Breaking News
light_mode

Kapolres Tual Diminta Terbuka: Kematian Ahmad Sofyanto Penuh Kejanggalan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 411
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Sudah sembilan hari berlalu sejak Ahmad Sofyanto (44 tahun) ditemukan tewas di jalan sunyi dekat Un Pantai Otto Air, Kota Tual. Namun tak ada kejelasan yang muncul, melainkan sederet kejanggalan yang justru makin menebalkan kecurigaan keluarga.

Tak ada luka khas kecelakaan. Tak ada motor rusak. Tak ada olah tempat kejadian perkara. Namun pihak kepolisian dengan cepat menyimpulkan bahwa ini adalah kecelakaan tunggal — hanya berdasarkan pernyataan lisan, tanpa berita acara, tanpa tim identifikasi, dan tanpa prosedur standar lantas.

Keluarga korban menolak terima. Mereka menyebut penanganan polisi terburu-buru, prematur, bahkan terkesan menghindari penyelidikan.

Yang paling mencolok, datang dari keterangan polisi pertama di lapangan, Bripka Stenly Solarbisoin. Ia menyampaikan dua versi berbeda soal siapa yang pertama kali menemukan korban. Versi pertama menyebut informasi datang dari warga sipil. Tapi dalam pernyataan kedua, Stenly menyebut tiga anggota Polsek Tual yang sedang patroli lebih dulu melihat jenazah lalu menghubunginya.

Dua pernyataan bertolak belakang itu disampaikan hanya dalam jeda beberapa jam—pertama saat subuh, kedua di pagi hari. Namun hingga kini, tak ada klarifikasi dari pihak kepolisian mengenai perbedaan kronologi tersebut. Tak jelas siapa sebenarnya saksi pertama di lokasi kejadian.

Tak berhenti di situ. Yang lebih membuat keluarga geram adalah pernyataan Stenly yang langsung menganggap kejadian ini sebagai kecelakaan tunggal—tanpa olah TKP, tanpa laporan formil, dan tanpa investigasi tempat kejadian.

“Dia cuma bilang itu laka tunggal. Lisan saja. Tidak ada garis polisi, tidak ada BAP, tidak ada investigasi di lokasi,” ujar Amin kepada media tajukmaluku.com “Apa penilaian sepihak seperti ini bisa mengalahkan bukti-bukti fisik yang janggal?” lanjutnya.

Motor Mulus, Wajah Lebam

Dugaan keluarga bukan tanpa dasar. Saat melihat jenazah Ahmad, mereka langsung curiga. Tak ada luka lecet, tak ada darah, tak ada tanda-tanda benturan keras yang lazim ditemukan pada korban kecelakaan motor. Sebaliknya, yang tampak jelas adalah memar besar di bawah mata kiri dan tulang pipi yang tidak semetris, ada luka dibelakang leher, dan memar di tubuh bagian belakang seolah akibat hantaman benda tumpul.

“Kalau orang jatuh dari motor, pasti luka di tangan, lutut, atau bahu. Ini tidak. Motornya juga tidak rusak. Terlalu rapi untuk disebut kecelakaan,” kata Amin selaku pihak keluarga.

Pernyataan Polisi Tak Sinkron

Usai pemakaman, pihak keluarga bersama pendamping hukum sempat menemui Kanit Lantas Polres Tual. Menurut pengakuan keluarga, Kanit menyampaikan bahwa pihaknya akan memulai proses awal penanganan kasus ini. Pernyataan tersebut sempat menumbuhkan harapan bahwa polisi akan terbuka menyelidiki ulang kematian Ahmad.

Rentetan kejanggalan kembali muncul. Pada Rabu, 11 Juni 2025, keluarga dan pendamping hukum kembali bertemu dengan Bripka Stenly. Dalam pertemuan itu, Stenly justru bertanya ulang kepada mereka:

“Apakah kasus ini mau dilaporkan kembali?”

Pertanyaan itu membuat keluarga bingung. Pasalnya, sebelumnya pernyataan Kanit menyatakan proses awal akan dimulai. Ini menambah kebingungan keluarga: apakah unit di internal kepolisian tidak saling berkoordinasi, ataukah memang ada upaya untuk menggiring keluarga agar menyerah pada narasi “laka murni”?

Keluarga kini meminta agar dilakukan investigasi menyeluruh, pemanggilan semua personel yang pertama berada di lokasi, dan peninjauan ulang terhadap prosedur kepolisian dalam menangani kematian tak wajar.

