Kunjungi Negeri Kailolo, Kapolresta Ambon: Beta Perasaan Sangat Sejuk dan Nyaman Disini
- account_circle Admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 32
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Kunjungan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho ke Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah berlangsung dalam suasana penuh keakraban, Sabtu (19/9/2026).
Andrias tidak hanya bertemu pemerintah negeri dan tokoh masyarakat.
Ia berdialog langsung dengan warga di Balai Desa Negeri Kailolo untuk membicarakan keamanan, kedamaian, serta peran bersama dalam menjaga situasi di wilayah Pulau Haruku.
Raja Negeri Kailolo, Ali Ohorella, menyambut kedatangan Kapolresta Ambon dan jajaran.
Ia mengaku bangga karena Kapolresta memilih datang dan bertemu langsung dengan masyarakat Kailolo.
“Kami merasa bangga atas kedatangan Pak Kapolres di Negeri Kailolo,” kata Ali dalam sambutannya.
Bagi Kapolresta Ambon, pertemuan tersebut juga menghadirkan kesan tersendiri.
Ia mengaku merasakan suasana yang hangat dan dekat dengan masyarakat.
“Yang beta rasakan di hati ini adalah suka cita. Perasaan sangat sejuk. Sama-sama membangun negeri atau rumah ini menjadi sejahtera,” ujar Kapolresta.
Ia mengatakan keakraban masyarakat Kailolo membuat dirinya merasa seperti berada di lingkungan keluarga sendiri.
“Keakraban di Negeri Kailolo sangat luar biasa. Beta bisa merasakan sudah seperti keluarga,” katanya.
Andrias kemudian mengaitkan suasana Kailolo dengan pengalamannya selama bertugas di Kalimantan.
Ia mengaku cukup lama berada di wilayah tersebut dan menemukan suasana sosial yang menurutnya memiliki kemiripan dengan Kailolo.
“Saya lama di Kalimantan. Suasana di sini seperti di Kalimantan. Sewaktu di Kalimantan, saya banyak dekat dengan habaib-habaib. Suasananya seperti di sini,” ujarnya.
Menurut dia, kedekatan antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun keamanan.
Tugas kepolisian, kata dia, bukan semata melakukan penegakan hukum, tetapi juga memastikan masyarakat merasa terlindungi dan terayomi.
“Melindungi, mengayomi, penegakan hukum. Menjaga kedamaian di wilayah Pulau Haruku,” katanya.
Namun, ia menegaskan keamanan tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian. Masyarakat memiliki peran yang sama dalam menjaga lingkungan masing-masing.
“Keamanan itu tidak bisa dilakukan hanya oleh polisi saja. Kita semua wajib menjaga kedamaian di wilayah kita,” ujar Kapolresta.
Pesan itu kemudian dibawa dalam dialog interaktif bersama masyarakat Kailolo.
Warga mendapat ruang untuk menyampaikan pandangan, persoalan, dan harapan secara langsung kepada Kapolresta.
Dialog tersebut menjadi bagian penting dari kunjungan karena mempertemukan kepolisian dengan masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka dan informal.
Ketua Syber Sahapory Ambon, Abdul Majid Marasabessy, menilai kehadiran Kapolresta Ambon di Kailolo memiliki makna tersendiri bagi masyarakat.
Menurut Abdul Majid, kunjungan tersebut menunjukkan pentingnya membangun komunikasi langsung dengan masyarakat, termasuk di wilayah yang selama ini kerap menjadi objek pembicaraan dari luar.
“Kedatangan Pak Kapolresta Ambon ke Negeri Kailolo menjadi warna tersendiri. Ini menjadi tanda bahwa framing dan stigmatisasi negatif yang selama ini dibangun terhadap kampung ini terbantahkan,” kata Abdul Majid.
Ia mengatakan pernyataan Kapolresta yang merasa nyaman dan seperti berada di kampung sendiri menjadi pesan penting bahwa hubungan antara polisi dan masyarakat dapat dibangun melalui perjumpaan langsung.
“Pak Kapolres bahkan bilang beliau nyaman, serasa pulang di kampung sendiri,” ujarnya.
Setelah pertemuan di Balai Desa Negeri Kailolo, kegiatan berlanjut dalam suasana yang lebih santai.
Kapolresta Ambon bersama jajaran bermain bola bersama masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan malam bersama.
Bagi masyarakat Kailolo, pertemuan langsung dengan Kapolresta membuka ruang komunikasi yang lebih dekat untuk membicarakan keamanan dan kehidupan sosial masyarakat khususnya di Pulau Haruku.*(01-F)
- Penulis: Admin






Saat ini belum ada komentar