Breaking News
light_mode

Jelang Ramadhan, Minyak Tanah Langka di SBT: Disperindag Mandul, Warga Menjerit

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
  • visibility 926
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bula,Tajukmaluku.com-Dalam hitungan hari, umat Muslim akan memasuki bulan suci Ramadhan. Namun, di tengah persiapan ibadah dan kebutuhan rumah tangga yang meningkat, warga di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) justru menghadapi kenyataan pahit, mereka sangat kesulitan mendapatkan minyak tanah, bahan bakar utama bagi sebagian besar masyarakat itu semakin langka di pangkalan dan pasaran.

Terpantau, antrean panjang mulai terbentuk di depan kios-kios yang masih memiliki stok minyak tanah, meski dengan harga yang melambung. Sebagian besar warga mengeluhkan bahwa mereka telah berhari-hari mencari bahan bakar ini, tetapi selalu kehabisan.

Ketua Umum DPD IMD Maluku, Rudi Rumagia, menegaskan bahwa kelangkaan minyak tanah di SBT bukan fenomena baru. “Masalah ini sudah terjadi berbulan-bulan, tetapi Disperindag Kabupaten SBT seolah tidak memiliki solusi konkret. Masyarakat yang paling terdampak adalah mereka yang bergantung pada minyak tanah untuk kebutuhan memasak dan usaha kecil mereka,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Selasa (26/2).

Rumagia menyoroti kemungkinan adanya praktik penimbunan yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, yang justru semakin memperparah keadaan. “Disperindag harusnya tidak diam saja. Mereka punya tanggung jawab penuh untuk mengawasi pendistribusian minyak tanah dan memastikan tidak ada permainan kotor di balik kelangkaan ini,” tegasnya.

Kelangkaan ini juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai peran dan fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) SBT. Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 Tahun 2021, dinas ini memiliki kewenangan dalam pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok, termasuk minyak tanah bersubsidi. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa distribusi tidak terkendali, dan masyarakat harus membayar harga yang lebih mahal untuk kebutuhan sehari-hari mereka.

“Harga minya tanah bervariatif, pengecer jual ke masyarakat dengan harga per liter Rp.3000-Rp.4000, sementara harga per gen ukuran 5 liter bahkan tembus sampi di Rp.40.000”. Tutur, Rumagia

Rumagia mendesak pemerintah daerah, terutama Disperindag SBT, untuk segera berkoordinasi dengan PT Pertamina guna memastikan kelancaran distribusi dan mencegah praktik penimbunan. “Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, maka ini bukan sekadar kelalaian, tapi bentuk kegagalan total dari Disperindag dalam menjalankan fungsinya,” Tutupnya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangkan Konektivitas Daerah Kepulauan, Komisi III Datangi Kemenhub

    Perjuangkan Konektivitas Daerah Kepulauan, Komisi III Datangi Kemenhub

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Komisi III DPRD Maluku menyampaikan sejumlah program prioritas yang berkaitan dengan persoalan konektivitas di wilayah kepulauan saat bertemu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Jakarta, Rabu (10/12/2025). Bagi Komisi III, peningkatan layanan transportasi darat, laut, dan udara di Maluku harus bisa ditindak lanjuti Kemenhub dengan cepat. “Kami datang menyampaikan kebutuhan daerah, terutama peningkatan konektivitas dan pemerataan […]

  • PLN UP3 Sofifi Gencar Sosialisasi PLN Mobile hingga ke Tingkat Desa

    PLN UP3 Sofifi Gencar Sosialisasi PLN Mobile hingga ke Tingkat Desa

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi terus memperkuat transformasi layanan digital melalui sosialisasi penggunaan aplikasi PLN Mobile kepada masyarakat hingga ke tingkat desa. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan Maluku Utara. […]

  • Disaksikan Presiden Prabowo, PLN Teken Kerja Sama Pemanfaatan Gas Domestik di IPA Convex 2025

    Disaksikan Presiden Prabowo, PLN Teken Kerja Sama Pemanfaatan Gas Domestik di IPA Convex 2025

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tangerang,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan gas domestik. Dalam ajang _The 49th Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex)_ 2025 di ICE BSD, Tangerang, PLN Group menandatangani 5 (lima) kerja sama strategis bersama para pelaku industri minyak dan gas (Migas) baik nasional mau pun internasional. Presiden Republik Indonesia, […]

  • PLN UP3 Ambon Sosialisasi Budaya Aman Berlistrik melalui Program Baronda Sekolah

    PLN UP3 Ambon Sosialisasi Budaya Aman Berlistrik melalui Program Baronda Sekolah

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku Tengah,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Hitu terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan literasi kelistrikan masyarakat melalui program Baronda Sekolah yang dilaksanakan di SMA Negeri 62 Maluku Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan edukasi kelistrikan yang dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai calon […]

  • Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

    Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Dalam proses sertipikasi tanah, sekarang masyarakat tak perlu lagi menebak-nebak kapan tanah akan diukur. Sejak ada layanan Pengukuran Terjadwal, masyarakat kini bisa mengetahui jadwal pasti sejak awal sehingga bisa menyesuaikannya dengan kegiatan sehari-hari. Kemudahan itu dirasakan Ratna S. Husain, warga Kota Ternate, saat mengurus pendaftaran tanah pertama kali di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Ternate. “Program […]

  • Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030, Pengamat Warning Pemprov Soal Blok Masela

    Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030, Pengamat Warning Pemprov Soal Blok Masela

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Jumlah pengangguran terbuka produktif di Maluku saat ini menyentuh angka 6 % ekuivelan dengan 60.000 orang, angka ini berpotensi bertambah dan puncaknya di 2030. Fenomena puncak pengangguran produktif di 2030 merupakan bonus demografi negatif, yang kiranya perlu diperhatikan secara bijaksana oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Apalagi pada lima tahun ke depan, industri migas di Blok Masela […]

expand_less