Breaking News
light_mode

Pemecatan ASN di SBT Dinilai Tak Adil Buntut Ibu Kandung Wakil Bupati Bebas Sanksi Meski Lama Tak Bertugas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • visibility 982
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus pemecatan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dinilai tak adil. Mengingat, penerapan sanksi ini tidak dilakukan secara merata bagi seluruh ASN, melainkan adanya praktik diskriminatif disertai unsur politik.

Hal itu disampaikan Sabandarlisa Kelilauw, pengacara muda asal Maluku sekaligus putra daerah SBT kepada Tajukmaluku.com, Minggu (10/8/2025).

“Keputusan pemecatan yang diambil oleh pemerintah daerah terindikasi pilih kasih dan diskriminatif,” kata Kelilauw.

Salah satu contoh kasus lanjutnya, ialah ibu kandung Wakil Bupati SBT, Siti Masita Sandia. Dimana yang bersangkutan diketahui sudah lama tidak menjalankan tugas sebagai seorang ASN, namun bebas dari sanksi pemecatan. Tempat tugas terakhir Siti Masita Sandia yakni di SMP Negeri 1 Pulau Gorom.

“Fakta menunjukkan bahwa ibu kandung Wakil Bupati SBT yang juga diketahui tidak aktif bertugas selama bertahun-tahun tidak dikenai sanksi apapun,” ujarnya.

Kasus serupa juga terjadi kepada istri Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) SBT yang tidak bertugas selama 12 tahun. Namun, yang bersangkutan justru diangkat dan dilantik sebagai Kepala Puskesmas.

“Fenomena ini jelas mencederai prinsip keadilan dan integritas dalam tata kelola pemerintahan daerah,” tegasnya.

Menurut Sabandarlisa, tindakan diskriminatif tersebut tidak hanya merusak citra pemerintah daerah, tetapi juga mengikis kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik.

Ia menyerukan agar pemerintah Kabupaten SBT melakukan evaluasi menyeluruh dan transparan atas kebijakan ini, serta menegakkan disiplin ASN dengan dasar yang objektif dan tanpa intervensi politik.

“Jika kondisi ini dibiarkan berlarut, maka bukan hanya keadilan yang dirugikan, melainkan juga masa depan birokrasi yang profesional dan akuntabel di Seram Bagian Timur,” pungkas Sabandarlisa.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ka.Kanwil Minta Manasik Haji Jadi Sarana Peningkatan Harmonisasi, Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan

    Ka.Kanwil Minta Manasik Haji Jadi Sarana Peningkatan Harmonisasi, Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., meminta agar program bimbingan manasik haji menerapkan konsep kurikulum cinta. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pentingnya menjaga harmoni perbedaan, kerukunan, dan cinta kemanusiaan untuk sesama sejak dini kepada jemaah calon haji. Penegasan ini disampaikan Ka.Kanwil H. Yamin sebelum membuka kegiatan bimbingan manasik […]

  • Polemik SK DPP PPP, Rovik: “Saya Pernah Ditawari jadi PLT, Saya Tolak Karna Saya Bukan Pengkhianat”

    Polemik SK DPP PPP, Rovik: “Saya Pernah Ditawari jadi PLT, Saya Tolak Karna Saya Bukan Pengkhianat”

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rovik Akbar Afifuddin dengan tegas menolak Surat Keputusan (SK) DPP PP Nomor 0056/SK/DPP/W/II/2026 tentang penetapan Muhammad Reza Bahawerez dan Muhammad Husein Tuharea sebagai Plt. Ketua dan Sekretaris Wilayah PPP Maluku, menggantikan posisi Azis Hentihu dan Rovik. Kata Rovik, penunjukan tersebut belum sepantasnya dilaksanakan lantaran PPP saat ini masih terjebak dalam fluktuasi dualisme kepemimpinan antara kubu […]

  • Inpex-Group JGC Bakal Tanda Tangan Kontrak, Maluku Menuju Era Baru Pusat Energi Dunia

    Inpex-Group JGC Bakal Tanda Tangan Kontrak, Maluku Menuju Era Baru Pusat Energi Dunia

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Maluku akhirnya memasuki masa keemasan, usai Inpex menandatangani kontrak pekerjaan pembangunan pasilitas industri Blok Masela dengan dua skema, on shore dan off shore. Untuk pasiltas onshore akan dikerjakan oleh konsorsium KBR , Samsung A & E , Adhi Karya. Sementara off shore dikerjakan oleh  group JGC , Mc Dermot KBR , Worley dan BUMN yang […]

  • Pasar Murah, DKP Kota Ambon Sumbang 150 Kilo Ikan Segar

    Pasar Murah, DKP Kota Ambon Sumbang 150 Kilo Ikan Segar

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Ambon menggelar pasar murah yang menyajikan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Namun, yang paling menarik perhatian warga adalah kehadiran ikan segar yang hanya bertahan tiga jam! Siapa cepat, dia dapat! Berlokasi di halaman parkir Telkom Talake Ambon, pasar murah ini digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) […]

  • PLN Jadi Perusahaan Energi Terbaik untuk Mengembangkan Karir di Indonesia versi LinkedIn

    PLN Jadi Perusahaan Energi Terbaik untuk Mengembangkan Karir di Indonesia versi LinkedIn

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) menjadi perusahaan energi terbaik untuk mengembangkan karir di Indonesia. Capaian ini tercermin melalui daftar Top 15 Companies in Indonesia 2025 yang dikeluarkan oleh LinkedIn. PLN dinilai unggul dalam delapan indikator utama, antara lain peluang karier, stabilitas perusahaan, keterbukaan terhadap talenta eksternal, keberagaman gender, dan kehadiran aktif karyawan di _platform_ profesional. Tidak hanya […]

  • DPRD Maluku Desak BPN Klarifikasi Lahan Bandara Banda

    DPRD Maluku Desak BPN Klarifikasi Lahan Bandara Banda

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) segera memberikan klarifikasi terkait status lahan di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Lahan yang sejak awal ditetapkan sebagai kawasan bandara dan zona hijau itu kini disebut beralih ke tangan Abdullah Tuasikal, mantan Bupati Maluku Tengah, bersama sejumlah pejabat lain. Anggota DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifudin, menegaskan lahan […]

expand_less