Breaking News
light_mode

Pln Peduli Warga Binaan Lapas Nusakambangan dengan FABA

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusakambangan,Tajukmaluku.com-Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kini mampu menggerakkan roda perekonomian dengan keterampilan baru. Melalui pengelolaan abu sisa pembakaran batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Adipala berupa _Fly Ash_ dan _Bottom Ash_ (FABA), warga binaan mampu menghasilkan produk konstruksi bernilai ekonomi. FABA yang sebelumnya dipandang sebagai limbah tanpa nilai kini berubah menjadi sumber penghidupan baru.

Melalui _workshop_ FABA yang memanfaatkan lahan tidur di Pulau Nusakambangan, warga binaan dibekali keterampilan mengolah limbah menjadi produk seperti batako, _paving block, roaster,_ hingga buis beton. Kolaborasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dengan PT PLN (Persero) tersebut menjadi bagian dari transformasi lembaga pemasyarakatan, dari citra “penjara menakutkan” menjadi pusat pemberdayaan yang memberi bekal nyata untuk membangun kehidupan produktif pascapembinaan.

Salah seorang warga binaan Lapas Terbuka Nusakambangan, Kevin Ruben Rafael, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya _workshop_ pengelolaan FABA dari PLN.

“Ini sangat membantu kami sebagai warga binaan, karena menambah ilmu pengetahuan. Nanti, ketika kami keluar, ilmu ini bisa bermanfaat bagi kehidupan kami di masyarakat,” ujar Kevin.

Hal senada diungkapkan warga binaan Lapas Nirbaya Nusakambangan, Listianto, yang merasakan langsung manfaat program ini.

“Alhamdulillah, sekarang saya bisa mengikuti program ini. Saya ingin mandiri, saya ingin kembali ke masyarakat dengan menjadi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Menteri Imipas, Agus Andrianto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam program pelatihan yang berfokus pada pemberdayaan warga binaan.

“Program ini merupakan model pelatihan kerja yang sedang kami galakkan untuk mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya saat meninjau _Workshop_ Pengelolaan FABA di Lapas Nusakambangan, Selasa (9/10/2025).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pemanfaatan FABA menjadi produk bernilai guna tinggi dapat menciptakan peluang ekonomi sirkuler sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi lingkungan.

“Kami bangga, warga binaan Lapas Nusakambangan berhasil memanfaatkan limbah menjadi komoditas produktif. Kegiatan ini juga menciptakan lapangan kerja, memberi dampak positif bagi masyarakat, serta menghasilkan produk berkualitas dengan harga kompetitif,” ujar Darmawan.

Saat ini, workshop FABA di Nusakambangan dilengkapi dua unit mesin yang mampu memproduksi hingga 2 juta _paving block_ dan 1 juta batako setiap tahun. Jika kapasitas ini berjalan optimal dan produk mulai dipasarkan, _workshop berpotensi_ menghasilkan omzet hingga Rp5,4 miliar per tahun.

Darmawan menyampaikan bahwa sebanyak 30 warga binaan telah aktif dan terampil memproduksi olahan FABA. Ia optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pendampingan dan bimbingan yang berkelanjutan.

“Kami sangat terkesan dengan kemampuan warga binaan yang luar biasa, kedisiplinan, dan etos kerja mereka, sehingga produk yang dihasilkan memiliki kualitas premium dan memiliki potensi pangsa pasar di industri,” tutur Darmawan.

Keberhasilan program ini menunjukkan peran lapas sebagai ruang pembinaan yang produktif dan berdaya guna.

