Breaking News
light_mode

Harta Karun Gunung Botak dan Nyawa Para Penambang

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
  • visibility 387
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buru,Tajukmaluku.com-Tragedi longsor yang kembali merenggut nyawa di Gunung Botak (GB) pada Sabtu, 8 Maret 2025, bertepatan dengan bulan Ramadan, menambah daftar panjang korban jiwa akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut. Abdullah Umar, Bendahara Umum DPD II KNPI Kabupaten Buru, menilai bahwa peristiwa ini bukan lagi kejadian yang mengejutkan—sebaliknya, ini adalah dampak dari kelalaian yang terus berulang.

“Jika dibiarkan terus berlarut, korban jiwa yang jatuh di GB akan semakin banyak, dan kita tak bisa lagi memprediksi berapa nyawa yang akan melayang,” kata Abdullah.

Aktivitas pertambangan liar gunung botak yang berlangsung sejak 2011 seolah bukan prioritas serius bagi pemerintah daerah. Tidak ada upaya konkret untuk melegalkan tambang ini sebagai pertambangan rakyat, sementara di sisi lain, operasi ilegal terus berjalan dengan bebas.

Menurut Abdullah, bencana ini harus jadi atensi serius bagi KNPI Kabupaten Buru. Ia melihat kecemasan masyarakat yang selama ini diabaikan dan kembali menanyakan sampai kapan aktivitas ilegal ini akan dibiarkan berlangsung.

“Jika ditelusuri lebih jauh, ada dugaan kuat keterlibatan mafia tambang yang masih aktif dan masif beroperasi. Mereka hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan keselamatan para pekerja tambang yang bertaruh nyawa di Gunung Botak,” tegasnya.

KNPI Kabupaten Buru mendesak Polres Buru dan Dandim 1506 Buru untuk lebih serius dalam menegakkan hukum dan menindak tegas para pelaku tambang ilegal. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah harus mengambil sikap yang lebih bertanggung jawab.

“Jangan sampai ada pembiaran yang justru memperpanjang penderitaan masyarakat. Jangan pula ada keterlibatan oknum-oknum tertentu yang ikut menikmati keuntungan dari situasi ini,” imbuhnya.

Lebih dari sekadar soal ekonomi, ini adalah perkara kemanusiaan. Setiap nyawa yang hilang di GB adalah bukti bahwa pemerintah, aparat, dan semua pihak yang berkepentingan telah gagal melindungi warganya sendiri.

Sebagai penutup, KNPI Kabupaten Buru menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban longsor di GB. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas musibah ini. Kami tak ingin tragedi seperti ini terus terulang.”Tutup.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tali Asih Kepada Korban Bencana, DPW Ndaru Malut Turun Lapangan

    Tali Asih Kepada Korban Bencana, DPW Ndaru Malut Turun Lapangan

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DPW Ndaru Maluku Utara (Malut) Salurkan Bantuan Pangan hingga Uang Tunai kepada Korban Banjir Bandang Kelurahan Rua.*** Ternate, Tajukmaluku.com– Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Nderek Guru (DPW Ndaru) Maluku Utara (Malut) turut hadir membantu warga korban banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate. Bantuan diberikan berupa penyaluran bantuan kebutuhan pangan hingga uang tunai. Sebab, pasca […]

  • Utamakan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Jaga Tarif Listrik Tetap Terjangkau Sepanjang 2025

    Utamakan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Jaga Tarif Listrik Tetap Terjangkau Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk tidak mengubah tarif tenaga listrik bagi pelanggan PT PLN (Persero) pada Triwulan IV (Oktober–Desember) 2025. Dengan keputusan tersebut, Pemerintah secara konsisten menjaga tarif tenaga listrik tetap terjangkau sepanjang tahun 2025 demi memprioritaskan daya beli masyarakat. Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penetapan […]

  • Tanggap Darurat Cuaca Ekstrem, PLN UP3 Tobelo Pulihkan Sistem Kelistrikan di Halmahera Utara

    Tanggap Darurat Cuaca Ekstrem, PLN UP3 Tobelo Pulihkan Sistem Kelistrikan di Halmahera Utara

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmaluku.com– Sejak sore hingga dini hari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan di wilayah Tobelo dan sekitarnya, Kabupaten Halmahera Utara, setelah cuaca ekstrem melanda pada Jumat, (9/05/2025). Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi selama beberapa jam […]

  • PLN Siagakan Listrik Andal untuk Sukseskan Ujian Seleksi P3K di Kota Tual

    PLN Siagakan Listrik Andal untuk Sukseskan Ujian Seleksi P3K di Kota Tual

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang digelar oleh Pemerintah Kota Tual.Hal ini dilakukan dengan menyiagakan tim teknis dan menyiapkan berbagai langkah preventif guna menjamin ujian yang diikuti […]

  • DPD DPR dan DPRD Maluku Rapat Bersama Soal Efisiensi Anggaran

    DPD DPR dan DPRD Maluku Rapat Bersama Soal Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menggelar rapat dengar pendapat bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) dari daerah pemilihan Maluku. Rapat yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, turut dihadiri para wakil dan anggota DPRD Provinsi Maluku serta enam dari delapan anggota […]

  • Pecinta Alam Maluku Dinilai Minim Advokasi Isu Lingkungan

    Pecinta Alam Maluku Dinilai Minim Advokasi Isu Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Keberadaan kelompok pecinta alam di Maluku dinilai belum memiliki arah dan tujuan yang jelas dalam mengadvokasi berbagai persoalan lingkungan hidup di wilayah tersebut. Pasalnya, banyak kegiatan yang dilakukan bersifat seremonial dan tidak berkelanjutan, tanpa kajian mendalam atau langkah konkret untuk menekan laju kerusakan lingkungan. Problem perampasan ruang hidup masyarakat adat, pengrusakan hutan akibat aktivitas illegal […]

expand_less