Breaking News
light_mode

BEM Nus Maluku: Mis Komunikasi, Ternyata Anggaran DAK 2023 Sudah Diawasi Kejati Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah (BEM) Nus Maluku menarik kembali tuduhan korupsi terkait penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 di Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Dalam pernyataan resmi ke media ini, Adam Rahantan, Ketua BEM Nus Maluku menyatakan bahwa tuduhan yang disampaikan pihaknya beberapa waktu lalu merupakan “miskomunikasi”.

Sebelumnya, BEM Nus Maluku sempat menuding adanya dugaan penyelewengan dana DAK di Dinas Pendidikan. Namun, setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, organisasi mahasiswa ini mengakui penggunaan dana tersebut telah sesuai dengan prosedur dan telah diawasi secara ketat oleh Kejaksaan Tinggi Maluku. Bahkan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga telah melakukan audit dan tidak menemukan adanya penyelewengan aggaran.

“Dari hasil penelusuran kami, BEM Nus Maluku, terkait DAK tahun 2023 di Dinas Pendidikan Provinsi Maluku yang dijalankan itu sesuai prosedur dan telah diawasi langsung oleh Kejaksaan dan tidak ada temuan. BPK juga sudah mengaudit dan tidak ada temuan. Ini semua hanya miskomunikasi,” ungkapnya, dalam kepada Tajukmaluku.com. Sabtu, (25/01/2025).

Secara kelembagaan, BEM Nus Maluku sampaikan permohanan maaf terkait pernyataan di beberapa media sebelumnya yang sempat menimbulkan keresahan di masyarakat, Adam mengakui bahwa kejadian ini menjadi sebuah pelajaran berharga dan akan lebih berhati-hati dalam menyuarakan suatu isu di masa mendatang.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami dan kami tetap berkomitmen serta berupaya menjadi kontrol sosial di tengah-tengah masyarakat,” tambanya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Main “Tangan Besi” Abaikan Aturan Putus Kontrak Sepihak

    Wagub Main “Tangan Besi” Abaikan Aturan Putus Kontrak Sepihak

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath diduga mulai menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan Gubernur Maluku kepadanya. Ini terlihat dari upayanya dalam menangani pedagang Pasar Mardika. Sebagaimana pernyataan yang disampaikan Wagub pada laman facebook milik pemerintah Provinsi Maluku. Pada 14 Juni 2025. Gubernur telah memandatkan tugas penataan pedagang kepada Wagub. Akan tetapi bukan pedagang yang diatur, malah usaha […]

  • GP Ansor dan Gerakan Ekonomi Rakyat

    GP Ansor dan Gerakan Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyuhri Maswatu (Wasekjen Pimpinan Pusat GP ANSOR) Tajukmaluku.com-Sejarah pemikiran ilmu ekonomi berangkat dari salah satu pemikir pra klasik pada zaman yunani kuno. Namun, yang sering disebut bapak ekonomi. Aliran ini menekankan pada beberapa hal yang tidak terduga atau dikenal dengan invisiblehand dalam mengatur pembagian sumber daya. Bertepatan pada waktu itu, juga diperkenalkan pemikiran tentang […]

  • Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

    Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan, tata kelola pertanahan, dan keberlanjutan lingkungan, yang diwujudkan salah satunya melalui keterlibatan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (21/05/2026). Rapat tersebut membahas pelepasan kawasan hutan terhadap lahan […]

  • “Membongkar Mitos”: Benarkah Alam Kaya Membuat Orang Maluku Malas?

    “Membongkar Mitos”: Benarkah Alam Kaya Membuat Orang Maluku Malas?

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN A.M Sangadji; Peneliti Psikologi Lingkungan dan Masyarakat Adat) Tajukmaluku.com-Sudah menjadi cerita lama yang terus diulang bahwa “orang Maluku itu malas karena alamnya terlalu kaya raya”. Ungkapan ini sering kita dengar di berbagai tempat. Baik saat kita santai di warung kopi maupun dalam ruang-ruang diskusi formal tentang […]

  • Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

    Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat dan Pelayanan yang Adil bagi Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 130 pejabat, di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (04/06/2026). Dalam arahannya, ia menekankan agar para pejabat terlantik sebagai ujung tombak Kementerian ATR/BPN harus memanfaatkan kesempatan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Semua jabatan hanya sementara, karena itu mumpung […]

  • Duga PAD Ambon “Bocor”, RUMMI Desak APH Periksa Penarik Retribusi Sampah

    Duga PAD Ambon “Bocor”, RUMMI Desak APH Periksa Penarik Retribusi Sampah

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ditengah sulitnya pemerintah Kota Ambon dalam mencari sumber-sumber pendapatan asli daerah, potensi yang sudah ada justeru tak dikelola secara bijaksana dan profesional. Rumah Muda Anti Korupsi (RUMMI) Maluku menduga ada praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam pengelolaan retribusi sampah oleh pemerintah Kota Ambon. Indikasi ini menguat karena, potensi yang begitu besar mendatangkan keuntungan bagi […]

expand_less