Breaking News
light_mode

Kakanwil Kemenag Maluku Temui Menteri Nasaruddin Umar, Perkuat Moderasi Beragama Berbasis Keluarga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin, mendampingi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku audiensi bersama Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, di kantor pusat Kementerian Agama Republik Indonesia, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan peran keluarga sebagai benteng utama dalam merawat harmoni sosial dan kerukunan umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk di Maluku.

Dalam audiensi tersebut, Yamin hadir mendampingi rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua TP PKK Maluku, Kasrul Selang dan jajaran pengurus, sekaligus memperkuat sinergi antara program pembinaan keluarga pemerintah daerah dengan agenda nasional penguatan moderasi beragama.

Turut hadir dalam rombongan antara lain Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi VIII, Fransisko Alimudin Kolatlena, serta sejumlah pejabat daerah dari Maluku.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam menanamkan nilai-nilai agama, toleransi, dan kebersamaan. Menurutnya, penguatan ketahanan keluarga memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus merawat kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.

“Program pembinaan keluarga berbasis nilai religius harus terus diperkuat. Kolaborasi dengan organisasi masyarakat seperti PKK sangat penting karena mereka memiliki jaringan langsung hingga ke tingkat keluarga,” ujar Nasaruddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap praktik kerukunan antarumat beragama di Maluku, khususnya di Ambon. Menurutnya, hubungan harmonis antar pemuka agama di wilayah tersebut menjadi contoh nyata kehidupan toleran yang patut dijadikan teladan nasional.

“Saya senang sekali ketika berkunjung ke Maluku. Di sana koordinasi lintas umat beragama sangat solid. Pastor, pendeta, dan ulama tidak memiliki jarak. Ini membuat Ambon menurut saya luar biasa,” ujarnya.

Bagi Ka.Kanwil Kemenag Maluku, H. Yamin, pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa Maluku memiliki modal sosial yang kuat untuk terus memperkuat program moderasi beragama. Ia menilai pengalaman kerukunan yang telah terbangun selama ini harus terus dirawat melalui pendidikan keluarga dan literasi keagamaan yang inklusif.

“Pak Menteri sangat mengapresiasi inisiatif TP-PKK Maluku. Proposal yang disampaikan dalam pertemuan ini akan diteruskan kepada para direktorat jenderal terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kondisi anggaran yang ada,” kata Yamin.

Dalam pertemuan itu, TP-PKK Maluku juga menyerahkan proposal hasil evaluasi dan monitoring kegiatan yang dilakukan oleh Ketua TP-PKK Maluku, Maya Baby Lewerissa, di 11 kabupaten/kota hingga tingkat desa.

Jaringan PKK yang menjangkau hingga desa-desa saat ini merupakan kekuatan strategis dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus menanamkan nilai keagamaan yang moderat.

“PKK memiliki jaringan sampai ke desa dan berhubungan langsung dengan keluarga. Karena itu kami mendorong agar moderasi beragama dimulai dari keluarga,” ujarnya.

Selain penguatan moderasi beragama berbasis keluarga, TP-PKK Maluku juga mengusulkan sejumlah program dukungan kepada Kementerian Agama, di antaranya pelatihan keluarga sakinah, parenting religius, serta peningkatan peran penyuluh agama bagi perempuan di desa.

Yamin menambahkan, salah satu isu penting yang turut dibahas dalam audiensi tersebut adalah persoalan pasangan suami istri yang telah menikah namun belum memiliki buku nikah resmi. Berdasarkan data yang disampaikan dalam pertemuan itu, jumlahnya di Maluku diperkirakan mendekati 5.000 keluarga.

“Ini menjadi perhatian serius. Pak Menteri berkomitmen untuk segera menindaklanjuti persoalan ini, dan TP-PKK Maluku diharapkan dapat membantu memfasilitasi hingga ke kabupaten, kota bahkan desa,” ujar Yamin.

Ia menegaskan, selama ini PKK telah memainkan peran penting dalam mengadvokasi masyarakat di tingkat desa, khususnya dalam penguatan ketahanan keluarga. Sejumlah program PKK, kata dia, bahkan sejalan dengan program pembinaan keluarga yang dijalankan Kementerian Agama.

