Breaking News
light_mode

Wasekjend Semmi: “Abdullah Vanath ‘Asal Bicara’, Kabid PTKP HMI Cabang Ambon ‘Asal Berpikir’?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • visibility 380
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan Calon Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, tentang “Pemimpin Islam Tartau Malu” menuai kritik dari Ali Alkatiri, Wakil Sekretaris Jenderal PB SEMMI, terhadap pernyataan Vanath ditanggapi oleh Kabid PTKP HMI Cabang Ambon, Sahrul Soulissa, dalam rilisan berita di salah satu media online, ia (Sahrul) menyebutkan bahwa kritikan Ali Alkatiri tersebut dianggap menggeneralisir situasi dan tidak memahami konteks dari ucapan Vanath.

Menanggapi tudingan Sahrul, Alkatiri mempertanyakan, “Apakah kebebasan berbicara calon pemimpin bisa begitu saja dimaafkan dengan alasan konteks politik dan moralitas publik?” Ali berpendapat bahwa dalam situasi politik yang kompleks seperti ini, justru sikap tegas perlu ditegakkan demi memastikan pemimpin tidak sembarang membuat pernyataan yang berpotensi merusak solidaritas antarumat beragama di Maluku.

Menurut Alkatiri, kritiknya terhadap Vanath bukan sekadar menanggapi kalimat justru ia melihat pada konteks lebih luas di mana pernyataan seorang pemimpin harus mencerminkan persatuan, keadilan, dan tidak merendahkan satu kelompok dengan pernyataan generalisir (Baca; “Pemimpin Islam Tartau Diri).

Alkatiri memaparkan, bila setiap ucapan politisi dimaknai secara bebas tanpa penalaran kritis, masyarakat akan terus-menerus dibawa pada ilusi dan tidak mampu menilai objektivitas calon pemimpin yang diusung. Pernyataan Vanath terkait “Pemimpin Islam Tartau Malu” memiliki konsekuensi yang serius terhadap pandangan publik dan tidak dapat dinormalisasi sebagai ujaran yang bebas dari kritik.

Alkatiri menegaskan bahwa setiap pernyataan politik yang disampaikan calon pemimpin, apalagi menyentil agama, harus melalui pertimbangan matang. Menurutnya, Vanath justru berbicara dalam konteks pemimpin Islam yang lebih luas, sebab tak ada batasan dan spesifikasi wilayah tertentu, Vanath seolah mengabaikan tanggung jawabnya sebagai calon pemimpin untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu keresahan publik, terkhusus umat muslim Maluku.

Vanath yang menggaungkan perlunya pemimpin bermoral itu justru tercoreng oleh tindakan di lingkaran terdekatnya. Baru-baru ini, dalam sebuah video yang beredar saat kampanye, istrinya melontarkan tudingan yang tak pantas, dengan menyebut suku Bugis, Manado, Buton, dan Jawa sebagai “pekerja seks komersial” di Maluku.

Tindakan tersebut tidak hanya menyinggung martabat suku-suku besar yang memiliki peran bersejarah di Maluku, tetapi juga mencerminkan kemunafikan yang terang-terangan. Bagaimana mungkin seorang calon pemimpin yang menekankan moralitas dan tanggung jawab dalam politik membiarkan narasi negatif yang mengandung unsur diskriminatif dan penghinaan kepada etnis tertentu?

Sebagai seorang yang berlatar belakang HMI, Alkatiri pun menyayangkan respons Sahrul Solissa yang cenderung “melindungi” ucapan Vanath tanpa berpikir yang konstruktif, menurutnya, Sahrul hanya asal berpikir.

Alkatiri menegaskan bahwa kritiknya adalah bentuk edukasi politik kepada publik. Pernyataan yang tidak mengindahkan prinsip keadilan bisa berakibat buruk dalam jangka panjang. “Kritik saya adalah sikap untuk mendorong kedewasaan dalam politik, bukan sebaliknya. Pernyataan Vanath harus dikritisi sebagai bagian dari proses pilkada yang sehat dan transparan,” ujarnya.

