Breaking News
light_mode

Sambangi PT Pelindo Regional IV Ambon, Ini Perbincangan KNPI Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
  • visibility 262
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Maluku melakukan kunjungan kerja ke Terminal Peti Kemas Ambon. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemantauan sektor logistik dan infrastruktur vital di Maluku, sekaligus penyampaian hasil kajian Litbang KNPI terkait proyeksi kapasitas terminal, persoalan arus lalu lintas logistik, serta peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan pelabuhan.

Berdasarkan hasil kajian Litbang KNPI, kapasitas terminal peti kemas Ambon diproyeksikan masih memadai hingga 10–15 tahun ke depan. Namun, dengan meningkatnya tren volume arus barang, perlu disiapkan langkah antisipasi sejak dini agar tidak terjadi kelebihan kapasitas di masa mendatang.

Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean Lessy, menyampaikan bahwa Pelindo Ambon perlu memulai rencana pengembangan terminal dan optimalisasi kawasan pelabuhan.

“Berdasarkan kajian Litbang KNPI, kami memproyeksikan terminal peti kemas Ambon akan mencapai titik maksimal kapasitasnya antara tahun 2039 hingga 2040. Karena itu, sejak sekarang harus dipikirkan opsi perluasan area terminal dan penataan kawasan pendukung,” ujar Arman kepada media Tajukmaluku.com. Kamis, (22/5/2025).

Selain isu kapasitas, KNPI Maluku juga menyoroti kemacetan lalu lintas di area pelabuhan akibat terbatasnya ruang parkir dan jalur kendaraan angkutan non-kontainer. Persoalan ini dinilai berpotensi menghambat kelancaran logistik jika tidak segera ditangani secara terpadu.

Pengurus KNPI Maluku dan GM Pelindo IV Regional Ambon

Mekanisme pengaturan layanan pengawalan kendaraan logistik di area pelabuhan turut menjadi perhatian KNPI. Arman menegaskan pentingnya penataan ulang skema tersebut agar tetap mendukung kelancaran logistik tanpa menambah beban biaya bagi pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah di bidang logistik.

“Kami menerima sejumlah masukan dari para pelaku usaha terkait pengaturan pengawalan kendaraan logistik. Ke depan, sistem ini perlu ditata lebih efisien dan transparan agar tidak memberikan beban tambahan yang berlebihan, sekaligus tetap menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan pelabuhan,” jelasnya.

KNPI Maluku juga memberikan apresiasi kepada Pelindo Ambon atas komitmennya dalam menyerap tenaga kerja lokal. Berdasarkan data BPS Maluku 2023, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Ambon masih di angka 8,2%. Oleh sebab itu, KNPI mendorong agar peluang kerja dan program pelatihan keterampilan di sektor pelabuhan terus diperluas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sebagai tindak lanjut, KNPI Maluku siap menjalin kolaborasi strategis dengan Pelindo Ambon dalam program pemberdayaan masyarakat, pelatihan keterampilan, dan peningkatan kapasitas pemuda di bidang logistik dan manajemen pelabuhan.

“Pada prinsipnya, kami apresiasi full Pelindo Ambon dan bahas Over Capasity, bahas Lalu lintas Kendaraan, dan bahas peluang Kolaborasi Pemberdayaan”, tutup Arman.(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membaca Ulang Pesisir: Kemiskinan dan Tantangan Kesejahteraan Nelayan Buru Selatan

    Membaca Ulang Pesisir: Kemiskinan dan Tantangan Kesejahteraan Nelayan Buru Selatan

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Yatsrib Akbar Sowakil S.Pi, M.SI Ambon,Tajukmaluku.com-Masalah kemiskinan yang terjadi di daerah pedesaan di kabupaten buru Selatan merupakan hasil dari beberapa faktor antara lain: pertumbuhan penduduk, rendahnya kualitas sumberdaya manusia dan rendahnya produktivitas sehingga ini menjadi kegagalan pemerintah daerah. Salim (2017), menyatakan kemiskinan melekat atas diri penduduk miskin, mereka miskin karena tidak memiliki asset produksi […]

  • Soroti Limbah Ritel Modern, Ketua YPDI Ambon Minta Izin Usaha Alfamidi dan Indomaret Ditinjau Ulang

    Soroti Limbah Ritel Modern, Ketua YPDI Ambon Minta Izin Usaha Alfamidi dan Indomaret Ditinjau Ulang

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Yayasan Pijar Demokrasi (YPDI) Cabang Kota Ambon, Basyir Tuhepaly, menyoroti persoalan limbah sampah yang dihasilkan oleh perusahaan ritel berskala besar yakni PT Alfamidi dan PT Indomaret, yang beroperasi di Kota Ambon. Ia menilai, pengelolaan sampah dari kedua perusahaan tersebut patut dicurigai karena hingga kini tidak ada kejelasan terkait lokasi dan mekanisme pembuangan limbah perusahaan. […]

  • RUMMI Mengecam: Rp.3.95 Milyar Honor dan Operasional PPK Belum Dilunasi KPUD SBT

    RUMMI Mengecam: Rp.3.95 Milyar Honor dan Operasional PPK Belum Dilunasi KPUD SBT

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) diduga kuat Belum melakukan proses pencairan honor dan operasional bagi PPK dan PPS sehingga menimbulkan sejumlah spekulasi ditengah masyarakat SBT, Publik Bertanya ada apa dengan KPUD SBT, Dugaan masyarakat bukan tanpa alasan, atas kinerjanya yang terkesan tidak memperdulikan hak – hak Badan Adhock yang belum dilunasi. “Direktur […]

  • DPRD Maluku Beri Catatan Keras di Penutupan Rapat Paripurna Penetapan Perda

    DPRD Maluku Beri Catatan Keras di Penutupan Rapat Paripurna Penetapan Perda

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku menutup rangkaian Rapat Paripurna penetapan peraturan daerah dengan sejumlah catatan keras dan rekomendasi strategis kepada Pemerintah Daerah, khususnya terkait implementasi Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Dalam pernyataan penutup rapat paripurna, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menegaskan bahwa penetapan Perda harus […]

  • Edukasi Kebangsaan di Jantung Tulehu: Novita Bakar Semangat Nasionalisme Warga

    Edukasi Kebangsaan di Jantung Tulehu: Novita Bakar Semangat Nasionalisme Warga

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Malteng,Tajukmaluku.com-Suasana di Lapangan RT 14, Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, mendadak ramai dan penuh antusiasme pada Rabu siang 11 Maret 2026.Ratusan warga berkumpul untuk mengikuti agenda penting yang dibawakan langsung oleh srikandi asal Maluku di Senayan, Novita Anakotta, SH., MH. Anggota DPD RI ini hadir untuk menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Meski […]

  • Provincie Molukken Wil Rp1,5 Biljoen Lenen bij SMI, Benhur Watubun: Moet Eerlijk Zijn voor Alle Gebieden

    Provincie Molukken Wil Rp1,5 Biljoen Lenen bij SMI, Benhur Watubun: Moet Eerlijk Zijn voor Alle Gebieden

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-De gouverneur van Molukken, Hendrik Lewerissa, verklaarde dat zijn regering momenteel een leningsaanvraag van Rp1,5 biljoen voorbereidt bij PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) om prioritaire programma’s te financieren, vooral urgente infrastructuurprojecten. Volgens Hendrik wordt dit beleid genomen te midden van bezuinigingen die plaatsvinden in alle provincies en regentschappen/steden als gevolg van het beleid van de […]

expand_less