Breaking News
light_mode

Karhutla di Maluku Meningkat, BEM Nusantara Desak Pemprov Perkuat Ketahanan Pangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 16
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mengancam Provinsi Maluku mendapat perhatian serius dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Daerah Maluku.

Pemerintah Provinsi Maluku beserta seluruh pemerintah kabupaten/kota didesak untuk memperkuat upaya pencegahan Karhutla, memulihkan sektor pertanian warga pascakebakaran, serta memastikan stok pangan tetap aman di tengah ancaman musim kemarau.

Berdasarkan data pemantauan pada Oktober 2026, telah terdeteksi sebanyak 50 titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Maluku.

Risiko kebakaran semakin diperparah oleh kondisi vegetasi yang mengering selama kemarau, potensi fenomena iklim El Nino, serta maraknya pembukaan lahan dengan cara membakar di tengah lemahnya pengawasan.

Dampak karhutla tidak hanya terbatas pada kerusakan lingkungan dan penurunan kualitas udara, melainkan merembet ke sektor pertanian.

Kebakaran lahan berpotensi merusak tanaman, menurunkan produktivitas petani, memangkas pendapatan rumah tangga, hingga menekan pasokan komoditas pangan lokal.

Bagi Maluku yang berkarakteristik kepulauan, gangguan produksi pangan dan hambatan distribusi antarpulau berisiko memicu kerentanan pangan apabila tidak diantisipasi sejak awal.

Koordinator Daerah BEM Nusantara Maluku, Adam Rahantan, menegaskan bahwa penanganan Karhutla harus dilihat secara holistik.

“Karhutla bukan sekadar persoalan kebakaran hutan dan lahan. Ada kehidupan masyarakat, lahan pertanian, sumber penghidupan petani, dan ketersediaan pangan yang ikut terancam. Karena itu, pemerintah harus melihat persoalan ini secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, penanganan kebakaran, hingga pemulihan ekonomi masyarakat terdampak,” tegas Rahantan.

Adam juga mengingatkan agar pemerintah daerah mengambil langkah prediktif sebelum terjadi krisis.

“Maluku memiliki karakteristik geografis kepulauan yang membutuhkan kebijakan pangan yang terencana. Setiap kepala daerah harus memastikan ketersediaan stok pangan di wilayahnya masing-masing, memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi, dan menyiapkan langkah antisipasi apabila produksi pertanian terganggu atau distribusi pangan mengalami hambatan,” ungkapnya.

BEM Nusantara Maluku mendorong Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota untuk merealisasikan lima langkah strategis yang diusulkan, yakni :

Memperkuat Pencegahan dan Pengawasan Karhutla: Meningkatkan pemantauan titik panas serta memperkuat koordinasi antara BPBD, dinas terkait, aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat di kawasan rawan.

Memastikan Ketersediaan Pangan di Setiap Daerah: Mengevaluasi cadangan pangan daerah, menjaga kelancaran distribusi bahan pokok, serta menyiapkan intervensi bagi masyarakat di pulau-pulau kecil dan wilayah terluar.

Pemulihan Sektor Pertanian: Mendata petani dan lahan terdampak, menghitung kerugian produksi, serta menyalurkan bantuan benih, sarana produksi, dan pendampingan teknis.

Perlindungan dan Pemberdayaan Petani: Mendorong praktik pertanian ramah lingkungan, mengedukasi metode pembukaan lahan tanpa membakar, dan memberikan fasilitas pengelolaan lahan yang aman.

Sistem Peringatan Dini Lintas Sektor: Membangun sistem informasi berbasis data cuaca, potensi kebakaran, dan dinamika harga bahan pokok sebagai tolok ukur pengambilan keputusan terpadu.

BEM Nusantara Maluku menekankan bahwa penanganan Karhutla tidak boleh berhenti pada upaya pemadaman api semata.

Pemulihan ekonomi warga yang kehilangan mata pencaharian serta pemulihan hidrologis pada ekosistem gambut harus menjadi agenda prioritas.

Penguatan cadangan pangan daerah dan kerja sama dengan Perum Bulog juga dibutuhkan untuk menjamin keterjangkauan harga dan keterlanjuran akses pangan.

“Jangan sampai masyarakat sudah menghadapi dampak kebakaran, kemudian kembali dibebani oleh kenaikan harga dan kesulitan mendapatkan bahan pokok. Pemerintah provinsi dan seluruh kepala daerah harus memastikan stok pangan tersedia, distribusi berjalan, petani mendapatkan dukungan pemulihan, dan masyarakat terdampak tidak dibiarkan menghadapi persoalan ini sendirian,” jelas Rahantan.

