Breaking News
light_mode

PLN Dorong Keandalan Listrik Sektor Pariwisata Ternate, Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Kualitas Layanan Hotel Bela

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 65
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ternate,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ternate Selatan terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan jasa di Kota Ternate melalui peningkatan kualitas layanan kelistrikan bagi pelanggan strategis.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen menjadi enabler pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan energi listrik yang andal dan berkelanjutan.

“PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai enabler pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor pariwisata dan jasa seperti perhotelan memiliki peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi, sehingga keandalan listrik menjadi faktor kunci dalam mendukung kualitas layanan dan daya saing daerah,” ujar Noer Soeratmoko.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan probing atau survei kebutuhan pelanggan di Hotel Bela Ternate. Hotel Bela merupakan salah satu hotel berbintang empat di Kota Ternate yang menjadi pusat akomodasi bagi tamu pemerintah, pelaku usaha, dan wisatawan yang berkunjung ke Maluku Utara.

Dengan tingkat pemakaian listrik yang tinggi seiring meningkatnya aktivitas layanan perhotelan, PLN melakukan kajian kebutuhan daya guna memastikan keandalan pasokan tetap terjaga. Dari hasil survei, PLN mencatat profil pemakaian listrik Hotel Bela yang stabil dengan jam nyala tinggi di atas 350 jam per bulan.

Untuk mendukung pengembangan layanan dan peningkatan kenyamanan operasional, PLN menawarkan opsi optimalisasi daya hingga 690 kVA atau 725 kVA sesuai kebutuhan pelanggan.

Selain aspek teknis, PLN juga memberikan edukasi pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile yang memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai layanan seperti pembayaran listrik, pengajuan layanan, pengaduan gangguan, hingga pemantauan layanan secara real-time.

Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara PLN UP3 Ternate melalui ULP Ternate Selatan dan manajemen Hotel Bela untuk menyampaikan masukan terkait kualitas layanan serta kebutuhan penguatan pasokan listrik di sektor hospitality sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Manager UP3 Ternate, Mufid Arianto, menyampaikan bahwa PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan responsif bagi pelanggan strategis.

“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan responsif, khususnya bagi pelanggan strategis di sektor pariwisata dan jasa. Melalui kegiatan probing ini, kami memastikan kebutuhan daya pelanggan dapat diantisipasi lebih awal sehingga operasional usaha dapat berjalan optimal dan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Mufid Arianto.

Melalui kegiatan ini, PLN ULP Ternate Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan pelanggan strategis serta mendukung ekosistem pariwisata di Kota Ternate. Keandalan listrik di sektor hospitality diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan, kenyamanan wisatawan, serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    Antara Hak Leluhur dan Hasrat Kapital: Masyarakat Adat Maluku di Tengah Arus Ekonomi Ekstraktif

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Di antara gemericik emas (mutiara) dan gemuruh mesin tambang yang menggerus perut bumi Maluku, tersembunyi sebuah paradoks zaman: bagaimana masyarakat adat yang selama ribuan tahun menjadi penjaga keseimbangan alam kini terpojok sebagai penonton di tanahnya sendiri? Sejak abad ke-16, Maluku telah menjadi medan perang antara perlindungan hak dan ekspansi kapital. Dulu, Portugis dan VOC membantai […]

  • Perum Bulog Maluku Bukber dan Berbagi ke Anak Yatim

    Perum Bulog Maluku Bukber dan Berbagi ke Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Maluku-Maluku Utara menggelar acara buka puasa bersama, Rabu (19/3/2025). Acara yang berlangsung di Kantor Bulog, Kawasan Waihaong, Kota Ambon itu dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk para karyawan bulog, keluarga, media serta sejumlah anak yatim yang mendapat perhatian khusus. Selain berbuka puasa bersama, Bulog juga membagikan paket sembako yang […]

  • Ari Sahertian Apresiasi Kesadaran Warga Membuang Sampah Sebelum Penerapan Sanksi Denda Berlaku

    Ari Sahertian Apresiasi Kesadaran Warga Membuang Sampah Sebelum Penerapan Sanksi Denda Berlaku

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Kota Ambon, Ary Sahertian mengapresiasi kesadaran warga dalam membuang sampah sesuai pada tempat dan waktunya. Mengingat, kesadaran itu muncul sebelum Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menerapkan sanksi denda bagi pembuang sampah sembarangan. Ia menilai, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan menjadi indikator, bahwa pendekatan persuasif yang dilakukan pemerintah mulai membuahkan hasil. […]

  • Kecelakaan Spead Boad di Perairan Manipa, 8 Korban Jiwa. GMPI Maluku Angkat Bicara

    Kecelakaan Spead Boad di Perairan Manipa, 8 Korban Jiwa. GMPI Maluku Angkat Bicara

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tragedi kembali menyelimuti perairan Manipa, sebuah kecelakaan melibatkan speed boat bernama “Dua Nona” yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia. Jumat, (3/1/2025). Insiden ini bukan hanya mengguncang hati masyarakat, tetapi juga membuka tabir serius tentang kelalaian dalam pengelolaan transportasi laut di wilayah ini. Warga setempat, awalnya melakukan upaya penyelamatan para korban dengan membawa mereka ke pinggiran […]

  • Ini Pandangan Akademisi Soal Pengalihan Utang ke Pengelolaan Kawasan Konservasi di Banda

    Ini Pandangan Akademisi Soal Pengalihan Utang ke Pengelolaan Kawasan Konservasi di Banda

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Abdul Ajiz Siolimbona, Dosen Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun Ternate beberkan pandangannya terkait kebijakan pengalihan utang terhadap pengelolaan kawasan konservasi di Kecamatan Banda, Maluku Tengah. Dimana, sekitar 6,3 juta hektar kawasan konservasi terumbu karang di Banda tengah menjadi alat negosiasi Pemerintah Pusat untuk membayar sebagian utang dari total nilai […]

  • KNPI Maluku Soroti Keterpurukan Infrastruktur Jalan di Kota Ambon yang Dinilai Buruk

    KNPI Maluku Soroti Keterpurukan Infrastruktur Jalan di Kota Ambon yang Dinilai Buruk

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-KNPI Provinsi Maluku menyoroti keterpurukan infrastruktur jalan di Kota Ambon yang dinilai saat ini dalam kondisi buruk. Hal itu disampaikan Wasekbid Hukum dan HAM KNPI Maluku, Fahrudin Rahakbauw melalui pers rilis yang diterima Tajukmaluku.com, Sabtu (18/10/2025). “Infrastruktur jalan yang buruk di Maluku, khususnya di Kota Ambon, wilayah Kebun Cengkeh dan Stain, merupakan masalah serius yang […]

expand_less