Breaking News
light_mode

208 Tahun Pattimura: Par Maluku Pung Bae!

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 326
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Saparua,Tajukmaluku.com-Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-208 Kapitan Pattimura berlangsung khidmat di Lapangan Pattimura, Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (15/5/2025).

Mengusung tema “Lanjutkan Perjuangan Pattimura, Par Maluku Pung Bae”, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa hadir sebagai Upulatu Upacara. Bertindak jadi Perwira Upacara yakni Kompol Janni Parinussa dan Kapitan Upacara AKBP Yani Reawaruw.

Dalam amanatnya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan saat menginjakkan kaki di tanah ini, dirinya merasakan aura kepahlawanan dalam getaran semangat Lawamena Haulala yang dulu dikobarkan oleh Kapitan Pattimura dan kawan-kawannya.


“Api perjuangan yang dimulai dari Gunung Saniri, menjadi lambang membaranya semangat perjuangan untuk menyatukan rakyat Maluku, khususnya yang ada di kepulauan Lease, sosok Kapitan Pattimura adalah lambang dari keberanian, pengorbanan dan cinta tanah air, beliau memimpin perlawanan pada 15 Mei 1817, bukan karena ingin dikenang tetapi karena tidak rela melihat rakyatnya ditindas dan tanah ini diinjak-injak oleh penjajah,” ujarnya.

Menurut Gubernur, tema ini bukan sekedar rangkaian kata-kata, tapi menjadi panggilan anak negeri untuk mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Pattimura dalam konteks Maluku kekinian.

“Perjuangan hari ini adalah bagaimana kita mentransformasikan Maluku, menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045, semangat Lawamena Haulala mengajarkan bahwa untuk mencapai Maluku pung bae, kita harus bekerja bersama, bahu membahu tanpa melihat perbedaan,” ungkapnya.


Ia menambahkan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, kaum muda, dan dunia usaha, yang semuanya memiliki peran masing-masing yang sama penting untuk membangun Maluku. 

“Pesan perpisahan Thomas Matulessy Sang Kapitan Pattimura yang fenomenal itu, merujuk kepada generasi kita sekarang ini dan generasi Maluku masa depan, tentang bangkitnya Pattimura-Pattimura Muda yang akan meneruskan dan mewujudkan cita-cita perjuangan mereka,” terangnya.

Karena itu, Lewerissa mengungkapkan bahwa Pattimura zaman sekarang tidak lagi mengangkat parang dan salawaku, tetapi menggunakan kecerdasan, inovasi, kebijakan teknologi, kerja keras, loyalitas dan solidaritas untuk melawan kemiskinan, ketimpangan pembangunan, keterbelakangan pendidikan, kerapuhan nilai sosial dan budaya, serta ancaman terhadap toleransi dan persaudaraan.

Lebih lanjut, Gubernur menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku melalui Sapta Cita Lawamena terus berikhtiar membenahi tata kelola pemerintahan, mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas layanan pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat ketahanan sosial budaya sebagai masyarakat kepulauan.

“Semua ini kita kerjakan dalam semangat kolaborasi, partisipasi dan keadilan, namun saya harus katakan bahwa semua tidak berarti tanpa partisipasi aktif masyarakat, dan semua elemen, oleh sebab itu saya mengajak kita semua menjadi Pattimura-Pattimura di bidang kita masing-masing, guru yang mengabdi dengan tulus, petani dan nelayan yang mengelola tanah dan hasil laut dengan bijak, ASN yang melayani rakyat dengan hati, aparat negara yang bertindak berdasarkan kebenaran dan keadilan, anak muda yang kreatif, inovatif, cinta damai dan berpikiran maju,” jelasnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Parkiran Mardika, IKAPPI Ambon Sebut Arahan Abdullah Vanath Merusak Wajah Pemprov Maluku

    Soal Parkiran Mardika, IKAPPI Ambon Sebut Arahan Abdullah Vanath Merusak Wajah Pemprov Maluku

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPD Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Kota Ambon, Azhar Ohorella menyebut pemutusan kontrak kerja jasa parkir di Pasar Mardika oleh Disperindag atas arahan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath. Menurutnya, instruksi tersebut bukan saja mencederai etika pemerintahan yang sehat, tetapi juga menimbulkan aroma kuat intrik politik dan juga yang berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah […]

  • Mafindo Maluku Tularkan Cek Fakta Lewat Sekolah Minggu

    Mafindo Maluku Tularkan Cek Fakta Lewat Sekolah Minggu

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Jemaat GPM Kusu-kusu Sereh menggelar kegiatan Bakudapa Anak dan Remaja yang berlangsung di Gedung Gereja Bethfage. Kegiatan menghadirkan tiga narasumber dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Maluku untuk mengisi materi terkait pentingnya penggunaan IT dan pencegahan berita hoaks yang sering tersebar di kalangan masyarakat terutama yang tersebar di media sosial. Tiga narasumber dari Mafindo Maluku, […]

  • Buka Training Raya Tingkat Nasional, Wali Kota Ambon: HMI Organisasi Besar

    Buka Training Raya Tingkat Nasional, Wali Kota Ambon: HMI Organisasi Besar

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, resmi membuka kegiatan Training Raya Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku. Rabu (30/4/2025). Mengusung tema “HMI dan Metanarasi Pemikiran Keislaman dan Keindonesiaan” kegiatan ini akan berlangsung hingga 6 Mei 2025, dengan melibatkan sekitar 100 peserta dari berbagai cabang HMI se-Indonesia. Training Raya […]

  • Masyarakat Negeri Liang Dorong Pengakuan Hak Tenurial Pesisir dan Laut

    Masyarakat Negeri Liang Dorong Pengakuan Hak Tenurial Pesisir dan Laut

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku Tengah, Tajukmaluku.com-Masyarakat Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, mulai mendorong pengakuan hak tenurial pesisir dan laut sebagai upaya melindungi ruang hidup mereka dari berbagai tekanan, mulai dari kebijakan negara hingga ekspansi kepentingan eksternal. Dorongan ini mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Yayasan Jala Ina bersama masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. […]

  • Bisnis Ubur-Ubur Bermasalah, Kuasa Hukum Sun Deai: Polres SBB Jangan Lambat

    Bisnis Ubur-Ubur Bermasalah, Kuasa Hukum Sun Deai: Polres SBB Jangan Lambat

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Bisnis ubur-ubur yang semula menjanjikan keuntungan besar kini berubah menjadi perkara hukum. Mr. Sun Deai, melalui kuasa hukumnya, resmi melaporkan La Demi ke Polres Seram Bagian Barat atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi. Laporan yang diajukan oleh tim kuasa hukum yang terdiri dari Bansa Hadi Sella, S.HI, Sutrisno Hatapayo, S.HI, dan Akbar F. Salampessy, […]

  • Soal Dugaan Pungli dan Penerbitan Sertifikat Ganda, Nanaku dan Gabungan LSM Ambon Demo BPN

    Soal Dugaan Pungli dan Penerbitan Sertifikat Ganda, Nanaku dan Gabungan LSM Ambon Demo BPN

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Lembaga Nanaku Maluku dan gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) unjuk rasa di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ambon, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (8/5/2025). Aksi ini sebagai bentuk protes atas keresahan warga Kota Ambon terkait dugaan kasus-kasus Pungutan Liar (Pungli) dan penerbitan sertifikat ganda. Ketua Lembaga Nanaku Maluku, Usman Bugis menjelaskan, tidak hanya soal dua […]

expand_less