Sidang Terbuka Promosi Doktor, Disertasi Marthinus Hukom Fokus Isu Terorisme dari Kacamata Filsafat
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 17
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta,Tajukmaluku.com-Marthinus Hukom menjalani sidang terbuka promosi doktor di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).
Dalam sidang, Mantan Kepala Densus 88 itu mempertahankan disertasinya berjudul “Kritis atas Ontologi dan Penilaian Moral Igor Primoratz terhadap Terorisme: Berkaca pada Terorisme di Indonesia.”
Mengingat, terorisme selama ini lebih sering dibahas dari aspek keamanan, hukum, dan penindakan.
Disertasi ini mengulas pemikiran filsuf moral dan politik Igor Primoratz mengenai terorisme, sekaligus mengkritisi relevansinya terhadap berbagai peristiwa teror yang pernah mengguncang Indonesia, mulai dari tragedi Bom Bali hingga berkembangnya paham radikalisme yang masih menjadi tantangan bangsa hingga saat ini.
Apalagi bukan hanya tindakan kriminal atau ancaman keamanan negara. Di dalamnya terdapat persoalan moral yang kompleks, menyangkut nilai kemanusiaan, legitimasi kekerasan, dan cara manusia memandang kehidupan.
Melalui pendekatan filsafat moral, Hukom berupaya membedah dasar-dasar pemikiran yang digunakan untuk menilai tindakan terorisme, sekaligus menguji apakah teori-teori yang berkembang di dunia akademik internasional dapat menjelaskan realitas terorisme yang terjadi di Indonesia.
Penelitian ini dinilai memiliki nilai strategis karena menghadirkan perspektif yang berbeda di tengah dominasi pendekatan keamanan dalam membahas terorisme.
Memahami terorisme tidak cukup hanya dengan melihat pelakunya atau jaringan yang terlibat, tetapi juga perlu memahami akar moral dan cara berpikir yang melatarbelakangi tindakan tersebut.
Sidang promosi doktor tersebut dipromotori Dr. Augustinus Setyo Wibowo, dengan ko-promotor Dr. Herbertus Dwi Kristianto dan Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D.
Kehadiran Tito Karnavian sebagai ko-promotor menjadi perhatian tersendiri. Mantan Kapolri yang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam penanganan terorisme itu dinilai memberikan kombinasi unik antara pendekatan akademik dan pengalaman lapangan dalam mengawal penelitian bertema terorisme hingga tingkat doktoral.
Ujian terbuka akan berlangsung pada pukul 10.00–12.00 WIB di Gedung C Auditorium Lantai 3 STF Driyarkara, Jalan Cempaka Putih Indah 100A, Rawasari, Jakarta Pusat.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar