Daftar Caketum KOHATI HMI Ambon, Nadra Tehuayo Usung Tagline KOHATI Solutif
- account_circle Admin
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- visibility 210
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kohati HMI Cabang Ambon ke-XXXIV, Nadra Tehuayo mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) di Graha Insan Cita Waiheru, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses pendaftaran yang diterima langsung Panitia Pelaksana serta Steering Committee (SC), Nadra mengantongi rekomendasi asal Komisariat FKIP Universitas Pattimura-Ambon serta beberapa rekomendasi Komisariat Cabang Ambon.
Dukungan tersebut dinilai sebagai representasi kepercayaan kader terhadap kapasitas kepemimpinan dan konsistensi perjuangannya di Kohati.
Dalam kontestasi ini, Nadra Tehuayo mengusung tagline “Kohati Solutif”, yang dimaknai sebagai tekad untuk menghadirkan Kohati yang tidak hanya kritis dan responsif terhadap persoalan perempuan, tetapi juga mampu menawarkan solusi konkret atas problem kaderisasi, literasi, dan peran intelektual HMI-Wati, serta tantangan sosial di era post-truth.
Adapun visi yang diusung Nadra Tehuayo adalah “Mewujudkan Kohati Cabang Ambon sebagai Episentrum Intelektual-Prophetik yang Mandiri dan Progresif dalam Mengawal Kebenaran serta Martabat Perempuan di Era Post-Truth”.
Untuk merealisasikan visi tersebut, Nadra Tehuayo menetapkan misi utama berupa Restorasi Marwah Jati Diri Kohati melalui Jihad Literasi.
“Misi ini difokuskan pada transformasi pola kaderisasi di tingkat komisariat se-Cabang Ambon, dengan menekankan penguatan literasi kritis, metodologi berpikir ilmiah, serta kemampuan analisis sosial,” kata Nadra.
“Tujuannya adalah melahirkan kader HMI-Wati yang berintegritas, berdaya nalar, dan mampu menjadi filter kebenaran di tengah maraknya disinformasi,” imbuhnya.
Menurut Nadra, jihad literasi bukan sekadar aktivitas membaca dan menulis, melainkan sebuah ikhtiar ideologis untuk membangun kesadaran kritis, memperkuat tradisi keilmuan, serta meneguhkan posisi perempuan sebagai subjek perubahan sosial.
Dalam konteks ini, Kohati harus tampil sebagai agen pencerahan yang solutif bagi umat, bangsa, dan daerah.
Nadra menegaskan bahwa Kohati harus tampil sebagai kekuatan intelektual dan moral, tidak hanya responsif terhadap isu perempuan, tetapi juga solutif dalam kehidupan sosial, keumatan, dan kebangsaan.
Menutup pernyataannya, dengan kerendahan hati Nadra Tehuayo secara terbuka meminta doa dan restu dari seluruh kader HMI Cabang Ambon dan KOHATI, agar proses Musyawarah KOHATI ke-XXXIV dapat berjalan dengan khidmat, demokratis, dan melahirkan kepemimpinan terbaik bagi keberlanjutan perjuangan Kohati ke depan.
Dengan semangat Kohati Solutif Nadra berharap Musyawarah KOHATI ke-XXXIV menjadi momentum konsolidasi ideologis, intelektual, dan moral, demi memperkuat peran strategis Kohati HMI Cabang Ambon dalam menjawab tantangan zaman.*(01-F)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar