Breaking News
light_mode

Survei Ungkap Mayoritas Anak Muda Ambon Tak Punya Tabungan Diatas Rp10 Juta

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 256
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Mayoritas anak muda di Kota Ambon ternyata belum memiliki tabungan pribadi di atas Rp10 juta. Di sisi lain, tren nongkrong di kafe justru terus meningkat dan menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda perkotaan.

Fakta itu terungkap dalam survei independen yang dilakukan selama Februari-April 2026 melalui Google Form terhadap 612 responden berusia 19 hingga 34 tahun di Kota Ambon.

Responden berasal dari lima kecamatan, yakni Sirimau, Nusaniwe, Baguala, Teluk Ambon, dan Leitimur Selatan. Mereka terdiri dari mahasiswa, pegawai swasta, ASN muda, pelaku UMKM, hingga pengangguran.

Hasil survei menunjukkan sebanyak 71,4 persen responden mengaku hanya memiliki tabungan di bawah Rp5 juta. Bahkan, 38 persen di antaranya mengaku saldo rekening mereka kerap berada di bawah Rp1 juta menjelang akhir bulan.

Sementara responden yang memiliki tabungan di atas Rp10 juta hanya mencapai 12,6 persen.

Data itu memperlihatkan kontras yang mencolok dengan meningkatnya budaya nongkrong di kafe yang dalam beberapa tahun terakhir menjamur di Kota Ambon.

Sebanyak 64 persen responden mengaku nongkrong di kafe minimal tiga kali dalam seminggu. Dari jumlah itu, rata-rata pengeluaran sekali nongkrong berada pada kisaran Rp50 ribu hingga Rp150 ribu.

Jika dikalkulasi sederhana, pengeluaran nongkrong bisa menyentuh Rp600 ribu hingga Rp1,8 juta per bulan. Nilai itu belum termasuk biaya bensin, belanja online, hingga gaya hidup konsumtif lain yang dianggap sebagai “kebutuhan sosial”.

Menariknya, 58 persen responden mengaku tidak memiliki target tabungan tahunan. Sedangkan 47 persen lainnya mengaku sering menggunakan fitur paylater atau pinjaman online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kadang nongkrong itu bukan karena punya uang , tapi karena takut dianggap tidak hits kalau tidak ikut,” kata seorang responden berinisial FR, 24 tahun, penjual kuliner di kawasan Waehaong.

Fenomena itu memperlihatkan adanya tekanan sosial baru di kalangan anak muda perkotaan. Nongkrong sudah jadi bagian dari identitas sosial.

Direktur RUMMI, Fadel Rumakat, menilai budaya konsumtif di kalangan generasi muda Ambon sangat mengkhawatirkan.

Menurut dia, ada kecenderungan sebagian anak muda lebih sibuk menjaga validasi sosial dibanding membangun ketahanan finansial.

“Anak muda sekarang hidup dalam tekanan validasi sosial. Media sosial membuat orang berlomba terlihat mapan, padahal kondisi rekening sering kali kosong,” ujarnya saat dimintai tanggapan, Sabtu, 16 Mei 2026.

Ia mengatakan pertumbuhan kafe di Ambon memang berdampak positif terhadap ekonomi kreatif dan UMKM. Namun di sisi lain, pola konsumsi yang tidak diimbangi literasi keuangan dapat menciptakan generasi dengan gaya hidup tinggi tetapi rapuh secara ekonomi.

Survei tersebut juga mencatat hanya 18 persen responden yang rutin menyisihkan pendapatan ke instrumen investasi atau tabungan darurat. Sisanya mengaku kesulitan menabung karena pendapatan tidak stabil dan tingginya biaya hidup perkotaan.

Di tengah kondisi itu, ironi paling besar justru terlihat pada pola pengeluaran yang cenderung simbolik. Sebagian responden mengaku tetap memaksakan nongkrong meski harus tertatih pada pembayaran kebutuhan dasar.

