Breaking News
light_mode

Provincie Molukken Wil Rp1,5 Biljoen Lenen bij SMI, Benhur Watubun: Moet Eerlijk Zijn voor Alle Gebieden

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 209
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-De gouverneur van Molukken, Hendrik Lewerissa, verklaarde dat zijn regering momenteel een leningsaanvraag van Rp1,5 biljoen voorbereidt bij PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) om prioritaire programma’s te financieren, vooral urgente infrastructuurprojecten.

Volgens Hendrik wordt dit beleid genomen te midden van bezuinigingen die plaatsvinden in alle provincies en regentschappen/steden als gevolg van het beleid van de centrale overheid.

“Schulden zijn geen verboden zaak. De centrale overheid regelt en stimuleert regio’s zelfs om te lenen via PP 38. Het belangrijkste is dat de planning zorgvuldig is en impact heeft op het belang van de samenleving,” zei de gouverneur vorige week.

Indien later goedgekeurd door de provinciale raad (DPRD) en PT SMI, zal de lening worden gebruikt voor de aanleg van verschillende strategische trajecten zoals de Batabual-ring, Ambalau-ring, Inamosol, Huamual-ring, evenals enkele andere prioritaire trajecten in Noord-Seram.

“We willen ervoor zorgen dat deze lening de fouten uit het verleden niet herhaalt. Alles wordt strikt gepland en moet directe impact hebben voor de bevolking,” benadrukte hij.

Ondertussen verklaarde de voorzitter van de provinciale raad van Maluku, Benhur Watubun, dat het principe van steun vanuit de DPRD aanwezig blijft, maar dat de regering aan een aantal voorwaarden moet voldoen om te voorkomen dat deze lening toekomstige problemen veroorzaakt.

Benhur legde uit dat de DPRD vier hoofdvoorwaarden heeft vastgesteld: de instelling waar wordt geleend en de hoogte van de lening moeten duidelijk zijn, inclusief de afhandeling van eerdere schulden.

Het betalingsschema moet meetbaar en transparant zijn, de aanwending van de begroting moet doelgericht zijn en mag niet worden gebruikt voor kleine werkzaamheden die door dorpsfondsen kunnen worden afgehandeld, en het principe van rechtvaardigheid en gelijkmatige verdeling moet centraal staan zodat alle regio’s een proportioneel aandeel krijgen.

Hij benadrukte dat de DPRD geen goedkeuring zal geven voordat alle technische componenten door de regering zijn vervuld.

“We kunnen geen kat in de zak kopen. Alles moet duidelijk zijn, gepland, aan de voorwaarden voldoen en vooral eerlijk zijn voor alle gebieden. Als het niet eerlijk is, zullen wij niet instemmen,” aldus Benhur. * (01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT.PLN Dorong Perkembangan Industri Perikanan Kawasan Halmahera

    PT.PLN Dorong Perkembangan Industri Perikanan Kawasan Halmahera

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmuku.com-Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo, PLN UIW MMU berhasil menyediakan listrik dengan daya sebesar 41.500 VA untuk pelanggan baru di sektor industri perikanan. Daya listrik ini disiapkan untuk pelanggan baru cold storage IFF Dinas Kelautan dan Perikanan Morotai. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyatakan, penyalaan ini menandai langkah penting dalam pemenuhan […]

  • Gangguan Jaringan Usai Kunker Menteri Komdigi di Ambon, KNPI Desak Copot Pimpinan Telkomsel

    Gangguan Jaringan Usai Kunker Menteri Komdigi di Ambon, KNPI Desak Copot Pimpinan Telkomsel

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gangguan jaringan Telkomsel melanda wilayah Maluku sehari setelah kunjungan kerja Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid ke Kota Ambon. Untuk itu, Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Informasi, dan Media DPD KNPI Provinsi Maluku, Herry Purwanto, menilai peristiwa ini menunjukkan lemahnya infrastruktur digital di daerah tersebut. “Sejak kemarin sore, kami sudah menyampaikan langsung kepada […]

  • Hijau, Kuasa, dan Kekerasan yang Disamarkan

    Hijau, Kuasa, dan Kekerasan yang Disamarkan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SEJAK kecil, Beta sudah akrab dengan warna-warni yang berserakan di lantai rumah. Warna kain yang menggantung di sudut, sisa-sisa benang jahit yang beterbangan, dan pola-pola motif yang tak pernah sama. Beta pung Mama seorang tukang jahit, dan dari tangan antua-lah warna-warna itu menjelma menjadi pakaian, taplak, atau baju seragam. Di Mama punya ruang kerja, warna […]

  • Perempuan Asal Maluku Diduga Dijual di Libya, Mercy Barends Pastikan Penanganan via KBRI

    Perempuan Asal Maluku Diduga Dijual di Libya, Mercy Barends Pastikan Penanganan via KBRI

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, direspons cepat oleh Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Ch. Barends. Rilis yang diterima redaksi Tajukmaluku.com menyebutkan, Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia DPP PDI Perjuangan telah berkoordinasi langsung dengan Kedutaan […]

  • Soal Tudingan Miring Pembangunan Asrama Haji, Begini Penjelasan Kemenag Maluku

    Soal Tudingan Miring Pembangunan Asrama Haji, Begini Penjelasan Kemenag Maluku

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tudingan tak berdasar yang dilayangkan oleh Badan Koordinasi Inisator Perjuangan Ide Rakyat (Inspira) Maluku melalui sebaran flayer di berbagai media sosial dibantah Kemenag Maluku. Tim Organisasi Tata Laksana (Ortala) Setjen Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku, Ismail Kaliky menilai poin tuntutan aksi dari Badko Inspira Maluku dalam selebaran itu tidak sesuai dengan fakta administrasi dan cenderung […]

  • Lakban: Kuasa atas Ruang di Pasar Mardika

    Lakban: Kuasa atas Ruang di Pasar Mardika

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 1Komentar

    Oleh : Ardiman Kelihu “Katong mau maso tapi maso kamana. Seng ada tampa di dalam lai”. [kami mau masuk ke dalam, ke Gedung baru pasar Mardika, tapi masuk ke lapak yang mana. Tidak ada tempat lagi di dalam”. Kira-kira begitu ungkapan para pedagang di Pasar Mardika yang disampaikan ulang oleh seorang informan ketika saya berbincang […]

expand_less