Breaking News
light_mode

Dinsos Maluku Kawal Gelar Pahlawan Nasional A.M. Sangadji, Menteri Sosial Restui Penguatan Sentra Lawamena

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 151
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Provinsi Maluku mulai mendorong dua agenda strategis bidang sosial usai melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (20/2026).

Dua agenda itu menyangkut pengusulan gelar Pahlawan Nasional untuk A.M. Sangadji serta pengembangan Sentra Lawamena sebagai pusat layanan sosial terpadu di Maluku.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku, Affandi Hasanussi, mengatakan seluruh dokumen administrasi pengusulan A.M. Sangadji telah dinyatakan lengkap oleh Direktorat yang menangani usulan kepahlawanan nasional di Kementerian Sosial.

“Dokumen administrasi sudah lengkap dan sudah diterima secara resmi. Saat ini prosesnya tinggal berlanjut ke Setneg,” kata Affandi saat dihubungi Tajukmaluku.com via telepon whatsaap, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, proses pengusulan tersebut mulai dipercepat sejak dirinya bersama jajaran Dinas Sosial Maluku melakukan pertemuan awal dengan Menteri Sosial tidak lama setelah dilantik pada Maret 2026.

Dalam pertemuan itu, seluruh dokumen pendukung langsung diserahkan, termasuk rekomendasi resmi yang ditandatangani Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Affandi menyebut dukungan, kolaborasi dari pemerintah daerah baik Pemerintah Kabupaten/Kota menjadi bagian penting dalam mendorong pengusulan tersebut.

Ia juga mengapresiasi anggota DPR RI asal Maluku, Alimudin Kolatlena, yang ikut mengawal proses pengusulan itu di tingkat pusat.

“Pak Gubernur meminta untuk terus mengawal proses ini. Poinnya adalah bekerja untuk kemajuan Maluku perlu kerja secara kolaborasi, terintegrasi antar jenjang pemerintahan baik pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, ” ujarnya.

Selain A.M. Sangadji, Pemerintah Provinsi Maluku juga mengusulkan nama Prof. Siwabessy dalam agenda pengusulan kepahlawanan nasional.

Seluruh dokumen pendukung kedua tokoh itu, kata Affandi, telah disampaikan secara tertulis kepada Kementerian Sosial.

Affandi mengatakan dukungan masyarakat Maluku juga menjadi faktor penting dalam proses tersebut.

“Doa dan dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Itu bagian dari ikhtiar bersama,” katanya.

Sentra Lawamena

Selain agenda kepahlawanan nasional, pertemuan dengan Menteri Sosial juga membahas pengembangan Sentra Lawamena di Maluku.

Pemerintah daerah telah mengusulkan pembentukan sentra tersebut sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) pusat yang akan menangani berbagai persoalan sosial secara terpadu di daerah kepulauan.

Menurut Affandi, Menteri Sosial merespons positif usulan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mengawal realisasinya bersama Pemerintah Provinsi Maluku.

“Pak Menteri merespons sangat baik. Beliau memahami kondisi geografis Maluku dan menilai keberadaan sentra seperti ini memang dibutuhkan daerah kepulauan,” ujar Affandi.

Sentra Lawamena dirancang sebagai pusat layanan multi layanan sosial penunjang standar pelayanan minimal (SPM) yang tidak hanya menangani persoalan sosial seperti disabilitas, lansia, hingga gelandangan dan pengemis, tetapi juga menjadi balai pelatihan vokasi untuk pemberdayaan masyarakat rentan.

Foto: Penyerahan Dokumen Sentra Lawamena oleh Anggota DPR-RI Dapil Maluku, Alimudin Kolatlena kepada Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (20/2026).

Pemerintah daerah, kata Affandi, telah menyiapkan lahan milik Pemda sebagai lokasi pembangunan sentra tersebut. Nantinya, seluruh kabupaten/kota di Maluku dapat merujuk penanganan persoalan sosial ke sentra itu.

“Kita ingin masyarakat rentan ini tidak hanya bertahan hidup, tapi bisa naik kelas. Ada pelatihan, ada pemberdayaan, ada perubahan ekonomi,” katanya.

Dinas Sosial Maluku juga membawa data Kawasan Adat Terpencil (KAT) dari 11 kabupaten/kota dalam pertemuan tersebut.

Data itu mencakup komunitas adat seperti Naulu, Alifuru hingga masyarakat adat di kawasan Danau Rana yang selama ini dinilai membutuhkan perhatian serius dari negara.

