Di Depan Prabowo, Bupati Nagekeo Klaim KDRT Menurun Sejak Ada MBG
- account_circle Admin
- calendar_month 11 menit yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tajukmaluku.com-Bupati Nagekeo Simplisius Donatus meminta Presiden Prabowo Subianto melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Dia mengklaim program tersebut membuat anak-anak lebih sehat dan rajin sekolah hingga menurunkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Hal itu disampaikan Simplisius saat bertremu Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan dan rapat peninjauan lokasi terdampak gempa Flores, NTT, di Nagekeo. Rabu, 26 Agustus 2026.
“Kami sangat mendukung program MBG ini. Saya sudah melakukan survei non formil untuk guru-guru di lokasi jatah MBG. Saya minta mereka survei kehadiran siswa nyaris 100 persen kehadirannya. Tingkat kebugarannya, Bapak Presiden, yang siswanya, dua minggu sekali pilek, hari ini tidak ada, kebugarannya luar biasa,” ungkapnya.
Simplisius mengatakan survei yang dilakukannya juga menemukan tingkat KDRT menurun karena MBG berdampak terhadap ekonomi keluarga.
Sekarang berkurang KDRT yang terjadi. Dulu istri tuntut minta uang tapi sekarang punya uang sendiri punya penghasilan dari MBG.
“Jadi kami berharap MBG untuk wilayah kami, orang boleh bicara apa pun, tapi kami minta perlu ditingkatkan. Kami minta punya jatah 49 (SPPG) hanya 11 yang bergerak. Kami minta skemanya bagaimana untuk mempermudah MBG,” pungkasnya.
Simplisius menilai MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga berkontribusi besar dalam penanganan gempa Flores. Sebanyak 11 dapur MBG disebut membantu dapur umum milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Kami mendapat bantuan besar bahwa dapur umum dari BNPB yang kami punya ini dibantu oleh 11 dapur MBG untuk memberikan makanan siap saji, semua karyawan dari dapur MBG ikut membantu,” jelas dia.
Prabowo menanggapi permintaan Simplisius terkait dukungan penuh terhadap MBG. Ia mengapresiasi apabila program tersebut memberikan kenyataan positif di lapangan dan meminta tidak perlu memikirkan kritik-kritik terhadap program tersebut.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar