Buka Tsaqofah I GPI Kota Ambon, Ini Pesan Wali Kota soal Revitalisasi Pemuda Islam
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
- visibility 506
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Ambon menggelar kegiatan Tsaqofah I – Pelatihan Dasar Kepemimpinan Tingkat I, sebuah forum pembinaan kader muda yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan dan komitmen kebangsaan pemuda Islam di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di BPSDM Provinsi Maluku itu resmi dibuka oleh Wali Kota Ambon melalui Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Aparatur Pemerintah Kota Ambon, Fenly Masawoy.
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena Dalam sambutan yang dibacakan oleh Masawoy menegaskan bahwa tema kegiatan, “Revitalisasi Gerakan Pemuda Islam dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, merupakan gagasan yang visioner dan relevan dengan tantangan generasi muda hari ini.
“Revitalisasi berarti menghidupkan kembali semangat perjuangan dan nilai-nilai luhur agar tetap kontekstual tanpa kehilangan akar moral dan spiritual,” ujar Masawoy. Sabtu, (01/11/2025).
“Visi Indonesia Emas 2045 bukan semata tentang ekonomi dan teknologi, tetapi tentang bangsa yang berdaulat, berkarakter, dan berkeadilan. Karakter bangsa tumbuh dari akhlak pemudanya. Karena itu, pemuda Islam di Kota Ambon dan seluruh Indonesia harus menjadi teladan dalam hal integritas, disiplin, dan tanggung jawab sosial,” lanjutnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan memandang organisasi kepemudaan seperti GPI sebagai mitra strategis. Melalui sinergi yang baik, kata dia, pemuda Islam dapat berperan dalam berbagai bidang diantaranya pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga keagamaan untuk mewujudkan Ambon yang damai, maju, dan berkeadilan.
Sementara itu, PjS Pimpinan Daerah GPI Kota Ambon, Saiful Muhammad, menyebut Tsaqofah I bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan ruang kaderisasi yang membentuk kesadaran sosial dan moral pemuda Islam di tengah tantangan zaman.
Saiful mengatakan, GPI harus menjadi ruang tumbuh bagi pemimpin muda yang berpikir progresif, bertindak rasional, dan berakar kuat pada nilai-nilai Islam yang membebaskan.

“Revitalisasi gerakan pemuda Islam, bukan hanya tentang memperkuat struktur organisasi, tetapi juga memperbarui cara berpikir dan bertindak.” Kata, Saiful.
Saiful menegaskan, GPI Ambon berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan manusia yang berkarakter dan berintegritas, tanpa kehilangan daya kritis terhadap ketimpangan sosial.
“Pemuda Islam harus hadir dengan gagasan dan solusi nyata ditengah problem umat yang sangat kompleks” Tegas, Mantan Direktur Lapmi HMI Ambon itu.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku yang juga Dewan Syuro GPI Maluku, Ketua Pimpinan Wilayah GPI Maluku, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Provinsi Maluku, Ketua Dewan Syuro GPI Kota Ambon, Kepala Penghubung Sekretaris Daerah Seram Bagian Barat, serta para pengurus dan kader GPI Kota Ambon.
Melalui pelatihan ini, GPI Kota Ambon berharap dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi serta menjadi pondasi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, berkarakter, dan berkeadilan.*(01-F)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar