Breaking News
light_mode

Kembali Telan Korban, DPRD Maluku Desak Evaluasi dan Serahkan Pengelolaan MBG ke Sekolah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 398
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali memicu kehebohan. Setelah insiden serupa di MBD, Kota Ambon, dan Kota Tual, kini giliran Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang diguncang kasus dugaan keracunan massal. Lebih dari seratus siswa di Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, dilaporkan tumbang usai mengonsumsi makanan MBG pada 20 Oktober 2025.

Korban berasal dari sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya SD Inpres Talaga Ratu, MI 2 Kairatu, serta satu PAUD di wilayah yang sama. Tak hanya berdampak pada fisik anak-anak, peristiwa ini juga menimbulkan trauma psikologis bagi siswa dan orang tua.

Kejadian ini memantik reaksi keras dari DPRD Provinsi Maluku. Anggota Komisi I DPRD, Ismail Marasabessy, menyebut kasus ini sebagai alarm serius bagi pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi pelaksanaan program MBG.

“Kasus ini bukan sekadar masalah kesehatan, tetapi juga menyangkut rasa aman dan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah. Banyak anak-anak yang kini takut kembali mengonsumsi makanan MBG,” ujar Marasabessy kepada Tajukmaluku.com. Selasa (21/10/2025).

Menurut Marasabessy, tujuan MBG yang semestinya menyehatkan anak justru berbalik menjadi ancaman bagi keselamatan mereka. Ia menegaskan, pemerintah wajib memastikan kualitas dan keamanan bahan pangan sebelum program itu dijalankan.

“Jika MBG benar-benar bergizi, maka jalankan dengan tanggung jawab penuh. Tapi kalau justru membahayakan, hentikan dulu sampai semuanya benar-benar aman,” tegasnya.

Politisi NasDem asal Dapil SBB itu menyebut, program MBG saat ini baru berjalan di beberapa wilayah seperti Kairatu, Waimital (Gemba), dan Hatusua. Daerah lain, kata dia, belum kebagian. Ia meminta agar rencana perluasan dihentikan sementara sampai evaluasi tuntas dilakukan.

“Banyak orang tua kini cemas dan melarang anak-anaknya makan MBG di sekolah. Maka sebelum diperluas ke wilayah lain, pemerintah harus pastikan sistem pengawasan dan pengolahan makanannya benar-benar ketat,” ujarnya.

Sebagai langkah perbaikan, Marasabessy mengusulkan agar pengelolaan program MBG diserahkan langsung kepada pihak sekolah dengan pengawasan dari pemerintah daerah.

“Kalau sekolah yang masak, tentu mereka lebih berhati-hati. Tidak mungkin guru atau pihak sekolah meracuni muridnya sendiri. Jadi biarkan sekolah yang kelola, tapi tetap diawasi,” tandasnya.

Diketahui, dapur penyedia MBG di wilayah Kairatu dikelola oleh Eko Bidiona, penanggung jawab Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al-Barqah Nahdliyin Waimital, yang berlokasi di Jalan Trans Seram, Kecamatan Kairatu.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Marasabessy mendesak Polres SBB agar segera menuntaskan proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga lalai dalam pelaksanaan program itu.

“Kalau terbukti ada unsur kelalaian yang mengancam nyawa orang lain, harus ada sanksi tegas, termasuk pencabutan izin dapur MBG tersebut,” tutupnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Siagakan Sistem Kelistrikan, Dukung Peletakan Batu Pertama Masjid Pohon Batu di Leksula

    PLN Siagakan Sistem Kelistrikan, Dukung Peletakan Batu Pertama Masjid Pohon Batu di Leksula

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Namrole menyiagakan sistem kelistrikan demi mendukung kelancaran acara peletakan batu pertama Masjid Pohon Batu di Desa Leksula, Kabupaten Buru Selatan. Acara sakral yang menjadi awal pembangunan rumah ibadah tersebut dihadiri langsung […]

  • 75 Tahun IDI, Tualeka: Perlunya Dokter Spesialis di Bumi Ita Wotu Nusa

    75 Tahun IDI, Tualeka: Perlunya Dokter Spesialis di Bumi Ita Wotu Nusa

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bula,Tajukmaluku.com-Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tahun ini terasa berbeda. IDI Maluku untuk pertama kalinya, organisasi profesi dokter tertua di Indonesia itu memilih Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebagai tuan rumah perayaan. Bekerja sama dengan IDI Cabang SBT, rangkaian kegiatan dimulai dengan jalan sehat bersama Bupati SBT, Fachri Alkatiri, anggota DPR RI […]

  • Komisi II DPRD Ambon Desak Mutasi Kepala SD Negeri 90

    Komisi II DPRD Ambon Desak Mutasi Kepala SD Negeri 90

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi II DPRD Kota Ambon mengeluarkan rekomendasi tegas agar Kepala Sekolah SD Negeri 90 segera dimutasi. Keputusan ini diambil setelah berbagai persoalan internal sekolah yang berlarut-larut dan semakin memburuk, tanpa ada penyelesaian konkret. Sekretaris Komisi II, Hadiyanto Junaidi, menegaskan bahwa kondisi psikologis dan mental para guru di SD Negeri 90 sudah tidak kondusif. Ketidaknyamanan yang […]

  • Sambut Baik Niat Gubernur, DPRD Desak Dinas Pendidikan Gerak Cepat Bayar TPP Guru

    Sambut Baik Niat Gubernur, DPRD Desak Dinas Pendidikan Gerak Cepat Bayar TPP Guru

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Yan Zamora Noach, mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Maluku, Jimmy Leiwakabessy, agar segera mempercepat proses administrasi pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi para guru SMA/SMK di Maluku. Hal ini disampaikan Noach menyusul pernyataan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang menegaskan komitmennya untuk segera membayarkan TPP guru. Menurut politisi PDI Perjuangan […]

  • Hadiri Dialog Publik DPW GEMA Mathla’ul Anwar Maluku, Hendrik Lewerissa Ingatkan Terus Jaga Kemajemukan di Maluku

    Hadiri Dialog Publik DPW GEMA Mathla’ul Anwar Maluku, Hendrik Lewerissa Ingatkan Terus Jaga Kemajemukan di Maluku

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menghadiri dialog publik bertema “Moderasi Beragama Sebagai Fondasi Harmoni Antar Umat Beragama di Maluku” yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah Generasi Muda Mathla’ul Anwar (DPW GEMA Maluku) di New Baileo Cafe, Ambon, Jumat (27/2/2026). Forum ini mempertemukan unsur Pemerintah Provinsi Maluku, akademisi lintas kampus, dan generasi muda. Ketua DPW Gema Mathla’ul Anwar […]

  • Filsafat Bunuh Diri: “Matilah Sebelum Mati”

    Filsafat Bunuh Diri: “Matilah Sebelum Mati”

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ali Fakar Lessy Ambon,Tajukmaluku.com-Falsafah, sebagai pandangan hidup yang mendalam, kerap menjadi cermin dari pergulatan manusia dengan realitas yang ia hadapi. Dalam konteks ini, falsafah bunuh diri tidak dilihat sebagai tindakan fisik untuk mengakhiri hidup, melainkan sebuah konsep metafisik yang mengajak manusia untuk merenungkan kembali hakikat keberadaan mereka. “Matilah sebelum mati” adalah seruan transendental […]

expand_less