Breaking News
light_mode

Longsor di BTN Gadihu Indah Disinyalir Dugaan Pembangunan Paksa di Zona Rawan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Longsor yang menerjang 11 rumah di RT 004 RW 13 kawasan BTN Recidensi Gadihu Indah Desa Batu Merah Ambon tidak bisa dibaca sebagai bencana alam biasa. Muncul dugaan kuat adanya kelalaian dalam proses pembangunan kawasan perumahan yang sejak awal dinilai dipaksakan pada area rawan longsor.

Investigasi Tajukmaluku.com di lapangan menunjukkan, kawasan BTN Recidensi Gadihu Indah terdiri dari empat blok pembangunan, yakni Blok A, B, C dan D. Proyek ini mulai berjalan sejak 2016. Namun yang menjadi sorotan, pembangunan tersebut diduga tidak dijalankan oleh developer berbadan hukum sebagaimana lazimnya proyek perumahan formal.

Sejumlah sumber menyebut, proyek itu dikerjakan secara perorangan dengan pola pembangunan menyerupai kompleks perumahan komersial. Rumah-rumah kemudian dipasarkan kepada masyarakat dengan skema kredit perbankan.

“Secara teknis ini bukan developer resmi seperti perusahaan properti pada umumnya. Mereka kerja perorangan, tapi membangun kompleks besar,” kata salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Nama Ongen alias Arab disebut sebagai penanggung jawab sekaligus pengawas lapangan yang mengendalikan pembangunan di kawasan tersebut.

Di area Blok B misalnya. Warga menyebut longsor di kawasan itu bukan kali pertama terjadi. Sebelum bencana hari ini, Jumat (8/5/2026), sedikitnya sudah lima kali longsor terjadi di area yang sama dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini bukan kejadian baru. Sudah berulang kali longsor di Blok B. Struktur tanah di sini memang labil, tapi pembangunan tetap dipaksakan jalan,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

Ada tabir yang mulai terbuka dimana dugaan pengembang sudah mengetahui potensi kerawanan tanah, tetapi tetap melanjutkan pembangunan dan penjualan rumah.

Foto: Potret personel kepolisian saat memasang police line pada area longsor di kawasan BTN Gadihu Indah Kota Ambon, Jumat (8/5/2026) malam.

Pantauan di lokasi memperlihatkan sebagian titik perumahan berada di lereng dengan kontur curam. Sejumlah warga mengaku sejak awal sudah mempertanyakan kekuatan talud di kawasan tersebut.

“Ada yang pernah protes soal talud dan struktur tanah, tapi pembangunan terus dipaksa. Sekarang masyarakat yang tanggung risikonya,” kata sumber lain.

Persoalan menjadi semakin kompleks karena sebagian rumah diketahui masih berada dalam skema kredit bank. Harga rumah di BTN Recindesi Gadihu Indah bervariasi, dibandrol mulai dari Rp300 juta hingga Rp375 juta per unit, dengan tenor pembayaran antara 10 sampai 15 tahun. Beberapa unit juga disebut masih terikat asuransi.

Namun pasca-longsor, muncul pertanyaan baru terkait tanggung jawab perlindungan terhadap warga. Apakah rumah-rumah tersebut layak dibangun sejak awal? Bagaimana proses izin pembangunan dilakukan? Dan siapa yang bakal bertanggung jawab jika kawasan itu kembali terdampak saat hujan ekstrem berikutnya terjadi?

Sejumlah warga kini mulai mempertanyakan pengawasan pemerintah terhadap pembangunan kawasan pemukiman di daerah rawan bencana. Mereka menilai ada pembiaran yang membuat pembangunan terus berlangsung meski indikasi kerawanan sudah terlihat sejak lama.

“Kalau memang ini daerah rawan longsor, kenapa bisa terus dibangun? Kenapa baru jadi perhatian setelah ada bencana?” ujar seorang warga.

