Breaking News
light_mode

Kampanye Politik Dan Politisasi Geneaologi Di Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
  • visibility 322
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ripal Pattimahu

27 November 2024 begitu dinanti-nanti, baik oleh para calon kandidat kepala daerah, para pemerhati politik, pun rakyat. Beragam varian dan upaya satu per satu telah dikerahkan, salah satunya adalah dengan berkampanye di hadapan mata publik dan media.

Kampanye pilkada atau kampanye politik merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan kandidat partai untuk meyakinkan pemilih. Caranya dengan menawarkan visi, misi, program dan atau citra diri dari kandidat itu sendiri. Tujuan utamanya adalah untuk memengaruhi opini dan pilihan supaya bisa mendukung calon atau partai politik tertentu. Kampanye juga menjadi salah satu alat untuk memobilisasi massa dan menggaet suara-suara pemilih.

Sebagaimana yang juga dilakukan di negara-negara distrik federal ( sebut saja Amerika Serikat ) seperti parade surat kabar, pamflet, sampai berpidato. Hal yang sama juga sering dilakukan di berbagai daerah di Indonesia pada saat musim pra-pemilihan. Momentum kampanye juga telah menjadi tradisi politik pada ajang Pemilihan umum (PEMILU) maupun Pemilihan kepala daerah (PILKADA).

Selain penawaran visi, misi, program, melalui pamflet, surat kabar, dan media digital. Para kandidat juga sering mendatangi berbagai daerah-daerah bahkan desa-desa terpencil yang ada di Maluku. Kedatangan itu tidak lain adalah untuk menarik simpatisan warga, utamanya adalah warga yang memiliki hak pilih dalam Pilkada mendatang.

Di Maluku, ikatan kekeluargaan maupun persaudaraan sudah menjadi darah daging yang mungkin masih sangat kental di benak setiap generasi. Pada saat berkampanye, ucapan-ucapan yang seringkali kita dengar seperti (kakek saya dari desa ini, nenek saya dari desa ini, orang tua saya memiliki kaitan darah dari daerah ini), menjadi pintu masuk dan jalan untuk menarik simpatisan masyarakat, ditambah dengan penggaungan simbol-simbol budaya, membuat juru kampanye semakin tampil percaya diri & merasa empati dihadapan publik. Di sinilah genealogi itu menjadi terpolitisasi.

Realitas politisasi genealogi di Maluku juga telah mengakibatkan ketimpangan sosial, bahkan dalam ruang yang kecil pun (keluarga). Semuanya terjadi karena disebabkan oleh sekelompok orang yang cenderung menjadikan jubah genealogisasi sebagai upaya dalam memenuhi hasrat berpolitik. Sekali lagi, genealogi terpolitisasi.

Genealogi sebagai sebuah istilah untuk menjelaskan asal-usul kekelurgaan & hubungan persaudaraan, seolah-olah menjadi momentum musiman yang dinanti-nanti dan menjadi wacana yang marak dan ramai sekali diperbincangkan pada perhelatan pesta politik lima tahun sekali. Nuansanya juga tidak kalah berbeda dengan budaya jumpa Pela & Gandong terkhususnya di Maluku. Hanya saja dia agak berbeda dari segi mekanisme tatanan lokal.

Penulis tidak bermaksud untuk memisahkan antara kampanye Politik & Genealogi, namun penulis ingin membangun kesadaran bahwa berbicara tentang genealogi, tidak cukup sampai pada saat momentum PILKADA maupun PEMILU saja, yang realitasnya sangat memungkinkan untuk merusak citra kekeluargaan & hubungan persaudaraan.

Penulis adalah Mahasiswa FKIP Universitas Darussalam Ambon

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal Blok Masella: Sikap Bahlil Buat Orang Tanimbar Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    Skandal Blok Masella: Sikap Bahlil Buat Orang Tanimbar Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Aliansi Perjuangan Keadilan Rakyat Tanimbar (APKRT) menuding pelaksanaan Proyek Strategis Nasional LNG Blok Masela menyimpan banyak kejanggalan. Proyek migas raksasa senilai US$20,94 miliar atau sekitar Rp345,5 triliun yang disebut-sebut sebagai investasi asing terbesar di Indonesia itu, telah berjalan dengan pola eksploitatif. Minim transparansi, mengabaikan hak ulayat, dan menjauhkan rakyat Tanimbar dari janji kesejahteraan. “Situasi ini […]

  • Penyidik Polres Buru Limpahkan Tersangka PETI ke Jaksa

    Penyidik Polres Buru Limpahkan Tersangka PETI ke Jaksa

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penyidik Satreskrim Polres Buru melakukan tahap 2 atau penyerahan Tersangka Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) bersama berkas perkara dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Negeri Buru. Tersangka yang dilimpahkan ke JPU adalah berinisial BM alias Buhari. Ia diserahkan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21 berdasarkan Surat Kejaksaan Negeri Buru Nomor : […]

  • Kasus Penganiayaan Anak di Tual, Benhur Watubun Desak Aparat Tindak Tegas Provokator Lewat Akun Palsu

    Kasus Penganiayaan Anak di Tual, Benhur Watubun Desak Aparat Tindak Tegas Provokator Lewat Akun Palsu

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Aparat penegak hukum diminta bergerak cepat dan tegas menelusuri serta menindak akun-akun palsu yang menyebarkan provokasi di media sosial pasca kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang remaja 15 tahun di Tual yang berujung meninggal dunia. Permintaan itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menyusul meningkatnya narasi bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang […]

  • PLN UP3 Sofifi Gencar Sosialisasi PLN Mobile hingga ke Tingkat Desa

    PLN UP3 Sofifi Gencar Sosialisasi PLN Mobile hingga ke Tingkat Desa

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi terus memperkuat transformasi layanan digital melalui sosialisasi penggunaan aplikasi PLN Mobile kepada masyarakat hingga ke tingkat desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan Maluku Utara. […]

  • Peringati Harlah 92 dengan Gowes Bangkalan-Jombang, GP Ansor Jadi Hub Anak Muda Jelajahi Sejarah Ulama

    Peringati Harlah 92 dengan Gowes Bangkalan-Jombang, GP Ansor Jadi Hub Anak Muda Jelajahi Sejarah Ulama

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gerakan Pemuda Ansor melakukan gowes sepeda dari Bangkalan ke Jombang. Kegiatan ini menempuh jarak sekitar 123 km dengan melintasi 6 kabupaten/kota. Sebagai rangkaian kegiatan Harlah ke-92 GP Ansor, kegiatan bertajuk Ziarah Akbar & SEPEDA (Satukan energi Pemuda Indonesia) diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari unsur kader, komunitas sepeda, hingga organsisasi kepemudaan lintas iman. Ketua […]

  • PT SIM dan “Peta Konflik” Tak Berujung

    PT SIM dan “Peta Konflik” Tak Berujung

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejak pertama kali masuk Maluku pada 2018, PT Spice Islands Maluku (PT SIM) perusahaan produksi pisang abaka ini memegang SKT untuk ribuan hektar lahan di Hatusuwa. Namun, alih-alih mengoptimalkan izin itu, PT SIM justru memilih melirik wilayah lain. Hatusuwa ditinggalkan, optimalisasi ribuan hektar tanpa laporan bulanan maupun tahunan kepada Pemerintah Daerah Seram Bagian Barat (SBB) […]

expand_less