Breaking News
light_mode

Nina Batuatas Minta Vendor Katering Latsar CPNS Dievaluasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • visibility 7
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Nina Batuatas, meminta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Maluku mengevaluasi penyedia jasa katering dalam kegiatan Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Evaluasi perlu mencakup standar keamanan pangan dan pengawasan terhadap vendor.

“Gangguan kesehatan yang dialami sejumlah peserta Latsar setelah mengonsumsi makanan harus menjadi bahan evaluasi serius, terutama menyangkut standar keamanan pangan dan mekanisme pengawasan terhadap vendor yang bekerja sama dengan pemerintah daerah,” kata Batuatas, (Senin 21/9/2026).

Menurut dia, gangguan kesehatan peserta tidak semestinya dipandang semata-mata sebagai persoalan teknis penyelenggaraan. DPRD, kata dia, memiliki fungsi pengawasan terhadap kinerja organisasi perangkat daerah dalam memberikan pelayanan.

“Fungsi kita sebagai DPRD adalah melakukan pengawasan terkait kinerja organisasi perangkat daerah dalam melayani masyarakat. Ini bukan untuk menyerang siapa pun, tetapi murni menjadi bahan evaluasi bersama,” ujarnya.

Batuatas meminta BPSDM menjelaskan hasil investigasi lapangan yang dilakukan tim gerak cepat gabungan dari Dinas Kesehatan Kota Ambon dan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Hasil investigasi itu, menurut dia, penting untuk menerangkan kondisi yang terjadi sekaligus menjadi dasar penentuan tindak lanjut terhadap penyedia katering.

Ia juga mempertanyakan apakah BPSDM telah menerima surat hasil investigasi tersebut dan apakah penggunaan jasa katering itu akan dihentikan atau tetap dilanjutkan hingga kegiatan Latsar selesai.

“Apakah BPSDM sudah mendapati surat tersebut? Bagaimana tanggapan BPSDM? Apakah katering itu dihentikan untuk beroperasi atau masih dipergunakan untuk konsumsi CPNS sampai selesai?” katanya.

Batuatas turut menyoroti penggunaan istilah “terkontaminasi” dan “keracunan” dalam pemberitaan mengenai insiden tersebut. Ia meminta istilah yang digunakan disampaikan secara tepat agar informasi yang diterima masyarakat objektif dan tidak memicu penafsiran berbeda.

“Kontaminasi adalah masuknya suatu zat ke dalam makanan, sedangkan keracunan berkaitan dengan tubuh yang terpapar atau mengonsumsi sesuatu yang mengandung zat tertentu. Dua istilah ini memiliki korelasi,” ujarnya.

Ia mendorong BPSDM mengevaluasi mekanisme pengadaan dan pemilihan vendor, terutama penyedia makanan untuk kegiatan pemerintah yang melibatkan banyak peserta. Penilaian, kata dia, sebaiknya mempertimbangkan rekam jejak, profil perusahaan, pengalaman menangani kegiatan berskala besar, dan penerapan standar keamanan pangan.

“Vendor pihak ketiga yang menangani makanan harus ditanggapi serius. Harus ada kualifikasi dan profil yang jelas, termasuk pengalaman menangani beberapa kegiatan. Itu harus menjadi tolok ukur dalam menerima vendor,” kata Batuatas.

Pengawasan, menurut dia, perlu dilakukan sejak pemilihan vendor hingga pelaksanaan pekerjaan. Ia mengingatkan bahwa kondisi kesehatan peserta berbeda-beda sehingga makanan yang tidak memenuhi standar kebersihan dapat menimbulkan risiko.

Batuatas bersyukur insiden tersebut tidak sampai menyebabkan kondisi darurat serius atau membuat peserta harus dirawat di rumah sakit. Namun, hal itu, kata dia, tidak boleh mengurangi pengawasan terhadap keamanan pangan.