Hingga Jumat malam, warga masih bertahan di sekitar lokasi sambil memantau kemungkinan longsor susulan. Sebagian memilih mengunsi ke rumah kerabat karena khawatir struktur tanah di kawasan tersebut masih terus bergerak akibat hujan yang belum sepenuhnya reda.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengembang yang disebut bertanggung jawab atas pembangunan BTN Gadihu Indah belum berhasil dihubungi untuk memberikan penjelasan maupun tanggapan terkait dugaan kelalaian pembangunan dan longsor berulang di kawasan tersebut.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pikiran dan Tindakan Kepemimpinan Amrullah Usemahu untuk Mata Garuda LPDP 2025

    Pikiran dan Tindakan Kepemimpinan Amrullah Usemahu untuk Mata Garuda LPDP 2025

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Amrullah Usemahu memulai kariernya di dunia organisasi lebih dari dua dekade lalu, saat menjadi mahasiswa Manajemen Sumber Daya Perikanan di Universitas Darussalam Ambon. Ia aktif di berbagai organisasi intra dan ekstra kampus, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Badan Eksekutif Mahasiswa. Karakter kepemimpinan Amrullah telah dibentuk sejak mahasiswa. Pada tahun 2007, ia terpilih sebagai Koordinator […]

  • MUSRENBANG: Lomba Orasi Pejabat Tanpa Makna

    MUSRENBANG: Lomba Orasi Pejabat Tanpa Makna

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Wawancara Eksklusif Tajukmaluku.com bersama Fajrin Rumalutur, Founder Maluku Data Network Oleh: Redaksi Tajukmaluku.com Di kalender birokrasi Indonesia, Musyawarah Perencanaan Pembangunan alias Musrenbang adalah upacara sakral yang digelar berjenjang setiap tahun, dari desa hingga provinsi. Ia dimaksudkan sebagai ruang partisipatif warga dalam menyusun arah pembangunan. Tapi di lapangan, Musrenbang kerap kali lebih menyerupai panggung ritual ketimbang […]

  • Peringati HANTARU 2026, Kakanwil BPN Maluku Tegaskan Komitmen “Transformasi Melayani Lebih Pasti”

    Peringati HANTARU 2026, Kakanwil BPN Maluku Tegaskan Komitmen “Transformasi Melayani Lebih Pasti”

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Maluku, Dr. H. Muhallis, S.SiT., M.H., Mediator, memimpin Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2026 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-66 Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA), Kamis (24/9/2026). Upacara berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku dan diikuti jajaran Kanwil BPN Maluku serta perwakilan […]

  • Peringati Harkitnas ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara

    Peringati Harkitnas ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, di Kementerian ATR/BPN, Jakarta. Rabu (20/05/2026). Bertindak selaku inspektur upacara, Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Dirjen SPPR), Virgo Eresta Jaya yang mengenakan seragam batik Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bersamaan dengan peserta upacara di lingkungan Kementerian […]

  • Dugaan Pungli SMAN 7 Bursel. 100 Hari Kerja Bupati Lahamidi Dipertanyakan

    Dugaan Pungli SMAN 7 Bursel. 100 Hari Kerja Bupati Lahamidi Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Praktik pungutan liar (Pungli) kembali mencoreng dunia pendidikan Maluku. Di SMA Negeri 7 Buru Selatan, sejumlah siswa dikabarkan diusir dari ruangan Ujian Akhir Semester (UAS) hanya karena belum membayar iuran komite sekolah. Peristiwa memilukan yang terjadi pada Senin, 20 Mei 2025 itu memicu reaksi keras dari wali murid dan masyarakat, mereka menilai kebijakan tersebut sangat […]

  • Aleg Malteng Diduga Terlibat Asusila, Aliansi Pemuda Pelajar Malukunesia Jakarta Demo di DPP Hanura

    Aleg Malteng Diduga Terlibat Asusila, Aliansi Pemuda Pelajar Malukunesia Jakarta Demo di DPP Hanura

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Aliansi Pemuda Pelajar Malukunesia Jakarta menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Senin (14/9/2026). Aksi itu sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya akuntabilitas, transparansi serta penegakan etika di dalam institusi partai politik. Menyusul adanya laporan dan pemberitaan mengenai dugaan tindakan asusila yang dikaitkan dengan WRL, yang disebut sebagai anggota DPRD Maluku Tengah […]

expand_less