Breaking News
light_mode

Harga Minyak Tanah Tembus Rp14.000: Kepanikan Warga atau Gagalnya Disperindag Maluku?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
  • visibility 347
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kelangkaan minyak tanah yang melanda 11 kabupaten/kota di Maluku terus menjadi mimpi buruk bagi masyarakat. Harga bahan bakar rumah tangga ini meroket hingga Rp14.000 per liter, menyisakan keresahan yang mendalam di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit. Namun, alih-alih memberikan solusi konkret, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku sewaktu rapat bersama DPRD justru mengklaim bahwa kelangkaan tersebut terjadi karena kepanikan warga.

Pernyataan ini justru menuai pertanyaan, benarkah masalah ini hanya soal kepanikan, atau ada kegagalan sistemik dalam pengelolaan distribusi di Maluku? Fakta bahwa izin pangkalan minyak tanah direkomendasikan oleh Disperindag di 11 kabupaten/kota menambah beban tanggung jawab yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

Kelangkaan minyak tanah ini seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk lebih serius dalam merumuskan kebijakan pertahanan energi. Maluku, sebagai wilayah kepulauan yang memiliki akses logistik terbatas, membutuhkan strategi distribusi yang tidak hanya efektif tetapi juga berkeadilan. Sayangnya, realitas di lapangan menunjukkan ketidaksiapan yang akut dari Disperindag dalam memastikan ketersediaan energi dasar bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal distribusi yang tersendat, tapi juga soal akuntabilitas. Bagaimana mungkin Disperindag bisa menyalahkan warga atas sesuatu yang berada di bawah kendali mereka?” Tegas Marasabessy.

Lebih lanjut, Wakil Ketua KNPI Maluku itu menyatakan bahwa permasalahan ini menunjukkan kelemahan mendasar dalam sistem distribusi energi yang seharusnya menjadi prioritas. “Krisis ini bukan semata-mata akibat kepanikan warga, tetapi karena lemahnya pengawasan dan perencanaan yang dilakukan oleh Disperindag di 11 Kabupaten/Kota. Di mana tanggung jawab mereka terhadap izin pangkalan yang jelas-jelas berada di bawah rekomendasi mereka?” tambahnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Marasabessy menyarankan  pemerintah daerah melalui Disperindag Provinsi Maluku perlu segera:

  1. Melakukan audit menyeluruh terhadap distribusi minyak tanah di seluruh kabupaten/kota untuk mengidentifikasi kendala logistik.
  2. Meningkatkan pengawasan terhadap pangkalan minyak tanah, memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat.
  3. Membentuk satuan tugas khusus untuk memastikan kelancaran distribusi hingga ke daerah terpencil.

Pernyataan Kadis Disperindag Provinsi Maluku yang menyalahkan kepanikan warga hanya menambah ironi di tengah krisis ini. Masyarakat butuh solusi, bukan retorika. Jika distribusi energi dasar saja gagal dikelola dengan baik, bagaimana pemerintah dapat diharapkan untuk menjamin pertahanan energi yang lebih luas?

“Kalau hanya bisa menyalahkan warga, lebih baik mundur saja. Maluku butuh pemimpin yang mampu bekerja, bukan sekadar mencari kambing hitam,” Tutupnya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

    Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menilai Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang tidak hanya cakap membaca peta dan menguasai teknologi, namun juga mampu memahami manusia, sejarah, serta kebudayaan yang hidup di balik setiap bidang tanah. Pesan tersebut disampaikan kepada para wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN agar ilmu pertanahan yang mereka miliki dapat memberikan […]

  • Konsisten Dukung Transisi Energi, PLN UIW MMU Kembali Gelar Ramadan Electrifying Lifestyle 2025 di Gong Perdamaian

    Konsisten Dukung Transisi Energi, PLN UIW MMU Kembali Gelar Ramadan Electrifying Lifestyle 2025 di Gong Perdamaian

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Acara Ramadan Electrifying Lifestyle Fair (Relief) 2025 kembali hadir di Kota Ambon. Relief 2025 yang diselenggarakan PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara ini berlangsung selama dua hari, yakni 10 hingga 11 Maret 2025 di Taman Gong Perdamaian, Kota Ambon. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menuturkan, acara ini dilakukan setiap tahunnya dalam […]

  • Soal Anggaran Rp 1,8 M Dinkes, John Laipeny: Pengembalian Dana Tak Hentikan Proses Hukum

    Soal Anggaran Rp 1,8 M Dinkes, John Laipeny: Pengembalian Dana Tak Hentikan Proses Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Maluku, Swantje John Laipeny, menegaskan bahwa proses hukum atas dugaan penyimpangan anggaran Rp 1,8 miliar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku harus tetap berjalan, meskipun pihak dinas berencana mengembalikan dana tersebut. Pernyataan itu disampaikan Laipeny kepada wartawan di Gedung Balai Rakyat, Karang Panjang, Ambon, menyusul mencuatnya kabar bahwa Dinkes Maluku […]

  • Maknai Hari Pahlawan, Dedikasi Tanpa Batas PLN UIW MMU jadi Wujud Representasi Pahlawan Modern

    Maknai Hari Pahlawan, Dedikasi Tanpa Batas PLN UIW MMU jadi Wujud Representasi Pahlawan Modern

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ambon, 10 November 2024 Hari Pahlawan merupakan momen penting untuk memperingati jasa para pahlawan terdahulu yang telah berjuang dengan gigih, berkorban untuk tanah tumpah darah. Pahlawan tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan di waktu lalu, sebab masa kini pahlawan dapat diartikan pula pada dedikasi dan integritas yang tinggi akan suatu bidang keahlian. Salah satunya melalui kiprah […]

  • Gelar Pelatihan Eco Enzyme, PLN Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga di Hative Besar

    Gelar Pelatihan Eco Enzyme, PLN Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga di Hative Besar

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli melaksanakan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di Kantor Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon. Program ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan […]

  • Jaga Konektivitas Antar Pulau, DPRD Maluku Minta PD Panca Karya Segera Operasikan Kapal Bahtera Nusantara

    Jaga Konektivitas Antar Pulau, DPRD Maluku Minta PD Panca Karya Segera Operasikan Kapal Bahtera Nusantara

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya diminta untuk segera mengoperasikan Kapal Bahtera Nusantara pada pertengahan Agustus 2026. Hal itu guna mendukung konektivitas transportasi laut antar pulau di Maluku dan pelayanan kepada masyarakat. Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo mengatakan ,pengoperasian kapal tersebut tidak boleh kembali mengalami penundaan, karena sangat dibutuhkan. “Kami memberikan batas waktu, […]

expand_less