Breaking News
light_mode

BEMNus Maluku Kritik Rencana Peminjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun: Potensi Dampak ke Gaji PPPK

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 391
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNus) Provinsi Maluku memberikan kritik tajam terkait rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mengajukan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 Triliun.

Menurut Ketua BEMNus Maluku, Adam Rahantan, rencana peminjaman dana bakal diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur ini bisa berdampak buruk ke berbagai hal, salah satunya bagi PPPK Penuh dan paruh waktu.

Adam melihat kelompok paling rentan dari skema utang ini adalah para pekerja, terutama 1.987 PPPK paruh waktu dan 636 PPPK penuh waktu.

Dengan fiskal yang sudah berat akibat cicilan pinjaman sebelumnya dengan cicilan sekitar Rp136,6 miliar per tahun, maka dengan masuknya pinjaman baru bisa memaksa pemerintah memperkecil gaji atau bahkan menunda pembayaran.

“Kalau DAU dan DAK tergerus lagi untuk cicilan, sulit menjamin gaji PPPK tetap aman. Infrastruktur memang penting, tapi tidak bisa dibayar dengan menahan nafkah pegawai sendiri,” tegasnya, Sabtu (22/11/2025).

Lanjut dia, rekam jejak pinjaman PT SMI Rp700 miliar pada pemerintahan sebelumnya, yang menyisakan kegaduhan administrasi dan tekanan fiskal berkepanjangan, membuat rencana baru ini perlu diamati lebih dalam.

“Gubernur jangan blunder. Ini soal akal sehat fiskal dan tanggung jawab kepada rakyat Maluku,” ucapnya.

Ia menilai pemerintah belum layak berbicara soal pinjaman baru sebelum audit penggunaan utang lama dibuka ke publik. Tanpa itu, pengajuan ulang hanya terlihat sebagai langkah gegabah.

“Utang Rp700 miliar pada masa pemerintahan Murad Ismail saja pemerintah masih tersengal. Apa jaminannya pinjaman Rp1,5 triliun tidak membuat APBD makin sesak?” ujar Adam.

Ia mengingatkan bahwa proyek infrastruktur bernilai besar selalu membuka peluang konflik kepentingan semisal pembengkakan biaya, kontraktor titipan, sampai fee proyek.

“Saya tidak menuduh siapa-siapa. Tapi publik berhak curiga. Jangan sampai pinjaman Rp1,5 triliun ini menjadi pintu masuk fee sepuluh persen dari setiap proyek nanti,” kata Adam.

Menurutnya, klaim “perencanaan matang” tidak cukup diucapkan. Pemerintah harus memastikan pengadaan berlangsung transparan hingga tingkat subkontrak, didukung audit independen tahunan.

“Pembangunan itu penting. Tapi jangan jadikan rakyat Maluku sebagai penjamin proyek yang manfaatnya belum jelas mengalir ke siapa. Kalau Gubernur sungguh bekerja untuk rakyat, buktikan dengan transparansi, bukan menambah utang,” tutup Adam.* (01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Ini, 350 Kaleng Sianida Masuk Buru Melalui Ambon

    Pekan Ini, 350 Kaleng Sianida Masuk Buru Melalui Ambon

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Upaya pemerintah untuk mengosongkan Gunung Botak dari aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) bukan berarti menghentikan laju pendistribusian Sianida. Dari penelusuran informasi yang dikumpulkan, sebanyak 350 kaleng sianida bahkan akan dipasok ke Pulau Buru pekan ini melalui Pelabuhan Ambon. Salah satu pria yang diduga kuat pemodal masuknya barang haram itu teridentifikasi bernama Pitoyo. “Sindikat ini […]

  • Bahlil; Wajah Timur, Tangan Korporasi

    Bahlil; Wajah Timur, Tangan Korporasi

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tajukmaluku.com-Narasi Bahlil Lahadalia sebagai “martir politik” dalam polemik tambang nikel Pulau Gag, Raja Ampat, terdengar dramatis sekaligus menyesatkan. Kita disuguhi kisah seorang anak kampung dari Timur yang “dikorbankan” oleh elite karena keberaniannya membekukan tambang. Seolah-olah, langkah Bahlil adalah wujud keberpihakan terhadap lingkungan dan rakyat kecil. Sayangnya, kisah ini lebih mirip fiksi politik daripada realitas sosial. […]

  • Kantah Bursel Perkuat Koordinasi dengan Pj Kepala Desa Fatmite Demi Kelancaran PTSL

    Kantah Bursel Perkuat Koordinasi dengan Pj Kepala Desa Fatmite Demi Kelancaran PTSL

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran pelaksanaan Program PTSL Tahun Anggaran 2026. Panitia Ajudikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan (Kantah Bursel) melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi dengan Penjabat Kepala Desa Fatmite. Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi persoalan batas wilayah yang dapat memengaruhi proses pengukuran […]

  • Walikota Tual Gebrak Panggung Nasional, Jadi Kepala Daerah Inspiratif di BUMD Awards 2025

    Walikota Tual Gebrak Panggung Nasional, Jadi Kepala Daerah Inspiratif di BUMD Awards 2025

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ajang penghargaan paling bergengsi dan terbesar bagi para pelaku BUMD di Indonesia, yakni TOP BUMD Awards, akan kembali digelar pada tahun 2025. Berdasarkan informasi yang diperoleh Tajukmaluku.com, Minggu (27/4/2025), Walikota Tual, Hi. A. Yani Renuat, dijadwalkan hadir pada ajang bergengsi tersebut. Kehadiran Wali Kota Renuat menjadi sorotan, mengingat acara ini menjadi panggung penghormatan bagi kepala […]

  • BEM Nusantara Maluku Konsolidasi Daerah, Perkuat Peran Mahasiswa Kawal Pembangunan

    BEM Nusantara Maluku Konsolidasi Daerah, Perkuat Peran Mahasiswa Kawal Pembangunan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku menggelar Konsolidasi Daerah dan Diskusi Publik dengan tema “Meneguhkan Sapta Cita: Sinergi Keamanan, Mahasiswa, dan Pemerintah dalam Mengawal Arah Pembangunan Daerah” di Aula Rektorat Universitas Pattimura Ambon, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Pattimura Ambon atau yang mewakili, Ketua dan pengurus BEM se-Kota Ambon, unsur KNPI Maluku, […]

  • Menjadi Terbiasa dengan Konflik di Maluku

    Menjadi Terbiasa dengan Konflik di Maluku

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Dhani Pelupessy (Akademisi UIN Abdul Muthalib Sangadji) Tajukmaluku.com-Kita sering berkonflik tanpa tahu asal penyebabnya dari mana. Penyebabnya sangat beragam. Aktor intelektual dibalik konflik yang meletup itu pun kita tidak punya kemampuan mengetahuinya. Siapa pelakunya? Tidak tahu. Sasaran terakhir ialah pihak kepolisian, harus kerja ekstra mengusut tuntas siapa pelakunya. Namun, pihak kepolisian kewelahan. Intelijen pun […]

expand_less