“Ke depan, Nusakambangan akan menjadi percontohan nasional bagaimana sebuah lapas dapat berkembang menjadi episentrum kegiatan ekonomi sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat,” pungkas Darmawan.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantah Buru Selatan Serahkan Sertipikat Hak Pakai SMK Negeri 6, Perkuat Legalitas Aset Pendidikan

    Kantah Buru Selatan Serahkan Sertipikat Hak Pakai SMK Negeri 6, Perkuat Legalitas Aset Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan menyerahkan Sertipikat Hak Pakai atas tanah yang digunakan SMK Negeri 6 Kabupaten Buru Selatan. Penyerahan sertipikat berlangsung di ruang loket pelayanan Kantah Buru Selatan, Selasa (6/10/2026). Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan, Kuswandono, menyerahkan langsung sertipikat tersebut kepada Anwar Umanailo selaku Kepala Subbagian Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Menengah dan […]

  • Kapolresta Ambon Sambangi Buruh Bagasi, Bawa Pesan Keselamatan dan Kepedulian

    Kapolresta Ambon Sambangi Buruh Bagasi, Bawa Pesan Keselamatan dan Kepedulian

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kapolresta Ambon dan Pulau-pulau Lease, Andrias Susanto Nugroho, mengingatkan buruh bagasi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon agar tidak mengabaikan keselamatan saat bekerja. Pesan itu disampaikan Andrias ketika menyambangi para buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Kantor TKBM Pelabuhan Ambon, Sabtu (19/9/2026). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan pembagian paket sembako berupa beras, minyak goreng, dan gula […]

  • Kecelakaan Spead Boad di Perairan Manipa, 8 Korban Jiwa. GMPI Maluku Angkat Bicara

    Kecelakaan Spead Boad di Perairan Manipa, 8 Korban Jiwa. GMPI Maluku Angkat Bicara

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tragedi kembali menyelimuti perairan Manipa, sebuah kecelakaan melibatkan speed boat bernama “Dua Nona” yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia. Jumat, (3/1/2025). Insiden ini bukan hanya mengguncang hati masyarakat, tetapi juga membuka tabir serius tentang kelalaian dalam pengelolaan transportasi laut di wilayah ini. Warga setempat, awalnya melakukan upaya penyelamatan para korban dengan membawa mereka ke pinggiran […]

  • PLN Imbau Masyarakat Hindari Penggunaan Jasa Calo dalam Permohonan Pasang Baru Listrik

    PLN Imbau Masyarakat Hindari Penggunaan Jasa Calo dalam Permohonan Pasang Baru Listrik

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengimbau masyarakat agar menghindari penggunaan jasa calo atau pihak tidak resmi dalam proses permohonan pasang baru listrik. Seluruh layanan kelistrikan PLN saat ini dapat diakses secara transparan dan mudah melalui aplikasi PLN Mobile. PLN menegaskan bahwa proses pasang baru listrik memiliki tahapan yang […]

  • PLN Tingkatkan Kapasitas Daya Bandara Oesman Sadik, Dukung Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Halmahera Selatan

    PLN Tingkatkan Kapasitas Daya Bandara Oesman Sadik, Dukung Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Halmahera Selatan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Labuha,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bacan berhasil melaksanakan energize penambahan daya listrik Bandara Oesman Sadik Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, dari 41,5 kVA menjadi 147 kVA. Senin (22/6/2026). Peningkatan kapasitas daya ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung keandalan layanan transportasi udara yang berperan penting bagi mobilitas […]

  • Malra dan MBD Diusulkan sebagai Lokasi Baru Proyek Blok Masela atau Kembali ke Offshore

    Malra dan MBD Diusulkan sebagai Lokasi Baru Proyek Blok Masela atau Kembali ke Offshore

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sengketa lahan dan keberatan warga Tanimbar yang belum tuntas membuat pemerintah perlu menyiapkan kepastian bagi proyek LNG Abadi Blok Masela. Wakil Sekretaris Jenderal GP Ansor, Masyuri Maswatu, melihat bahwa kepentingan masyarakat luas dan masa depan Maluku harus menjadi pertimbangan dalam menentukan kelanjutan proyek starategis nasional tersebut. “Kalau penyelesaian di Tanimbar terus buntu, pemerintah harus berani […]

expand_less