Breaking News
light_mode

Wasekjend Semmi: “Abdullah Vanath ‘Asal Bicara’, Kabid PTKP HMI Cabang Ambon ‘Asal Berpikir’?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • visibility 415
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pernyataan Calon Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, tentang “Pemimpin Islam Tartau Malu” menuai kritik dari Ali Alkatiri, Wakil Sekretaris Jenderal PB SEMMI, terhadap pernyataan Vanath ditanggapi oleh Kabid PTKP HMI Cabang Ambon, Sahrul Soulissa, dalam rilisan berita di salah satu media online, ia (Sahrul) menyebutkan bahwa kritikan Ali Alkatiri tersebut dianggap menggeneralisir situasi dan tidak memahami konteks dari ucapan Vanath.

Menanggapi tudingan Sahrul, Alkatiri mempertanyakan, “Apakah kebebasan berbicara calon pemimpin bisa begitu saja dimaafkan dengan alasan konteks politik dan moralitas publik?” Ali berpendapat bahwa dalam situasi politik yang kompleks seperti ini, justru sikap tegas perlu ditegakkan demi memastikan pemimpin tidak sembarang membuat pernyataan yang berpotensi merusak solidaritas antarumat beragama di Maluku.

Menurut Alkatiri, kritiknya terhadap Vanath bukan sekadar menanggapi kalimat justru ia melihat pada konteks lebih luas di mana pernyataan seorang pemimpin harus mencerminkan persatuan, keadilan, dan tidak merendahkan satu kelompok dengan pernyataan generalisir (Baca; “Pemimpin Islam Tartau Diri).

Alkatiri memaparkan, bila setiap ucapan politisi dimaknai secara bebas tanpa penalaran kritis, masyarakat akan terus-menerus dibawa pada ilusi dan tidak mampu menilai objektivitas calon pemimpin yang diusung. Pernyataan Vanath terkait “Pemimpin Islam Tartau Malu” memiliki konsekuensi yang serius terhadap pandangan publik dan tidak dapat dinormalisasi sebagai ujaran yang bebas dari kritik.

Alkatiri menegaskan bahwa setiap pernyataan politik yang disampaikan calon pemimpin, apalagi menyentil agama, harus melalui pertimbangan matang. Menurutnya, Vanath justru berbicara dalam konteks pemimpin Islam yang lebih luas, sebab tak ada batasan dan spesifikasi wilayah tertentu, Vanath seolah mengabaikan tanggung jawabnya sebagai calon pemimpin untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu keresahan publik, terkhusus umat muslim Maluku.

Vanath yang menggaungkan perlunya pemimpin bermoral itu justru tercoreng oleh tindakan di lingkaran terdekatnya. Baru-baru ini, dalam sebuah video yang beredar saat kampanye, istrinya melontarkan tudingan yang tak pantas, dengan menyebut suku Bugis, Manado, Buton, dan Jawa sebagai “pekerja seks komersial” di Maluku.

Tindakan tersebut tidak hanya menyinggung martabat suku-suku besar yang memiliki peran bersejarah di Maluku, tetapi juga mencerminkan kemunafikan yang terang-terangan. Bagaimana mungkin seorang calon pemimpin yang menekankan moralitas dan tanggung jawab dalam politik membiarkan narasi negatif yang mengandung unsur diskriminatif dan penghinaan kepada etnis tertentu?

Sebagai seorang yang berlatar belakang HMI, Alkatiri pun menyayangkan respons Sahrul Solissa yang cenderung “melindungi” ucapan Vanath tanpa berpikir yang konstruktif, menurutnya, Sahrul hanya asal berpikir.

Alkatiri menegaskan bahwa kritiknya adalah bentuk edukasi politik kepada publik. Pernyataan yang tidak mengindahkan prinsip keadilan bisa berakibat buruk dalam jangka panjang. “Kritik saya adalah sikap untuk mendorong kedewasaan dalam politik, bukan sebaliknya. Pernyataan Vanath harus dikritisi sebagai bagian dari proses pilkada yang sehat dan transparan,” ujarnya.

