Breaking News
light_mode

Gerak Cepat 100 Hari Kerja, Pemkot Tual Luncurkan Hotline Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Ini Pertama di Maluku.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tual,Tajukmaluku.com- Pemerintah Kota Tual di bawah kepemimpinan Wali Kota Hi. Akhmad Yani Renuat dan Wakil Walikota Hi. Amir Rumra terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan serta mewujudkan kesetaraan gender di daerah bertajuk Maren tersebut.

Bentuk nyata dari komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Sosialisasi Hak-Hak Perempuan” yang digelar di Aula Balai Kota Tual, Selasa (22/4/2025/, dengan melibatkan 150 peserta dari unsur organisasi perempuan, kepala OPD terkait, para camat dan lurah se-Kota Tual.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hi. Akhmad Yani Renuat menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak menjadi prioritas dalam kebijakan pemerintahannya. Ia menyebut, kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah persoalan serius yang membutuhkan penanganan bersama secara kolaboratif lintas sektor.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal dari upaya terstruktur dan masif dalam memberikan edukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesetaraan gender dan perlindungan hak-hak perempuan,” ujar Renuat.

Untuk mempercepat akses layanan aduan kekerasan, pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tual juga resmi meluncurkan Hotline Call Center SAPA 129, milik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA) yang akan terkoneksi dengan sistem di Kota Tual. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan aduan melalui nomor WhatsApp resmi Dinas P3AP2KB Kota Tual di 0812-4860-3575.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) yang juga Ketua Panitia kegiatan, Nurhamsa Mandak, SKM., M.Kes., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan mandat Komnas Perempuan dan regulasi nasional dalam upaya mencegah serta menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Ini Pertama kali di Maluku, Inisiatif Pemda melalui Dinas P3AP2KB, untuk merespon tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kami juga ingin memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat dan stakeholder lainnya dalam menanggulangi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Edukasi ini penting agar seluruh elemen paham dan peduli,” ujar Nurhamsa.

Data nasional dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) menunjukkan, kasus kekerasan terhadap perempuan pada tahun 2023 tercatat sebanyak 15.309 kasus, meningkat menjadi 16.239 kasus pada 2024. Di Kota Tual sendiri, selama tiga tahun terakhir (2022–2024) tercatat 103 kasus, dan hingga April 2025, terdapat 5 kasus yang dilaporkan—3 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 2 terhadap anak.

Merespons fakta tersebut, Wali Kota Renuat mengajak seluruh elemen untuk membangun jejaring koordinasi yang solid, mulai dari tingkat keluarga, RT, kelurahan, hingga OPD, guna menciptakan sistem perlindungan yang terintegrasi.

“Kita butuh sinergitas kebijakan, program, dan aksi nyata. Penanganan korban harus cepat dan tepat, dengan pendekatan yang humanis namun tetap tegas dalam menindak pelaku. Mari kita tanamkan nilai kasih sayang dan karakter dalam keluarga kita,” tegasnya.

Ia juga mendorong penguatan lembaga layanan seperti P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak), agar lebih optimal dalam memberikan pendampingan dan penyelesaian kasus.

Pemerintah Kota Tual berharap kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi lintas sektor juga pintu masuk untuk mengurangi segala bentuk kekerasan, serta mempercepat terciptanya lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak di seluruh wilayah Kota Tual.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berdampak Multyplayer, KNPI Maluku Dukung Pembangunan UIN AMSA di Salahutu

    Berdampak Multyplayer, KNPI Maluku Dukung Pembangunan UIN AMSA di Salahutu

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku, mendukung penuh langkah Universitas Islam Negeri Abdul Moethalib Sangadji (UIN AMSA) Ambon yang berencana membangun kampus baru di Kecamatan Salahutu. Keberadaan kampus UIN Amsa di Salahutu akan membawa dampak multiplayer efek salah satunya bagi penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan akses pendidikan tinggi di kawasan tersebut. […]

  • 4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    4 Nama Mencuat di Skandal Sianida Mardika, Termasuk Steven Lee Lahenko, Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Skandal jual beli Sianida, bahan kimia berbahaya yang disita pada ruko milik Hj. Hartini, salah satu pengusaha kawakan di Mardika, memunculkan empat nama dalam kasus tersebut. Keempat nama itu yakni ada oknum polisi, salah satunya Erik Risakotta yang sudah ditahan Propam Polda Maluku, kemudian Irvan, salah satu oknum anggota Polairud Polda Maluku yang diduga ikut […]

  • Gelar Safari Ramadhan, GMPI Maluku dan RAA Connection Salurkan Paket Santunan Untuk Warga Kota Ambon

    Gelar Safari Ramadhan, GMPI Maluku dan RAA Connection Salurkan Paket Santunan Untuk Warga Kota Ambon

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pimpinan Wilayah Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Provinsi Maluku menggandeng RAA Connection dalam aksi sosial bertajuk Safari Ramadhan. Kegiatan ini menyasar warga kurang mampu, termasuk janda, anak yatim, dan kaum dhuafa di sejumlah titik di Kota Ambon, seperti Lorong Amalatu, Air Besar, dan Kahena. Ketua Wilayah GMPI Maluku, Bansa Hadi Sella, memimpin langsung penyaluran santunan […]

  • Wujudkan Asta Cita Presiden RI di Hari Kemerdekaan, PLN UP3 Sofifi Hadirkan Listrik di SMP Negeri 35 Pulau Kahatola

    Wujudkan Asta Cita Presiden RI di Hari Kemerdekaan, PLN UP3 Sofifi Hadirkan Listrik di SMP Negeri 35 Pulau Kahatola

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung program pemerintah. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi, PLN UIW MMU menyalakan listrik untuk pertama kalinya di SMP Negeri 35 yang berlokasi di Pulau Kahatola, Kabupaten Halmahera Barat. Penyalaan listrik ini bukan sekadar penyediaan energi, melainkan wujud […]

  • PLN UP3 Tual Hadirkan Layanan One Day Service di Momen HUT ke-18 Kota Tual

    PLN UP3 Tual Hadirkan Layanan One Day Service di Momen HUT ke-18 Kota Tual

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-Dalam rangka memeriahkan sekaligus menyukseskan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tual yang ke-18, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual menghadirkan program One Day Service untuk layanan penyambungan baru listrik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui open booth yang berlokasi langsung di area perayaan HUT Kota […]

  • Komisi II DPRD Maluku Respon Cepat Tanggapi Keluhan Warga Soal Tumpahan Oli di Teluk Ambon

    Komisi II DPRD Maluku Respon Cepat Tanggapi Keluhan Warga Soal Tumpahan Oli di Teluk Ambon

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Irawadi, menyoroti dugaan tumpahan oli bekas yang mencemari kawasan pesisir Teluk Ambon. Dugaan ini muncul setelah masyarakat melaporkan adanya bercak hitam menyerupai oli di sepanjang pantai Negeri Hative Besar, akhir Oktober lalu. Menindaklanjuti laporan itu, DPRD Maluku berencana memanggil instansi terkait, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas […]

expand_less