Breaking News
light_mode

PLN UP3 Ambon Gelar Inspeksi dan Sosialisasi Keamanan Listrik di Lingkungan Polresta Ambon

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 281
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melaksanakan kegiatan sosialisasi dan inspeksi teknis jaringan kelistrikan di lingkungan Asrama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (30/4/2025) dan dipusatkan di lapangan apel Polresta, tepat setelah pelaksanaan apel pagi. Pelaksanaan kegiatan ini ditangani oleh Tim Health, Safety, Security and Environment (HSSE) PLN sebagai upaya untuk memastikan keamanan dan keandalan jaringan listrik di lingkungan strategis.

General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN untuk membangun budaya keselamatan dan kesadaran kelistrikan, khususnya di lingkungan strategis seperti institusi kepolisian yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat. Sosialisasi ini tidak hanya memaparkan potensi risiko kebakaran yang dapat ditimbulkan oleh sistem kelistrikan yang tidak layak, tetapi juga memberikan edukasi teknis mengenai tata cara pemanfaatan listrik secara aman dan bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap instalasi listrik di lingkungan strategis, seperti asrama kepolisian, berfungsi dengan aman dan sesuai standar. Keamanan ini penting tidak hanya untuk anggota kepolisian, tetapi juga untuk masyarakat yang dilayani. Selain memberikan pemahaman terkait bahaya kelistrikan, kami juga melakukan inspeksi langsung agar potensi risiko bisa diminimalisir,” ujar Awat.

Awat berharap melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya keselamatan instalasi listrik dapat semakin meningkat, serta dapat memperkuat sinergitas antara PLN dan Institusi Kepolisian dalam mendukung keandalan pasokan listrik di wilayah kerja PLN UIW MMU.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Manager PLN UP3 Ambon, Kurniawan Fitrianto, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas Institusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dari risiko kebakaran listrik.

“Kegiatan ini sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan Institusi Kepolisian. Instalasi listrik yang tidak sesuai standar berpotensi menjadi sumber bencana, oleh karena itu deteksi dini dan edukasi bersama menjadi kunci dalam mencegahnya,” ujar Kurniawan dalam sambutannya.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K., yang menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif PLN. Menurutnya, kehadiran PLN di tengah-tengah personel Polri tidak hanya memberikan manfaat teknis, tetapi juga menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap keselamatan aparat negara dan keluarganya.

“Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi langkah PLN dalam memberikan perhatian khusus kepada keamanan sistem kelistrikan di lingkungan kami. Ini merupakan bagian dari sinergi positif antar lembaga yang patut terus dilanjutkan dan diperluas,” ungkap Kapolresta.

Setelah sesi sosialisasi, tim HSSE PLN bersama perwakilan Polresta melakukan inspeksi langsung terhadap instalasi kabel dan sambungan listrik di sejumlah titik di komplek asrama. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi gangguan atau risiko kelistrikan, serta memberikan rekomendasi teknis terkait perbaikan dan penyesuaian instalasi sesuai standar keselamatan yang berlaku.

PLN berharap kegiatan ini dapat menjadi model kolaboratif dalam upaya mitigasi risiko kebakaran akibat listrik di berbagai sektor, baik pemerintahan, pelayanan publik, maupun lingkungan permukiman masyarakat umum. Melalui langkah-langkah preventif yang terukur dan edukatif, PLN terus berupaya menghadirkan layanan kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga aman bagi seluruh lapisan masyarakat.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Mendapat Apresiasi atas Respons Cepat Pulihkan Kelistrikan di Layanan Publik Bali

    PLN Mendapat Apresiasi atas Respons Cepat Pulihkan Kelistrikan di Layanan Publik Bali

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar,Tajukmaluku.com-Direktur Utama PT PLN (Persero) mengunjungi langsung sejumlah fasilitas publik untuk memastikan operasional layanan tetap berjalan lancar pasca gangguan kelistrikan di Bali yang terjadi pada Jumat (2/5). Respons cepat PLN mendapat apresiasi dari berbagai pihak, khususnya penyelenggara layanan publik. Direktur Utama RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar, dr. I Wayan Sudana, M.Kes., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya […]

  • Ridwan Nurdin: “Maluku Butuh RPH Terstandar untuk Jamin Kesehatan dan Kebersihan Daging”

    Ridwan Nurdin: “Maluku Butuh RPH Terstandar untuk Jamin Kesehatan dan Kebersihan Daging”

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, H. Ridwan Nurdin, menyorot pentingnya pendirian Rumah Potong Hewan (RPH) berstandar di Maluku. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitra Komisi II DPRD Maluku pada Kamis (24/01/2024), Ridwan menegaskan bahwa ketiadaan RPH berstandar di Maluku menjadi tantangan besar dalam menjamin kebersihan dan kesehatan daging yang dikonsumsi masyarakat. “Kondisi pemotongan […]

  • PC PMII Buru Dukung Satgas PKH Tertibkan PETI Gunung Botak

    PC PMII Buru Dukung Satgas PKH Tertibkan PETI Gunung Botak

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namlea,Tajukmaluku.com-Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indoneesia (PC PMII) Kabupaten Buru menyatakan dukungan penuh kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam pelaksanaan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PC PMII Buru, M. Idrus Barges yang menegaskan bahwa dukungan PC PMII Buru merupakan […]

  • Pemuda Muhammadiyah: Dinasti Birokrasi di SBB, Pj Bupati Ahmad Jaiz Ely Dinilai Gagal Total

    Pemuda Muhammadiyah: Dinasti Birokrasi di SBB, Pj Bupati Ahmad Jaiz Ely Dinilai Gagal Total

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com–Penjabat (Pj) Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Ahmad Jais Ely, menuai kritik tajam atas pengelolaan birokrasi yang dianggap amburadul dan melanggar aturan Aparatur Sipil Negara (ASN). Praktik nepotisme dan rangkap jabatan yang kian merajalela di lingkungan pemerintahan Kabupaten SBB memantik seruan kepada Pj Gubernur Maluku, Ir. Sadali Ie, untuk segera mengambil tindakan tegas. Penempatan pejabat […]

  • PLN UIW MMU Ajak Pelanggan Manfaatkan Promo Diskon 50% Tambah Daya Hingga 28 April 2026

    PLN UIW MMU Ajak Pelanggan Manfaatkan Promo Diskon 50% Tambah Daya Hingga 28 April 2026

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program promo diskon 50% tambah daya yang masih berlangsung hingga 28 April 2026 melalui aplikasi PLN Mobile. General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan kemudahan layanan […]

  • Terindikasi Palsu, Berikut Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

    Terindikasi Palsu, Berikut Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Selain naskah Sejarah Desa Batu Merah yang diyakini palsu. Keaslian Surat Kuasa penyerahan mandat kepemimpinan Raja Negeri Batu Merah tertanggal 14 Juni 1926 kembali dipersoalkan. Dokumen yang selama ini dijadikan rujukan itu diduga bukan berasal dari periode kolonial, melainkan dibuat jauh setelahnya, dengan indikasi kuat di era 2000-an. Sumber anonim yang bermukim di Belanda menyebut, […]

expand_less