“Banyak yang memilih fomo untuk nongkrong, tapi tidak takut rekening kosong,” ujar Fadel.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahantan: Tuduhan GPAK Maluku Terkait DAK 2023 di Dinas Pendidikan Tidak Berdasar

    Rahantan: Tuduhan GPAK Maluku Terkait DAK 2023 di Dinas Pendidikan Tidak Berdasar

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku menegaskan bahwa pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 di Dinas Pendidikan Provinsi Maluku telah berjalan sesuai prosedur dan diawasi langsung oleh pihak berwenang, termasuk Kejaksaan Tinggi Maluku dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Koordinator Daerah BEM Nus Maluku, Adam Rahantan, menyatakan bahwa berdasarkan hasil penelusuran mereka, tidak ditemukan adanya […]

  • Tragis! 2 Mahasiswa Terbakar saat Demo di SBT

    Tragis! 2 Mahasiswa Terbakar saat Demo di SBT

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sejumlah mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Seram Bagian Timur (SBT) demo di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kamis (4/9/2025). Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi baik dari isu daerah seperti hilirisasi sagu maupun isu nasional yang salah satunya terkait kontroversi kenaikan tunjangan DPR. Sayangnya, aksi itu tak berlangsung aman karena dua mahasiswa […]

  • Politik Kebajikan Melalui Abolisi dan Amnesti ataukah Fenomena Ade Pasang Gaya, Kaka Tabola bale

    Politik Kebajikan Melalui Abolisi dan Amnesti ataukah Fenomena Ade Pasang Gaya, Kaka Tabola bale

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Abdul Manaf Tubaka, M.Si Tajukmaluku.com-Di bulan kemerdekaan ini, tepatnya menjelang 17 Agustus 1945 kita dikejutkan oleh dorman, barang mewah yang tersembunyi dari atribut hukum yakni abolisi dan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Ialah Tom Lembong yang divonis 4,5 tahun penjara mendapatkan abolisi dan Hasto Kristiyanto yang divonis 3,5 tahun penjara mendapatkan amnesti dari […]

  • PT. LSN-DLHP Sosialisasi Wajib Rertibusi Kebersihan Bagi Pedagang di Ambon

    PT. LSN-DLHP Sosialisasi Wajib Rertibusi Kebersihan Bagi Pedagang di Ambon

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ambon, PT. Las Sahapory Nurlembe (PT.LSN) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon terus mengedukasi para pengguna layanan untuk taat membayar retribusi, khususnya pada sektor jasa kebersihan. “Bersama dengan Pemerintah Kota Ambon, kami terus berusaha mengedukasi pedagang tentang kewajiban mereka membayar retribusi,” kata Direktur PT.Las Sahapory […]

  • Dorong Keandalan Listrik di SBB, PLN Berhasil Energize Gardu Induk Piru 150/20kV 30 MVA

    Dorong Keandalan Listrik di SBB, PLN Berhasil Energize Gardu Induk Piru 150/20kV 30 MVA

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Piru,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berhasil melakukan energize dan pembebanan sisi 20 kV Gardu Induk (GI) 150/20 kV 30 MVA Piru yang berlokasi di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Keberhasilan ini menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan di wilayah tersebut. Proses energize ini dilakukan melalui kolaborasi antara […]

  • BPJN Maluku Pastikan Pengerjaan 4 Jembatan Piru–Taniwel Tuntas, Berpedoman Sesuai Ketentuan dan Pengawasan

    BPJN Maluku Pastikan Pengerjaan 4 Jembatan Piru–Taniwel Tuntas, Berpedoman Sesuai Ketentuan dan Pengawasan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Muh. Ulwan Talaohu dan Rekam Pengalaman di Maluku Ambon,Tajukmaluku.com- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku memberikan penjelasan resmi terkait informasi mengenai pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan nasional yang berkembang di sejumlah media dan ruang publik. BPJN Maluku menegaskan bahwa setiap pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan nasional dilakukan melalui mekanisme perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian dan […]

expand_less