapan yang akut dari Disperindag dalam memastikan ketersediaan energi dasar bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal distribusi yang tersendat, tapi juga soal akuntabilitas. Bagaimana mungkin Disperindag bisa menyalahkan warga atas sesuatu yang berada di bawah kendali mereka?” Tegas Marasabessy.

Lebih lanjut, Wakil Ketua KNPI Maluku itu menyatakan bahwa permasalahan ini menunjukkan kelemahan mendasar dalam sistem distribusi energi yang seharusnya menjadi prioritas. “Krisis ini bukan semata-mata akibat kepanikan warga, tetapi karena lemahnya pengawasan dan perencanaan yang dilakukan oleh Disperindag di 11 Kabupaten/Kota. Di mana tanggung jawab mereka terhadap izin pangkalan yang jelas-jelas berada di bawah rekomendasi mereka?” tambahnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Marasabessy menyarankan  pemerintah daerah melalui Disperindag Provinsi Maluku perlu segera:

  1. Melakukan audit menyeluruh terhadap distribusi minyak tanah di seluruh kabupaten/kota untuk mengidentifikasi kendala logistik.
  2. Meningkatkan pengawasan terhadap pangkalan minyak tanah, memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat.
  3. Membentuk satuan tugas khusus untuk memastikan kelancaran distribusi hingga ke daerah terpencil.

Pernyataan Kadis Disperindag Provinsi Maluku yang menyalahkan kepanikan warga hanya menambah ironi di tengah krisis ini. Masyarakat butuh solusi, bukan retorika. Jika distribusi energi dasar saja gagal dikelola dengan baik, bagaimana pemerintah dapat diharapkan untuk menjamin pertahanan energi yang lebih luas?

“Kalau hanya bisa menyalahkan warga, lebih baik mundur saja. Maluku butuh pemimpin yang mampu bekerja, bukan sekadar mencari kambing hitam,” Tutupnya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bos CV Afif Mandiri; Dari Kasus Suap Alfamidi Hingga Penguasa Parkiran Kota Ambon

    Bos CV Afif Mandiri; Dari Kasus Suap Alfamidi Hingga Penguasa Parkiran Kota Ambon

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Nama Rakib Soamole kembali mencuat setelah perusahaannya, CV Afif Mandiri, ditetapkan sebagai pemenang tender pengelolaan parkir tepi jalan di Kota Ambon untuk tahun anggaran 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Dinas Perhubungan Kota Ambon pada akhir Januari lalu, menyusul proses seleksi tertutup yang dilakukan sejak akhir 2025. CV Afif Mandiri dinyatakan menang dengan nilai penawaran sebesar […]

  • Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V Gelar Baksos di Polres Sumedang, Bagikan 100 Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

    Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V Gelar Baksos di Polres Sumedang, Bagikan 100 Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sumedang,Tajukmaluku.com-Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Pokjar V menggelar kegiatan bakti sosial di Mapolres Sumedang, Jawa Barat, Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan itu merupakan bagian dari Praktik Kuliah Profesi (PKP) yang dijalankan para peserta didik Sespimma Polri. Bakti sosial diwujudkan melalui pembagian 100 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu serta santunan kepada 25 anak yatim […]

  • Penyerahan Living Cost JCH 2025, Kemenag Maluku Pastikan Efisien dan Tepat Waktu

    Penyerahan Living Cost JCH 2025, Kemenag Maluku Pastikan Efisien dan Tepat Waktu

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Ambon semakin memperkuat komitmennya dalam melayani calon jemaah haji di wilayah ini. Kolaborasi ini semakin terlihat jelas melalui seremoni penyerahan Banknotes Saudi Arabian Riyal (SAR) untuk biaya hidup (living cost) jemaah haji asal Maluku tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi. Penyediaan banknotes SAR […]

  • Lampu Merah di Depan Mesjid: Sejauh Doa dari Tubuh yang Lapar

    Lampu Merah di Depan Mesjid: Sejauh Doa dari Tubuh yang Lapar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle F. Marasabessy
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Di simpang jalan dan halaman Masjid, Siang itu suhu kota menembus 30 derajat Celsius. Lalu lintas terlihat padat. Di samping jalan, seorang anak berdiri menunggu lampu merah. Ia membawa plastik kecil berisi tisu. Ketika kendaraan berhenti, ia berjalan di antara mobil dan sepeda motor menjajakan tisu yang ia bawa. “Bapak, ibu mari beli tisunya,” Ridwan, […]

  • Warga Desa Lektama Antusias Ikuti Program PTSL untuk Wujudkan Kepastian Hukum Tanah

    Warga Desa Lektama Antusias Ikuti Program PTSL untuk Wujudkan Kepastian Hukum Tanah

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan di Desa Lektama, Kecamatan Namrole, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak kegiatan sosialisasi, pengumpulan berkas, hingga pengukuran bidang tanah yang dilaksanakan pada Senin (22/6/2026), warga tampak antusias mengikuti setiap tahapan program tersebut. Kehadiran program strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional […]

  • Nazaruddin Resmi Pimpin Indonesia Pickleball Federation Periode 2026–2031

    Nazaruddin Resmi Pimpin Indonesia Pickleball Federation Periode 2026–2031

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Muhammad Nazaruddin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Indonesia Pickleball Federation (IPF) periode 2026–2031 dalam Musyawarah Nasional (Munas) IPF yang berlangsung di ARTOTEL Gelora Senayan, Selasa (31/3/2026). Munas yang dihadiri oleh 29 delegasi pengurus provinsi IPF dari seluruh Indonesia tersebut menetapkan Nazaruddin secara aklamasi untuk memimpin organisasi pickleball nasional lima tahun ke depan. Ia […]

expand_less