Ia juga menilai standar kebersihan makanan dan higienitas dapur perlu menjadi perhatian utama penyedia yang bekerja sama dengan pemerintah. Perhatian terhadap kualitas pangan, menurut dia, semakin besar seiring pembahasan berbagai program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kalau ada berita dan opini yang tersebar luas, kita harus menyikapinya dengan bijak. Harapan saya, kritikan dari media itu menjadi evaluasi bersama, untuk menampilkan kualitas pelayanan publik yang jauh lebih baik ke depan,” ujarnya.

Batuatas berharap evaluasi atas insiden ini menghasilkan perbaikan sistem, terutama dalam pemilihan dan pengawasan vendor katering untuk kegiatan pemerintah daerah.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Maluku Umumkan Hendrik-Vanath Jadi Pemenang Pilkada 2024

    DPRD Maluku Umumkan Hendrik-Vanath Jadi Pemenang Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku mengumumkan dan menetapkan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih pada Pilkada 2024. Ini disampaikan lewat rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, dan dihadiri Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie, Forkopimda dan seluruh anggota DPRD Maluku berlangsung di ruang paripurna, Senin […]

  • Hati-Hati, Presiden Prabowo Peringatkan Jenderal Yang Terlibat Tambang Ilegal Akan Ditindak

    Hati-Hati, Presiden Prabowo Peringatkan Jenderal Yang Terlibat Tambang Ilegal Akan Ditindak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Presiden Prabowo Subianto lontarkan peringatan keras kepada para Jenderal di tubuh TNI-POLRI. Hal itu dijelaskan dalam pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (15/8/2025). Ia menegaskan tak akan memberi ruang bagi jenderal TNI, polisi, maupun mantan perwira tinggi yang terlibat tambang ilegal. “Saya beri peringatan! Apakah ada orang-orang besar, orang-orang […]

  • Ini Sosok Yopie Silanno, Pejabat Daerah yang Dinilai Layak jadi Sekretaris Kota Ambon

    Ini Sosok Yopie Silanno, Pejabat Daerah yang Dinilai Layak jadi Sekretaris Kota Ambon

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Kota Ambon sedang mengalami fase sulit usai pemotongan dana transfer Rp163 miliar. Banyak OPD terdampak. Ruang gerak menyempit. Dalam situasi sesulit ini, kemampuan menjaga stabilitas keuangan daerah menjadi penentu roda pelayanan publik untuk tetap bergerak dengan baik. Situasi fiskal yang tertekan itu menuntut kehadiran pejabat yang mengerti teknis. Di titik ini, Yopie Silanno, salah […]

  • Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

    Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Menyikapi permasalahan yang sedang terjadi di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, mengumpulkan seluruh Pejabat Administrator dari seluruh Indonesia. Ia berpesan pelayanan untuk masyarakat harus tetap berjalan secara optimal. “Apa pun kondisi yang dihadapi oleh sebuah organisasi, pelayanan pertanahan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik,” […]

  • Di Depan Prabowo, Bupati Nagekeo Klaim KDRT Menurun Sejak Ada MBG

    Di Depan Prabowo, Bupati Nagekeo Klaim KDRT Menurun Sejak Ada MBG

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Bupati Nagekeo Simplisius Donatus meminta Presiden Prabowo Subianto melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Dia mengklaim program tersebut membuat anak-anak lebih sehat dan rajin sekolah hingga menurunkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Hal itu disampaikan Simplisius saat bertremu Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan dan rapat peninjauan lokasi terdampak gempa Flores, NTT, di Nagekeo. […]

  • Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat

    Serahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf di Jawa Tengah, Menteri Nusron: Bagian dari Program Prioritas Nasional Selesaikan Kepastian Hukum Aset Umat

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Semarang,Tajukmaluku.com-Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan 243 sertipikat tanah wakaf dari berbagai wilayah di Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/06/2026). Program yang terlaksana melalui kerja sama Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini […]

expand_less