“Yang kami heran, kenapa bisa secepat itu dibilang laka tunggal? Polisi seolah ingin kasus ini segera ditutup,” Ungkap,Amin

Saat dihubungi via whatsaap oleh media tajukmaluku.com, Kapolres Tual, AKBP Adrian Tuuk, SIK, MH masih mengecek kronologi peristiwa ini. “Terima kasih infonya, sementara saya lagi cek ke Kasat Lantas kronologinya” balas, Kapolres.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinggal 1 Hari Lagi, PLN UIW MMU Ingatkan Pelanggan Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen

    Tinggal 1 Hari Lagi, PLN UIW MMU Ingatkan Pelanggan Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate,Tajukmaluku.com-Tinggal satu hari lagi, masyarakat di Maluku dan Maluku Utara masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan Promo Merdeka Daya berupa diskon 50 persen biaya tambah daya listrik. PT PLN (Persero) memperpanjang periode promo hingga 31 Agustus 2026, memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk menyesuaikan kebutuhan daya listrik dengan biaya yang lebih terjangkau. General Manager PLN Unit Induk […]

  • Netfid Soroti Dugaan Pemalsuan Ijazah Palsu Kandidat Bupati Buru

    Netfid Soroti Dugaan Pemalsuan Ijazah Palsu Kandidat Bupati Buru

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– Ketua Umum Network for Indonesian Democratic Society (Netfid) Provinsi Maluku, Salidin Wally menyoroti adanya dokumen ijazah yang diduga palsu serta tidak memenuhi persyaratan dalam pencalonan Bupati di Kabupaten Buru, Minggu (29/09/2024). Salidin mengatakan pemalsuan dokumen tersebut dapat mengindikasikan adanya suatu pelanggaran pemilu dan diduga sengaja diabaikan begitu saja oleh penyelenggara baik KPU dan […]

  • Diskon Tambah Daya dalam Rangka Hari Listrik Nasional ke- 79, Tinggal 3 Hari Lagi

    Diskon Tambah Daya dalam Rangka Hari Listrik Nasional ke- 79, Tinggal 3 Hari Lagi

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– PT PLN (Persero) memberikan promo khusus bagi pelanggan berupa diskon besar untuk penambahan daya listrik. Promo ini diberikan khusus dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79, dan berlaku mulai 23 hingga 31 Oktober 2024. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Awat Tuhuloula menyampaikan, kebutuhan listrik masyarakat di […]

  • Bos CV Afif Mandiri; Dari Kasus Suap Alfamidi Hingga Penguasa Parkiran Kota Ambon

    Bos CV Afif Mandiri; Dari Kasus Suap Alfamidi Hingga Penguasa Parkiran Kota Ambon

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Nama Rakib Soamole kembali mencuat setelah perusahaannya, CV Afif Mandiri, ditetapkan sebagai pemenang tender pengelolaan parkir tepi jalan di Kota Ambon untuk tahun anggaran 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Dinas Perhubungan Kota Ambon pada akhir Januari lalu, menyusul proses seleksi tertutup yang dilakukan sejak akhir 2025. CV Afif Mandiri dinyatakan menang dengan nilai penawaran sebesar […]

  • PLN ULP Namlea Goes to School, Bekali Generasi Muda dengan Literasi Kelistrikan dan Budaya K3L

    PLN ULP Namlea Goes to School, Bekali Generasi Muda dengan Literasi Kelistrikan dan Budaya K3L

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namlea,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Namlea menggelar kegiatan PLN Goes to School di SMA Negeri 1 Buru yang berlokasi di Jalan Jiku Besar, Namlea, Kabupaten Buru, pada Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan literasi kelistrikan, menanamkan budaya keselamatan, serta memperkenalkan transformasi layanan digital kepada generasi muda. General Manager […]

  • Akibat Cuaca Ekstrem di Tidore PLN ULP Soasio Gerak Cepat Pulihkan Gangguan Listrik

    Akibat Cuaca Ekstrem di Tidore PLN ULP Soasio Gerak Cepat Pulihkan Gangguan Listrik

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Tidore,Tajukmaluku.com-Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Maluku Utara, termasuk Kota Tidore Kepulauan, mengakibatkan gangguan kelistrikan di sejumlah titik. Merespons situasi darurat ini, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) langsung menginstruksikan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Soasiu untuk melakukan penanganan cepat demi menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. […]

expand_less