Sebagai aktivis SEMMI, Alkatiri menyerukan agar publik tetap kritis dalam menyikapi setiap narasi yang berkembang, terlebih dalam kontestasi politik yang rentan terhadap sentimen primordial. Menurutnya, membiarkan pernyataan Vanath tanpa kritik, sama saja memberi legitimasi pada calon pemimpin untuk “asal bicara.” Apa yang dilakukan Vanath justru berdampak pada penurunan kualitas demokrasi dan merendahkan moralitas publik.

Setiap politisi yang berlaga di panggung demokrasi, terutama di Maluku, perlu mempertimbangkan dampak ucapannya terhadap keutuhan masyarakat apalagi dari seorang yang telah berhaji (Baca;Abdullah Vanath). Alkatiri mengingatkan bahwa tanpa kritik yang jelas dan tegas, iklim demokrasi di Maluku akan terbawa pada arah yang tidak kondusif. Tutup.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Maluku Serahkan Usulan Pengangkatan Gubernur Terpilih ke Kemendagri

    DPRD Maluku Serahkan Usulan Pengangkatan Gubernur Terpilih ke Kemendagri

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun mengaku, pihaknya telah menyerahkan dokumen pengusulan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih hasil Pilkada 2024 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kita gelar paripurna pengumuman penetapan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih pada 13 Januari 2025 lalu. Dan hari itu juga dokumennya langsung diserahkan ke Pj. Gubernur untuk […]

  • Kecelakaan Spead Boad di Perairan Manipa, 8 Korban Jiwa. GMPI Maluku Angkat Bicara

    Kecelakaan Spead Boad di Perairan Manipa, 8 Korban Jiwa. GMPI Maluku Angkat Bicara

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tragedi kembali menyelimuti perairan Manipa, sebuah kecelakaan melibatkan speed boat bernama “Dua Nona” yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia. Jumat, (3/1/2025). Insiden ini bukan hanya mengguncang hati masyarakat, tetapi juga membuka tabir serius tentang kelalaian dalam pengelolaan transportasi laut di wilayah ini. Warga setempat, awalnya melakukan upaya penyelamatan para korban dengan membawa mereka ke pinggiran […]

  • Daerah Berpotensi Rugi, Diduga Praktek Dooking Ilegal di  Pelabuhan Eri

    Daerah Berpotensi Rugi, Diduga Praktek Dooking Ilegal di Pelabuhan Eri

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Eri di Dusun Eri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, diduga telah dialihfungsikan menjadi lokasi doking dan perbaikan kapal ikan milik PT Jaya Lestari. Perusahaan yang bergerak di sektor perikanan itu diduga mendatangkan kapal-kapal bekas dari Papua untuk diperbaiki di kawasan pelabuhan yang sejatinya diperuntukkan sebagai tempat pendaratan hasil tangkapan nelayan. Informasi yang […]

  • Ika Fachri Alkatiri Dorong PKK SBT Jadi Poros Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

    Ika Fachri Alkatiri Dorong PKK SBT Jadi Poros Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan perempuan dan keluarga di Provinsi Maluku, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku menetapkan sejumlah program prioritas pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X yang digelar di Ambon, Kamis (11/12/2025) lalu. Fokus program tersebut diarahkan pada penguatan peran perempuan dan keluarga sebagai fondasi pembangunan sosial di daerah. Ketua TP-PKK Kabupaten Seram […]

  • PLN UP3 Sofifi dan YBM PLN Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu

    PLN UP3 Sofifi dan YBM PLN Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi bersinergi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi nyata di bidang kesehatan. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan khitanan massal gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Bertempat di Kantor PLN UP3 Sofifi, […]

  • Kesiapsiagaan PLN UIW MMU Sambut HUT RI ke-79, Komitmen Sistem Kelistrikan Andal

    Kesiapsiagaan PLN UIW MMU Sambut HUT RI ke-79, Komitmen Sistem Kelistrikan Andal

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    AMBON, 16 AGUSTUS 2024 – PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berkomitmen agar sistem kelistrikan andal dan aman selama masa pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia (RI). General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, pihaknya akan menyajikan pasokan listrik yang andal, aman, dan lancar. Sejumlah persiapan pun […]

expand_less