“Yang ingin kita pastikan adalah moderasi beragama dimulai dari rumah. Keluarga adalah benteng pertama dalam menjaga harmoni sosial dan keutuhan bangsa,” tegas Yamin.

Dengan jaringan PKK yang menjangkau hingga pelosok desa dan dukungan pembinaan dari Kementerian Agama, Maluku diharapkan mampu memperkuat model moderasi beragama berbasis keluarga yang tidak hanya menjaga kerukunan daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Indonesia.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SIM dan “Peta Konflik” Tak Berujung

    PT SIM dan “Peta Konflik” Tak Berujung

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejak pertama kali masuk Maluku pada 2018, PT Spice Islands Maluku (PT SIM) perusahaan produksi pisang abaka ini memegang SKT untuk ribuan hektar lahan di Hatusuwa. Namun, alih-alih mengoptimalkan izin itu, PT SIM justru memilih melirik wilayah lain. Hatusuwa ditinggalkan, optimalisasi ribuan hektar tanpa laporan bulanan maupun tahunan kepada Pemerintah Daerah Seram Bagian Barat (SBB) […]

  • PLN UIW MMU Siagakan Pengamanan Kelistrikan Banda Heritage Festival 2025

    PLN UIW MMU Siagakan Pengamanan Kelistrikan Banda Heritage Festival 2025

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Banda,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Banda Heritage Festival 2025, sebuah agenda budaya bertaraf nasional yang berlangsung di Kepulauan Banda, Maluku. Sebagai bentuk keseriusan pengamanan energi pada kegiatan nasional ini, General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko turun langsung ke lapangan meninjau kesiapan […]

  • APK Menyalahi Aturan, PERMAHI Ambon Harap BAWASLU Bertindak Tegas

    APK Menyalahi Aturan, PERMAHI Ambon Harap BAWASLU Bertindak Tegas

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Direktur Lembaga Kajian dan Pengawasan Penegak Hukum (LKPPH) Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Kota Ambon, Saputra Belassa, mengatakan perlu adanya tindakan tegas terhadap pemasangan alat peraga kampanye di berbagai tempat. Rabu (30/10/2024). Alat peraga kampanye (APK) merupakan bagian dari sarana atau metode kampanye yang merupakan hak peserta pemilu untuk bersosialisasi dan/atau […]

  • Hasil Seleksi PPPK 2024 Tahap 1 Resmi Diumumkan: Begini Penjelasan Kode Hasil Seleksi

    Hasil Seleksi PPPK 2024 Tahap 1 Resmi Diumumkan: Begini Penjelasan Kode Hasil Seleksi

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024 memasuki tahap pengumuman kelulusan. Tahap pertama hasil seleksi resmi diumumkan pada 24 hingga 31 Desember 2024, termasuk untuk peserta dari 11 pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Maluku. Pengumuman ini menjadi momen penting bagi ribuan peserta yang telah menanti kepastian hasil seleksi mereka. Dalam pengumuman […]

  • Mens Rea yang Hilang: Ujian Keadilan Pidana Mati bagi Awak Kapal

    Mens Rea yang Hilang: Ujian Keadilan Pidana Mati bagi Awak Kapal

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Adri Bin Ridwan Selan, S.H (Advokat || Wakil Ketua DPD KNPI Maluku Bidang Advokasi Masyarakat Pesisir) Tajukmaluku.com-Pidana mati adalah bentuk pemidanaan paling ekstrem dalam sistem hukum pidana modern. Karena sifatnya yang final dan irreversible, penerapannya menuntut standar pembuktian paling ketat yakni bukan saja pada aspek perbuatan (actus reus), tetapi terutama pada unsur niat jahat […]

  • Harga Minyak Tanah Tembus Rp14.000: Kepanikan Warga atau Gagalnya Disperindag Maluku?

    Harga Minyak Tanah Tembus Rp14.000: Kepanikan Warga atau Gagalnya Disperindag Maluku?

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kelangkaan minyak tanah yang melanda 11 kabupaten/kota di Maluku terus menjadi mimpi buruk bagi masyarakat. Harga bahan bakar rumah tangga ini meroket hingga Rp14.000 per liter, menyisakan keresahan yang mendalam di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit. Namun, alih-alih memberikan solusi konkret, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku sewaktu rapat bersama DPRD justru […]

expand_less