Breaking News
light_mode

HMI Kecam Pelayanan di RSUP Leimena: Durasi Antre Lama, Kondisi Pasien Memburuk

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • visibility 422
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon mengecam pelayanan kesehatan di RSUP Dr. J. Leimena. Pelayanan dimaksud khusus untuk pasien rawat inap dan rawat jalan yang membutuhkan durasi yang cukup lama untuk bisa terlayani.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Agraria dan Kemaritiman HMI Cabang Ambon, Putri Hastari kepada Tajukmaluku.com, Kamis (24/7/2025).

“Untuk antrean pasien rawat jalan dan rawat inap di RSUP Leimena membutuhkan durasi waktu lama sehingga beberapa pasien yang telah mengantri dari pagi pukul 08.00 WIT sampai siang hari sekitar pukul 14.00 WIT belum juga ditangani,” kata Hastari.

Kondisi ini katanya, malah semakin memperburuk kesehatan pasien salah satunya berinisial NL. Dimana NL sebelumnya mendapat rujukan ke rumah sakit pelat merah itu sejak Juni bulan lalu. Yang bersangkutan telah menjalankan rawat inap selama dua minggu namun tidak mendapatkan tindakan apa-apa dari pihak rumah sakit. NL kemudian menjadi pasien rawat jalan selama tiga minggu, namun lagi-lagi, NL semakin dipersulit dengan proses antrean yang sangat lama.

“Selama kurang lebih tiga minggu sebelum kontrol ke RS, pasien diarahkan untuk mendaftarkan diri di aplikasi yang sudah ditentukan ketika ingin mendaftar dengan tujuan mendapatkan nomor antrean lebih awal ternyata nomor antrean di RS tidak sesuai dengan yang telah di daftar sebelumnya,” terangnya.

Hastari menduga, pelayanan kesehatan yang buruk terhadap pasien NL, karena yang bersangkutan merupakan pasien yang tercover BPJS.

Dia menambahkan, RSUP Dr. J. Leimena Ambon memiliki tugas pokok menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna, termaksud rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat. Rumah sakit ini juga berfungsi menyelenggarakan pelayanan medis dan penunjang seperti laboratorium, radiologi , farmasi dan lainnya.

RSUP Leimena juga bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman kepada pasien. Namun kenyataaannya berbanding terbalik dengan keadaan yang terjadi saat ini.

“RS Leimena dengan informasi bahwasanya rumah sakit yang elit ternyata nyatanya miris dan sulit dalam hal pelayanan online! Ini menunjukkan bahwa RS Leimena tidak layak dalam pelayanan pasien,” tandas Hastari.

Sementara itu, Direktur RSUP Leimena yang dikonfirmasi belum merespon hingga berita ini ditayangkan.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Tahun Baru, PLN UP3 Sofifi Sukses Nyalakan Pelanggan Pasang Baru 131 KVA PT Samator Indo Gas Tbk

    Jelang Tahun Baru, PLN UP3 Sofifi Sukses Nyalakan Pelanggan Pasang Baru 131 KVA PT Samator Indo Gas Tbk

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi berhasil melakukan penyalaan untuk pelanggan pasang baru, yakni PT Samator Indo Gas Tbk. Diketahui PT Samator Indo Gas Tbk merupakan perusahaan gas industri terbesar di Indonesia yang mengoperasikan 44 pabrik dan lebih dari 100 stasiun […]

  • Sianida Sitaan Diduga Dijual, Kapolres Buru Harus Diperiksa

    Sianida Sitaan Diduga Dijual, Kapolres Buru Harus Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dugaan praktik jual-beli barang bukti kembali menyeret institusi kepolisian di Maluku. Polres Buru dituding menutup-nutupi jumlah sebenarnya sianida yang disita dalam operasi pada 27 Januari 2025. Pengusaha Hj. Hartini, yang terlibat dalam distribusi bahan kimia berbahaya atas pesanan Bripka ER itu menyebut total kiriman mencapai 300 karton dengan dua truk. Namun Polres Buru hanya mengumumkan […]

  • PLN UIW MMU Lepas 20 Personel BKO Batch 2 untuk Pemulihan Pasca Bencana di Aceh

    PLN UIW MMU Lepas 20 Personel BKO Batch 2 untuk Pemulihan Pasca Bencana di Aceh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pasca bencana nasional dengan melepas 20 personel Badan Kesiapan Operasional (BKO) Batch 2 untuk bertugas di Provinsi Aceh. Penugasan ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam mempercepat pemulihan sistem kelistrikan pasca bencana di wilayah Sumatera, khususnya di Takengon, Provinsi […]

  • PENGADILAN NEGERI KOTA BEKASI DI DUGA MASUK ANGIN

    PENGADILAN NEGERI KOTA BEKASI DI DUGA MASUK ANGIN

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Pengadilan negeri kota Bekasi tak kunjung menjalankan Eksekusi lanjutan Dana Ratusan Miliar Tak Kunjung Dikembalikan, Ratusan Korban EDCCash Gelar Unjuk Rasa di PN BEKASI. Sejumlah nasabah mewakili ratusan orang yang menjadi korban  investasi bodong EDCCash menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan negeri Bekasi, pada Senin (21/10/2024).  Massa yang mengenakan kaos putih tersebut, sudah […]

  • Bos Jakarta Baru Diduga Tipu Pembeli, Uang Diterima, Sertifikat Tanah Tak Kunjung Datang

    Bos Jakarta Baru Diduga Tipu Pembeli, Uang Diterima, Sertifikat Tanah Tak Kunjung Datang

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Uang senilai Rp.100.000.000 telah diterima Johny Sutjajo, bos PT. Jakarta Baru. Ironisnya IA yang membeli sebidang tanah di kawasan Air Kuning Desa Batu Merah sampai saat ini belum juga menerima sertifikat tanah yang dijanjikan. Transaksi jual beli tanah ini terjadi pada 21 Maret 2022, waktu itu IA menyerahkan uang sebesar Rp.50 juta untuk biaya panjar […]

  • Gangguan Jaringan Usai Kunker Menteri Komdigi di Ambon, KNPI Desak Copot Pimpinan Telkomsel

    Gangguan Jaringan Usai Kunker Menteri Komdigi di Ambon, KNPI Desak Copot Pimpinan Telkomsel

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gangguan jaringan Telkomsel melanda wilayah Maluku sehari setelah kunjungan kerja Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid ke Kota Ambon. Untuk itu, Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Informasi, dan Media DPD KNPI Provinsi Maluku, Herry Purwanto, menilai peristiwa ini menunjukkan lemahnya infrastruktur digital di daerah tersebut. “Sejak kemarin sore, kami sudah menyampaikan langsung kepada […]

expand_less