Breaking News
light_mode

Tanah Banda di Jual, Intan Nasri Memilih Diam

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 468
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com– Lahan yang sejak 1970-an ditetapkan sebagai zona hijau penyangga bandara kini telah berubah status menjadi sertifikat pribadi atas nama mantan Bupati Maluku Tengah, Abdullah Tuasikal. Padahal masyarakat Banda punya memori kolekti panjang. Mereka rela angkat kaki dari kawasan itu demi kepentingan negara, bukan untuk diperdagangkan.

Empat dekade kemudian, pengorbanan itu berubah jadi ironi. Tanah publik yang dulu dikorbankan kini dikuasai elit politik. Warga marah, protes pun pecah. Namun satu suara yang seharusnya lantang justru membisu: Intan Nasri, anggota DPRD Dapil 3 Maluku Tengah dari Fraksi Perindo.

Sebagai anak asli Banda, Intan Nasri semestinya tampil di depan, menyuarakan keresahan warganya. Alih-alih, ia hanya memilih diam.

“Intan Nasri seakan menutup mata. Padahal masyarakat Banda sedang merasa diperlakukan tidak adil, resah, dan kehilangan rasa aman di tanahnya sendiri,” ujar Putri Hastari, Ketua Bidang Agraria dan Kemaritiman HMI Cabang Ambon. Rabu (25/09/2025).

Putri menegaskan, keterwakilan politik seharusnya memberi kepastian keberpihakan di ruang publik.

“Sebagai putri daerah Banda, Intan Nasri punya tanggung jawab moral dan politik. Masalah tanah ini menyangkut martabat masyarakat Banda. Diamnya Intan Nasri sama saja membiarkan luka sejarah semakin dalam,” kata Putri.

Polemik tanah di Banda Naira bermula dari praktik jual beli yang diduga cacat administrasi. Pemerintah Desa Nusantara dituding melepas tanah tanpa dokumen hukum yang sah. Tidak ada surat keterangan tanah, tidak ada bukti perdata yang bisa menjamin legalitas transaksi. Celah inilah yang membuka ruang bagi penguasaan lahan secara sepihak.

Bagi Putri, kegagalan Intan Nasri membaca kegelisahan rakyat Banda menunjukkan rapuhnya fungsi representasi politik di parlemen Maluku Tengah.

“Kalau diam saja, untuk apa ada wakil rakyat dari Banda di parlemen?,” Tanya Magister Ilmu Perikanan dan Kelautan ini.

Di Banda Naira, demonstrasi mahasiswa sempat viral di berbagai media sosial. Mereka menuntut kejelasan soal status tanah dan mendesak adanya transparansi. Tapi suara di parlemen , terutama dari Intan Nasri, masih sunyi.

Sementara itu, masyarakat Banda tetap menunggu. Mereka ingin wakil dari dapil mereka berbicara, bukan hanya diam bersembunyi di balik kenyamanan kursi dewan. Karena bagi mereka, tanah adalah sejarah, identitas, dan masa depan bagi generasi Banda.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UP3 Saumlaki Perkuat Literasi Layanan Kelistrikan Hingga Wilayah Pedesaan

    PLN UP3 Saumlaki Perkuat Literasi Layanan Kelistrikan Hingga Wilayah Pedesaan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Saumlaki,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) UP3 Saumlaki terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin mudah, andal, dan dekat dengan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi layanan kelistrikan yang menyasar masyarakat hingga wilayah pedesaan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya PLN dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait […]

  • DPRD Maluku Kecam Kekerasan Polisi di Buru: “Polisi Harus Jadi Pengayom, Bukan Algojo”

    DPRD Maluku Kecam Kekerasan Polisi di Buru: “Polisi Harus Jadi Pengayom, Bukan Algojo”

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi I DPRD Provinsi Maluku mengecam keras dugaan kekerasan yang dilakukan aparat Polres Buru terhadap dua tersangka kasus pencurian. Aksi yang disertai pemukulan dan pemaksaan pengakuan itu dinilai mencederai prinsip penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM). Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton, menegaskan pihaknya tidak akan menutup mata atas laporan tersebut. Ia memastikan […]

  • Skandal Blok Masella: Sikap Bahlil Buat Orang Tanimbar Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    Skandal Blok Masella: Sikap Bahlil Buat Orang Tanimbar Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Aliansi Perjuangan Keadilan Rakyat Tanimbar (APKRT) menuding pelaksanaan Proyek Strategis Nasional LNG Blok Masela menyimpan banyak kejanggalan. Proyek migas raksasa senilai US$20,94 miliar atau sekitar Rp345,5 triliun yang disebut-sebut sebagai investasi asing terbesar di Indonesia itu, telah berjalan dengan pola eksploitatif. Minim transparansi, mengabaikan hak ulayat, dan menjauhkan rakyat Tanimbar dari janji kesejahteraan. “Situasi ini […]

  • BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

    BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku menyatakan tuduhan dugaan suap terhadap Jaqueline Margareth Sahetapy tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak didukung bukti yang terverifikasi. Koordinator BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menegaskan informasi yang beredar tidak melalui proses verifikasi yang memadai. Ia menilai pola penyebaran tuduhan seperti ini berbahaya karena merusak reputasi individu […]

  • Tuduhan JMM Tak Berdasar, Kemenag Maluku Keluarkan 5 Poin Bantahan

    Tuduhan JMM Tak Berdasar, Kemenag Maluku Keluarkan 5 Poin Bantahan

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tuduhan tidak berdasar terus dilayangkan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, seiring dengan hadirnya berbagai penerobosan program yang digulirkan instansi vertikal pemerintah di Maluku ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada umat. Tuduhan tanpa didasari kebenaran dan kejujuran kali ini muncul melalui pemberitaan yang termuat di media InfoAktual.co.id pada tanggal 30 April 2025, dengan judul […]

  • PLN Goes to School Ajak Generasi Muda Banda Pahami Energi dan Digitalisasi

    PLN Goes to School Ajak Generasi Muda Banda Pahami Energi dan Digitalisasi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Banda,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi energi dan memperkenalkan inovasi layanan digital kepada generasi muda melalui program PLN Goes to School. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye berkelanjutan bertajuk “PLN Mobile in All Generations”, […]

expand_less