Ia menambahkan bahwa penyelesaian Karhutla memerlukan kolaborasi sinergis antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

“Setiap titik api yang tidak tertangani berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih luas. Karena itu, kami mendesak pemerintah tidak hanya bergerak ketika kebakaran sudah meluas, tetapi hadir melalui pencegahan yang serius, pemulihan yang nyata, dan kebijakan ketahanan pangan yang menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tutup Rahantan.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raih 19 Medali, Atlet Taekwondo Harumkan Nama Maluku Di Panggung Nasional

    Raih 19 Medali, Atlet Taekwondo Harumkan Nama Maluku Di Panggung Nasional

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Makassar,Tajukmaluku.com-Kontingen Taekwondo Maluku tampil mencolok di ajang Poltek Cup 2025 yang digelar di Makassar. Dari 24 atlet yang turun berlaga, 19 di antaranya berhasil menyabet medali. Total, Maluku membawa pulang 12 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Para peraih medali emas masing-masing adalah Alfeliks, Jody, Tristan, Marsel, Andri, Syaqilah, Lourens, Ithin, Junior, Vani (dua kategori), […]

  • PLN UIW Maluku – Malut Penuh Cinta Vor Ambon, Selamat Hari Kajadiang ke 449 Tahun

    PLN UIW Maluku – Malut Penuh Cinta Vor Ambon, Selamat Hari Kajadiang ke 449 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– 449 Tahun kota Ambon bertajub cinta melalui tema besar, “Deng Cinta Vor Ambon,” telah diperingati dengan penuh khidmat. Meski cuaca kota Ambon tidak begitu bersahabat. Momentum hari jadi tersebut, General Manager PLN UIW Maluku – Maluku Utara Awat Tuhuloula menyampaikan, ucapan selamat atas nama pribadi dan institusi PLN UIW Maluku – Maluku Utara. […]

  • DPRD Maluku Ingatkan Pengelolaan Blok Masela Libatkan Anak Daerah

    DPRD Maluku Ingatkan Pengelolaan Blok Masela Libatkan Anak Daerah

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Muhammad Fauzan Rahawarin menegaskan pentingnya pelibatan sumber daya manusia (SDM) lokal atau anak daerah serta percepatan pembangunan infrastruktur dalam pengembangan proyek strategis nasional Blok Masela. Penegasan tersebut disampaikan usai rapat bersama Pemerintah Provinsi Maluku, SKK Migas, dan INPEX Corporation terkait rencana groundbreaking proyek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (31/3/2026). Fauzan […]

  • Bisnis Ubur-Ubur Bermasalah, Kuasa Hukum Sun Deai: Polres SBB Jangan Lambat

    Bisnis Ubur-Ubur Bermasalah, Kuasa Hukum Sun Deai: Polres SBB Jangan Lambat

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Bisnis ubur-ubur yang semula menjanjikan keuntungan besar kini berubah menjadi perkara hukum. Mr. Sun Deai, melalui kuasa hukumnya, resmi melaporkan La Demi ke Polres Seram Bagian Barat atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi. Laporan yang diajukan oleh tim kuasa hukum yang terdiri dari Bansa Hadi Sella, S.HI, Sutrisno Hatapayo, S.HI, dan Akbar F. Salampessy, […]

  • DPRD Maluku Minta Pemprov Tegas dalam Menertibkan Pedagang di Pasar Mardika Ambon

    DPRD Maluku Minta Pemprov Tegas dalam Menertibkan Pedagang di Pasar Mardika Ambon

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Maluku meminta Pemerintah Provinsi Maluku mengambil langkah tegas dalam menata dan menertibkan pedagang guna memastikan aktivitas perdagangan berjalan tertib sesuai aturan. “Beberapa kali kami telah melakukan pengawasan dan peninjauan kelapangan khususnya Pasar Baru Mardika guna melihat kondisi penataan pedagang serta pelaksanaan kebijakan pemerintah,” kata Wakil Ketua DPRD Maluku Johan Johanis Lewerissa di Ambon, Sabtu […]

  • Minta Polisi Usut Kebakaran Alat Berat PT SIM Dewan: Bupati Harus Bertanggung Jawab, Jangan Rakyat Jadi Korban

    Minta Polisi Usut Kebakaran Alat Berat PT SIM Dewan: Bupati Harus Bertanggung Jawab, Jangan Rakyat Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku, Zain Syaiful Latukaisupy, menilai langkah Bupati menghentikan sementara operasional PT SIM sebagai bentuk blunder serius yang berdampak luas, khususnya terhadap tenaga kerja. Kebijakan itu dinilai gegabah dan tidak mempertimbangkan konsekuensi sosial yang ditimbulkannya. “Centol, kenapa Pak Bupati ini bisa buat blunder seperti itu? Akhirnya terjadi penghentian sementara, lalu berapa banyak pegawai […]

expand_less