Breaking News
light_mode

HMI Kecam Pelayanan di RSUP Leimena: Durasi Antre Lama, Kondisi Pasien Memburuk

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 475
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon mengecam pelayanan kesehatan di RSUP Dr. J. Leimena. Pelayanan dimaksud khusus untuk pasien rawat inap dan rawat jalan yang membutuhkan durasi yang cukup lama untuk bisa terlayani.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Agraria dan Kemaritiman HMI Cabang Ambon, Putri Hastari kepada Tajukmaluku.com, Kamis (24/7/2025).

“Untuk antrean pasien rawat jalan dan rawat inap di RSUP Leimena membutuhkan durasi waktu lama sehingga beberapa pasien yang telah mengantri dari pagi pukul 08.00 WIT sampai siang hari sekitar pukul 14.00 WIT belum juga ditangani,” kata Hastari.

Kondisi ini katanya, malah semakin memperburuk kesehatan pasien salah satunya berinisial NL. Dimana NL sebelumnya mendapat rujukan ke rumah sakit pelat merah itu sejak Juni bulan lalu. Yang bersangkutan telah menjalankan rawat inap selama dua minggu namun tidak mendapatkan tindakan apa-apa dari pihak rumah sakit. NL kemudian menjadi pasien rawat jalan selama tiga minggu, namun lagi-lagi, NL semakin dipersulit dengan proses antrean yang sangat lama.

“Selama kurang lebih tiga minggu sebelum kontrol ke RS, pasien diarahkan untuk mendaftarkan diri di aplikasi yang sudah ditentukan ketika ingin mendaftar dengan tujuan mendapatkan nomor antrean lebih awal ternyata nomor antrean di RS tidak sesuai dengan yang telah di daftar sebelumnya,” terangnya.

Hastari menduga, pelayanan kesehatan yang buruk terhadap pasien NL, karena yang bersangkutan merupakan pasien yang tercover BPJS.

Dia menambahkan, RSUP Dr. J. Leimena Ambon memiliki tugas pokok menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna, termaksud rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat. Rumah sakit ini juga berfungsi menyelenggarakan pelayanan medis dan penunjang seperti laboratorium, radiologi , farmasi dan lainnya.

RSUP Leimena juga bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman kepada pasien. Namun kenyataaannya berbanding terbalik dengan keadaan yang terjadi saat ini.

“RS Leimena dengan informasi bahwasanya rumah sakit yang elit ternyata nyatanya miris dan sulit dalam hal pelayanan online! Ini menunjukkan bahwa RS Leimena tidak layak dalam pelayanan pasien,” tandas Hastari.

Sementara itu, Direktur RSUP Leimena yang dikonfirmasi belum merespon hingga berita ini ditayangkan.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirjen Bina Marga Kunker ke BPJN Maluku, Tinjau Sejumlah Proyek di Kota Ambon

    Dirjen Bina Marga Kunker ke BPJN Maluku, Tinjau Sejumlah Proyek di Kota Ambon

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Direktur Jenderal Bina Marga, Roy Rizali Anwar Kunjungan Kerja (Kunker) ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Minggu (23/11/2025). Dalam kunjungan ini, Dirjen Bina Marga turut didampingi Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Freddy Siagian, dan Kasubdit Wilayah IV Jimmy Adwan. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Kepala BPJN Maluku, Yana Astuti, bersama jajaran pejabat […]

  • Ini Sosok Yopie Silanno, Pejabat Daerah yang Dinilai Layak jadi Sekretaris Kota Ambon

    Ini Sosok Yopie Silanno, Pejabat Daerah yang Dinilai Layak jadi Sekretaris Kota Ambon

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Kota Ambon sedang mengalami fase sulit usai pemotongan dana transfer Rp163 miliar. Banyak OPD terdampak. Ruang gerak menyempit. Dalam situasi sesulit ini, kemampuan menjaga stabilitas keuangan daerah menjadi penentu roda pelayanan publik untuk tetap bergerak dengan baik. Situasi fiskal yang tertekan itu menuntut kehadiran pejabat yang mengerti teknis. Di titik ini, Yopie Silanno, salah […]

  • Holistik Institute Dukung Langkah Kapolri Bentuk Satgas Penanggulangan Judi Online

    Holistik Institute Dukung Langkah Kapolri Bentuk Satgas Penanggulangan Judi Online

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Holistik Institute menyatakan dukungan penuh terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas inisiatifnya dalam membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Judi Online sebagai tindak lanjut dari program Asta Cita RI. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret dalam memberantas tindak kejahatan digital yang mengganggu keamanan masyarakat dan stabilitas sosial ekonomi Indonesia. Direktur Holistik Institute, M. Nur Latuconsina, […]

  • Peduli Lingkungan, PLN UIW MMU Laksanakan Aksi Bersih Laut dan Pantai di Tual

    Peduli Lingkungan, PLN UIW MMU Laksanakan Aksi Bersih Laut dan Pantai di Tual

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual menggelar kegiatan Aksi Bersih Laut dan Pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir dan terumbu karang di wilayah Tual. Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Ekosistem Terumbu Karang untuk Laut yang Lestari” ini melibatkan […]

  • Pemuda Pulau Buru Minta Gubernur Maluku Sikat Mafia Tambang Gunung Botak

    Pemuda Pulau Buru Minta Gubernur Maluku Sikat Mafia Tambang Gunung Botak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Adat Pulau Buru menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Maluku. Aksi ini menjadi bentuk protes atas maraknya praktik tambang emas ilegal di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, yang dinilai merusak lingkungan dan merugikan masyarakat adat setempat. Jumat (16/5/2025) Aksi damai ini dikawal ketat Aparat dari Satuan […]

  • BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

    BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku menyatakan tuduhan dugaan suap terhadap Jaqueline Margareth Sahetapy tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak didukung bukti yang terverifikasi. Koordinator BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menegaskan informasi yang beredar tidak melalui proses verifikasi yang memadai. Ia menilai pola penyebaran tuduhan seperti ini berbahaya karena merusak reputasi individu […]

expand_less