Breaking News
light_mode

Hartini Bongkar Skandal Suap Sianida Diduga Libatkan Petinggi Polda Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 690
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Salah satu mantan Kapolsek KPYS Ambon diduga terima suap untuk membebaskan 300 karton Sianida yang baru tiba di pelabuhan untuk dikirim ke Gunung Botak.

Selain itu ada beberapa pejabat Polda Maluku juga terindikasi menikmati uang haram tersebut. Kejadian suap menyuap ini berlangsung sekitar awal tahun 2025. Uang itu diterima oleh sejumlah oknum polisi yang merupakan bagian dari komplotan Bripka ER Cs.

Total yang diminta Rp 400 sampai 500 juta yang diserahkan secara tunai, sisanya ditransfer ke beberapa rekening, diantaranya rekening milik Bripka Irvan oknum anggota Polairud Polda Maluku.

Dalam rekaman video yang didapat, uang sebanyak itu ditarik pada malam hari tepatnya 23 Januari 2025 melalui beberapa pemilik rekening, dikumpulkan pada salah satu kamar di Swisbellhotel Ambon dan dihitung ulang oleh sejumlah oknum polisi dan juga perwakilan pengusaha, lalu kemudian dibungkus dan dibawa keluar.

Di kamar itu terdapat tiga perempuan salah satunya masih muda, dua lainnya sudah paruh baya, ada pula dua oknum polisi, salah satunya Bripka Irvan dan salah satu lainnya yang disebut bernama Kompol Soleman.

Kabarnya, tak berselang lama setelah uang itu disetor, 300 karton sianida yang ada di pelabuhan Yos Sudarso bisa dibebaskan dan diangkut dalam dua truk menuju Pelabuhan Galala untuk dikirim ke Pulau Buru.

Hj.Hartini menyebut, semua paket Sianida itu masuk ke Ambon untuk kepentingan penambangan emas di Gunung Botak atas pesanan Bripka ER Cs yang akan menjualnya ke sejumlah koperasi di Gunung Botak.

Total pesanan Sianida berjumlah 300 karton jika dirupihaknya nilainya mendekati Rp8 miliar. Harga sianida memang cukup mahal, dalam satu karton berisi 50 kilo gram, dibandrol Rp27.000.000/karton.

“Yang baru disetor itu uang muka saja sebagai tanda jadi, makanya barang dikirim,” ungkap Hartini.

Setelah uang Rp 400 juta diserahkan, dua truk pengakut 300 karton Sianida menuju perjalan ke Pulau Buru, tapi Bripka Irvan menghubungi Hartini meminta tambahan 30 juta rupiah lagi, jika uang tak disetor dia akan melaporkan pengiriman paket ke Polres Buru.

“Dia (Irvan) pung permintaan beta seng penuhi, dia sampai bersumpah-sumpah akan lapor ke Buru. Eh, truk itu di sita di daerah Tugu Pacul di wilayah Unit . Sebagian karton diamankan di Polres Buru sebagian lagi di titip di rumah Wahyudi,” kata Hartini.

Hartini mengaku, dia bukan pembeli dan juga bukanlah penjual Sianida, hanya sekadar perantara, menghubungan kepentingan pembeli dan penjual. Tapi demi menjaga trush dan sebagai tanggungjawab moral dengan relasinya di Surabaya, Hartini nekat meminjam sejumlah uang untuk memenuhi permintaan Bripka ER dalam rangka menyuap sejumlah pihak di Polda Maluku.

Sayangnya usai 300 karton disita oleh Polres Buru dan ada lagi permintaan uang serta intimadasi, Hartini baru tersadar jikalau selama ini dia telah di diperas oleh Bripka ER Cs.

Terbaru, usai penggrebekan dan penyitaan 46 karton Sianida oleh Direskrimsus, Polda Maluku telah memeriksa Bripka ER terkait dugaan pelanggaan etik, sementara beberapa oknum lainnya yang diduga terlibat dalam praktek suap menyuap belum juga disentuh.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lompatan Bersejarah: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Raih Proper Emas Perdana

    Lompatan Bersejarah: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Raih Proper Emas Perdana

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com– Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menorehkan prestasi tertinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Sunardi, dalam ajang Anugerah […]

  • Awal Ramadan 1447 Hijriah di Negeri Tumalehu Barat SBB Jatuh 17 Februari 2026

    Awal Ramadan 1447 Hijriah di Negeri Tumalehu Barat SBB Jatuh 17 Februari 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Negeri Tumalehu Barat bersama tokoh agama dan masyarakat menyepakati awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Kesepakatan tersebut diumumkan dalam musyawarah yang digelar di Masjid Arrahman, Negeri Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Jumat (13/2/2026) lalu. Musyawarah dihadiri unsur pemerintah negeri, tokoh agama, tokoh […]

  • GM PLN UIW MMU Site Visit ke PT WLI Site Pasahari di Maluku Tengah

    GM PLN UIW MMU Site Visit ke PT WLI Site Pasahari di Maluku Tengah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masohi,Tajukmaluku.com-General Manager PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko melakukan site visit ke PT WLI Site Pasahari, Maluku Tengah. Disela-sela kegiatan, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa PLN siap mendukung kebutuhan kelistrikan sektor industri sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan investasi di Maluku. “PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, […]

  • BEMNus Maluku Kritik Rencana Peminjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun: Potensi Dampak ke Gaji PPPK

    BEMNus Maluku Kritik Rencana Peminjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun: Potensi Dampak ke Gaji PPPK

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNus) Provinsi Maluku memberikan kritik tajam terkait rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mengajukan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 Triliun. Menurut Ketua BEMNus Maluku, Adam Rahantan, rencana peminjaman dana bakal diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur ini bisa berdampak buruk ke berbagai hal, salah satunya bagi PPPK Penuh dan […]

  • PLN UP3 Tobelo Lakukan Probing Pelanggan Potensial PT Jababeka: Dukung Pengembangan KEK Pulau Morotai

    PLN UP3 Tobelo Lakukan Probing Pelanggan Potensial PT Jababeka: Dukung Pengembangan KEK Pulau Morotai

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Morotai,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Morotai. Salah satu langkah konkret yang saat ini tengah dilakukan adalah kegiatan probing terhadap pelanggan potensial di kawasan tersebut, termasuk PT Jababeka Morotai sebagai pengelola […]

  • Polda Maluku Gerebek Avtur Ilegal

    Polda Maluku Gerebek Avtur Ilegal

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Direktorat Kepolisian Daerah (Polda) Maluku berhasil menggagalkan aksi pengoplosan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis avtur sebanyak 15 ton ke sebuah kapal cumi di kawasan tambatan perahu Galala, Ambon, Jumat malam, (27/06/2025). Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 21.35 WIT setelah polisi menerima informasi aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, satu unit mobil […]

expand_less