Breaking News
light_mode

Pembinaan ASN di Ambon, M. Ali Ramdhani: Asta Cita Protas Kemenag Lahirkan Kurikulum Cinta.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Program Prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia yang dikemas dalam Asta Protas Kemenag menandai satu tindakan yang lebih berharga daripada seribu retorika yang tidak bermakna.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama RI, Muhammad Ali Ramdhani saat memberikan pembinaan kepada keluarga besar Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku.

“Dari Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI yang relevan dengan Kementerian Agama adalah menciptakan masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas. Dari hasil elaborasi pemahaman kita terhadap lingkungan strategis kita, dilakukanlah environmental scanning atau pemberdayaan lingkungan,” sebut Kaban Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM M. Ali Ramdhani di Aula Hamadi B. Husain Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Ambon, Selasa (6/5/2025).

Hadir dalam pembinaan ini, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Ambon, Abdullah Patti, pejabat eselon II Kanwil Kemenag Maluku, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta se-Pulau Ambon, Kepala KUA di Kota Ambon.

Ali Ramadhani dalam paparnya menyebut, Asta Protas Kemenag sendiri berisi 8 (delapan) Program besar yang outputnya diharapkan bisa berdampak langsung ke masyarakat serta berkontribusi terhadap penyelesaian Asta Cita, sekaligus 17 program prioritas Presiden Prabowo.

Ada pun 8 program besar tersebut diantaranya meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi, layanan keagamaan berdampak, mewujudkan pendidikan unggul, ramah dan terintegrasi, pemberdayaan pesantren, pemberdayaan ekonomi umat, sukses haji, dan digitalisasi tata Kelola.

“Program prioritas pertama tidak lagi bercerita tentang moderasi beragama yang sifatnya adalah program. Karena kita ingin berdampak, maka program prioritasnya adalah meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan,” paparnya.

Dia juga menerangkan, untuk meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusian, harus dilakukan dengan cara pendekatan manusia dengan agamanya.

“Pesan Pak Menteri satu saja, tolong pahami agama secara baik dan amalkan secara baik, maka anda akan tampil menjadi orang yang sangat baik,” Tegasnya.

Lebih lanjut, dia menilai jika semua orang dekat dengan agamanya, maka semua akan memahami bahwa agama manapun mengajarkan kedamaian dan cinta kemanusiaan. Atas hal inilah kemudian lahir kurikulum cinta yang menjadi salah satu asta protas Kemenag berdampak.

Dirinya menaruh harapan besar kepada kepala madrasah, para alumni yang lahir dari lingkungan pendidikan yang berbasis keagamaan, termasuk para guru harus bisa mengajarkan bahwa setiap manusia dapat berdiri dan hidup atas dasar Cinta.

Program Kemenag berdampak berikutnya adalah penguatan Ekoteologi. Bumi, kata Ali Ramdhani, saat ini mengalami perubahan iklim yang cukup signifikan. Manusia bahkan hadir dengan berbagai keserakahan dirinya. Mengutip ungkapan Mahatmah Gandi, dunia sebetulnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan manusia, tetapi tidak mampu memenuhi tuntunan satu orang yang serakah.

“Kalau bicara serakah, satu-satunya cara untuk menghindari orang yang serakah adalah agama. Dunia ini serba kapitalis, satu-satunya yang menjaga kita untuk melakukan perbuatan jelek adalah agama,” terangnya.

Menurutnya, “Saat ini akal manusia itu tidak lagi mampu mengendalikan alam, maka maka saatnya agama turun tangan untuk menyelesaikan ekologi ini,” sambung Ali Ramdhani.

Penguatan ekoteologi menjadi wujud nyata program Kemenag berdampak. Di saat orang-orang di Jakarta pada berdemonstrasi memperingati hari bumi dengan narasi kampanye mari kita jaga bumi, kata Ali Ramdhani, Kemenag mengambil langkah kongkrit dengan menanam pohon dalam gerakan penanaman satu juta pohon matoa.

“Bagi kita seribu retorika tidak bermakna tanpa satu tindakan dan satu tindakan lebih bermakna dari pada sekedar retorika-retorika yang tidak bermakna,” ucap Alii Ramdhani disambut tepukan tangan seluruh ASN yang hadir.

Ia pun menyebut, Menteri Agama saat ini justru tidak sekedar tentang konsep, tetapi lebih kepada sesuatu yang lebih implementatif, salah satu contoh disebutkan adalah haji.