Sebagai aktivis SEMMI, Alkatiri menyerukan agar publik tetap kritis dalam menyikapi setiap narasi yang berkembang, terlebih dalam kontestasi politik yang rentan terhadap sentimen primordial. Menurutnya, membiarkan pernyataan Vanath tanpa kritik, sama saja memberi legitimasi pada calon pemimpin untuk “asal bicara.” Apa yang dilakukan Vanath justru berdampak pada penurunan kualitas demokrasi dan merendahkan moralitas publik.

Setiap politisi yang berlaga di panggung demokrasi, terutama di Maluku, perlu mempertimbangkan dampak ucapannya terhadap keutuhan masyarakat apalagi dari seorang yang telah berhaji (Baca;Abdullah Vanath). Alkatiri mengingatkan bahwa tanpa kritik yang jelas dan tegas, iklim demokrasi di Maluku akan terbawa pada arah yang tidak kondusif. Tutup.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alhidayat Wajo Soroti Menu MBG di Seram Utara

    Alhidayat Wajo Soroti Menu MBG di Seram Utara

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, disorot. Menu yang disajikan kepada siswa penerima Program Strategis Nasional (PSN) jauh dari asupan gizi dan nutrisi. Anggota DPRD Maluku, Fraksi PDI Perjuangan, Alhidayat Wajo mengaku menerima keluhan dari orang tua murid. Bagimana tidak, menu MBG yang diberikan diantaranya satu […]

  • Sambut Kedatangan Kepala Balai Jalan Provinsi Maluku Yang Baru. Ini Kata KNPI Maluku dan MCW

    Sambut Kedatangan Kepala Balai Jalan Provinsi Maluku Yang Baru. Ini Kata KNPI Maluku dan MCW

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (Knpi Maluku) mendukung dan menyambut kedatangan kepala BPJN XVI Ambon adalah Moch. Iqbal Tamher. Pasalnya selama ini kepala Balai Jalan provinsi Maluku dijabat oleh orang di luar Maluku ini baru kali pertama kepala BPJN di Pimpinan oleh orang Maluku. “Harus kita Apresiasi dan mendukungnya, sudah pasti […]

  • Teken MoU dengan PBPH, PLN Percepat Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Maluku Utara

    Teken MoU dengan PBPH, PLN Percepat Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Aula Gamalama, Ternate.(4/2/2026). Penandatanganan PKS ini dilakukan dalam rangka mendukung percepatan pembangunan jaringan listrik desa di Provinsi Maluku Utara. General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko menyampaikan, […]

  • Soal Iran, Mercy Barends Dinilai Lakukan ‘Pembangkangan Halus’ Terhadap Megawati

    Soal Iran, Mercy Barends Dinilai Lakukan ‘Pembangkangan Halus’ Terhadap Megawati

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sikap kritis politisi PDIP Mercy Chriesty Barends, mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap kapal sipil di selat hormuz menuai reaksi dari berbagai kalangan masyarakat. Selain dinilai tidak objektif dalam menyuarakan masalah kemanusiaan, hal itu juga dinilai berbeda dari garis politik yang selama ini perjungangkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Dalam pernyataan publiknya, Mercy menekankan bahwa serangan […]

  • Buah Simalakama” itu Bernama MIP (Bagian III)

    Buah Simalakama” itu Bernama MIP (Bagian III)

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN AM Sangadji Ambon; Pemerhati Psikologi Lingkungan) Perlu diingat bahwa megaproyek Maluku Integrated Port (MIP) ini bukan keniscayaan melainkan sebuah pilihan yang disodorkan kepada masyarakat. Olehnya itu, megaproyek tersebut masih perlu dikritisi lebih tajam lagi, dengan mempertanyakan apakah sudah ter-ilhami falsafah hidup “siwalima” ataukah belum? Anehnya, pertanyaan […]

  • Ketua DPRD Maluku Dorong UKIM Lahirkan SDM Berjejaring Nasional hingga Internasional 

    Ketua DPRD Maluku Dorong UKIM Lahirkan SDM Berjejaring Nasional hingga Internasional 

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun dorong Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) agar bisa melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki jaringan kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.  Menurutnya, Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. “Perguruan tinggi dapat menghasilkan pengetahuan yang […]

expand_less