Menurut Affandi, penguatan program KAT dan pembangunan Sentra Lawamena menjadi bagian penting dalam strategi penanggulangan kemiskinan di Maluku, terutama pada wilayah kepulauan dan kawasan perbatasan seperti Maluku Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar.

Ia mengatakan Menteri Sosial memahami secara langsung tantangan geografis Maluku karena pernah mengunjungi kawasan kepulauan di daerah itu menggunakan kapal pada 2005 silam.

“Beliau (Pak Mensos) memahami betul persoalan rentang kendali di Maluku. Karena itu usulan Sentra Lawamena dinilai penting untuk mendekatkan layanan sosial kepada masyarakat kepulauan,” kata Affandi.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Tanah dan Raja di Maluku, Naskah Kolonial Perlu Diuji

    Sengketa Tanah dan Raja di Maluku, Naskah Kolonial Perlu Diuji

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejumlah naskah kolonial berbahasa Belanda kembali mencuat dalam pelbagai sengketa tanah dan saling klaim raja di Maluku. Dokumen-dokumen lama itu kerap dijadikan dasar legitimasi oleh pihak-pihak tertentu, tanpa melalui pengujian metodologis yang memadai. Akibatnya, pro-kontra antarsesama ahli waris maupun antar mata rumah terus berulang. Informasi yang dianggap sejarah itu, lalu dijadikan sebagai alat pembenaran, bukan […]

  • Membaca Amsal Sitepu Relasi Eksploitatif dan Ekstraksi Nilai bagi Pekerja Kreatif

    Membaca Amsal Sitepu Relasi Eksploitatif dan Ekstraksi Nilai bagi Pekerja Kreatif

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Abdul Kayum N (Direktur Bakornas Lapmi PB HMI) Tajukmaluku.com-Kasus yang menimpa videografer Amsal Sitepu tidak bisa lagi dibaca sebagai sekadar polemik antara pekerja kreatif dan klien. Ia merupakan cermin dari persoalan yang lebih dalam yakni ketidakpahaman struktural terhadap nilai kerja kreatif di Indonesia. Pernyataan bahwa editing dan dubbing “seharusnya gratis” bukan hanya keliru, tetapi […]

  • Kekom III DPRD dan Kadishub Ambon Diduga Kongkalikong Menangkan CV Afif Mandiri Kelola Parkir

    Kekom III DPRD dan Kadishub Ambon Diduga Kongkalikong Menangkan CV Afif Mandiri Kelola Parkir

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi (Kekom) III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far Far, dan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Ambon, Yan D. Suitela, diduga kongkalikong dalam memenangkan CV Afif Mandiri dalam proses tender proyek parkiran. Pasalnya, keduanya diduga telah melakukan pertemuan secara diam-diam di salah satu kafe di Jalan A.M. Sangadji, Ambon. Pertemuan itu terjadi sebelum seluruh […]

  • Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Keluarkan Surat Edaran, Integrasikan LP2B ke Dalam RTRW dan RDTR

    Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Keluarkan Surat Edaran, Integrasikan LP2B ke Dalam RTRW dan RDTR

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, menandatangani Surat Edaran Bersama tentang Pengintegrasian Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten/Kota dan/atau Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten/Kota. Jumat (19/06/2026). Kebijakan tersebut diterbitkan sebagai langkah percepatan agar pemerintah […]

  • IPEMI Ambon Satukan Aksi Sosial Dan Penguatan UMKM

    IPEMI Ambon Satukan Aksi Sosial Dan Penguatan UMKM

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Ambon memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat peran ekonomi kerakyatan melalui kegiatan terpadu yang menyasar langsung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat rentan. Kegiatan yang dikemas dalam agenda Jumpa UMKM, santunan anak yatim, pembagian sembako, hingga buka puasa bersama ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian […]

  • Dorong Perekonomian dan Kesejahteraan, PLN UIW MMU Hadirkan Listrik 24 Jam di 7 Lokasi Kabupaten Kepulauan Aru

    Dorong Perekonomian dan Kesejahteraan, PLN UIW MMU Hadirkan Listrik 24 Jam di 7 Lokasi Kabupaten Kepulauan Aru

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aru,Tajukmaluku.com-Setelah sukses meresmikan layanan listrik 24 jam penuh di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menorehkan pencapaian signifikan. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dobo, PLN meningkatkan pola operasi kelistrikan di delapan lokasi di Kabupaten Kepulauan […]

expand_less