“Haji konon katanya bahwa kedepan haji itu akan dikelola oleh Badan Haji, tapi bisa kita lihat apa yang disampaikan oleh pak Menteri Agama, sekseskan haji. Bukan sekdar melepas urusan haji, ya haji itu urusan Badan Haji kenapa saya harus peduli? Menag justru menegaskan tuntaskan haji secara baik, serta berikan tiga senyum kepada seluruh jemaah senyum sebelum berangkat, senyum saat melaksanakan ibadah haji, dan senyum setelah pelaksanaan ibadah haji, kongkrit bikin senyum,” tandasnya.

Sebelumnya, kedatangan Kaban Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM Kemenag di bumi raja-raja ini disambut hangat oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I.(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Tapi Percaya Diri: Jais Ely dan Ilusi Prestasi Pariwisata Maluku

    Gagal Tapi Percaya Diri: Jais Ely dan Ilusi Prestasi Pariwisata Maluku

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Angka adalah kepastian. Ia tak bisa dibantah, apalagi dipoles dengan modal retoris bombastis seperti pernyataan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Jais Ely dalam wawancaranya yang dimuat oleh salah satu media online lokal. Jais menyebut institusi yang dipimpinya itu masuk dalam “lima besar penyumbang PAD” Pemerintah Provinsi Maluku tahun ini. Klaim itu dilontarkan di tengah […]

  • Walikota Tual Tancap Gas! Panca Cita Maryadat Selaras dengan Visi Nasional dan Sapta Cita Gubernur Maluku

    Walikota Tual Tancap Gas! Panca Cita Maryadat Selaras dengan Visi Nasional dan Sapta Cita Gubernur Maluku

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-Wali Kota Tual, Hi. Akhmad Yani Renuat membeberkan arah baru pembangunan daerah yang selaras dengan visi nasional Presiden Prabowo Subianto serta visi daerah Gubernur Maluku melalui rancangan dokumen RPJMD Kota Tual 2025–2029. Hal itu disampaikan dalam kunjungan kerja Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa ke Kota Tual. Senin, (12/5/2025) Renuat menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tual telah menyelaraskan […]

  • Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Di antara gemericik emas (mutiara) dan gemuruh mesin tambang yang menggerus perut bumi Maluku, tersembunyi sebuah paradoks zaman: bagaimana masyarakat adat yang selama ribuan tahun menjadi penjaga keseimbangan alam kini terpojok sebagai penonton di tanahnya sendiri? Sejak abad ke-16, Maluku telah menjadi medan perang antara perlindungan hak dan ekspansi kapital. Dulu, Portugis dan VOC membantai […]

  • Sadli Ie Dinilai Sukses, SEMMI Maluku: Keberlanjutan Prestasi Harus Diteruskan

    Sadli Ie Dinilai Sukses, SEMMI Maluku: Keberlanjutan Prestasi Harus Diteruskan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Wilayah Maluku, Umar, menilai bahwa kepemimpinan Sadli Ie selama menjabat sebagai Pj Gubernur memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan daerah. Tata kelola birokrasi dan keuangan daerah menunjukkan perkembangan positif, berbagai kebijakan strategis yang diterapkan berhasil meningkatkan efektivitas pemerintahan, menegakkan disiplin pegawai, meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta mendorong kesejahteraan masyarakat selama Sadli mendapuk […]

  • Soal Anggaran Rp 1,8 M Dinkes, John Laipeny: Pengembalian Dana Tak Hentikan Proses Hukum

    Soal Anggaran Rp 1,8 M Dinkes, John Laipeny: Pengembalian Dana Tak Hentikan Proses Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Maluku, Swantje John Laipeny, menegaskan bahwa proses hukum atas dugaan penyimpangan anggaran Rp 1,8 miliar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku harus tetap berjalan, meskipun pihak dinas berencana mengembalikan dana tersebut. Pernyataan itu disampaikan Laipeny kepada wartawan di Gedung Balai Rakyat, Karang Panjang, Ambon, menyusul mencuatnya kabar bahwa Dinkes Maluku […]

  • Setahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Ali Latupono Belum Terungkap, Terduga Pelaku Masih Berkeliaran

    Setahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Ali Latupono Belum Terungkap, Terduga Pelaku Masih Berkeliaran

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Lebih dari satu tahun sejak Ali Latupono tewas dalam dugaan pembunuhan di Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, penyidikan kasus tersebut belum juga menghasilkan satu orang tersangka. Dalam dua surat yang telah dikantongi TajukMaluku.com menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara keluarga korban dan kepolisian mengenai penyebab lambannya pengungkapan perkara. Di satu sisi, keterangan pihak […]

expand_less