Breaking News
light_mode

DPD DPR dan DPRD Maluku Rapat Bersama Soal Efisiensi Anggaran

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menggelar rapat dengar pendapat bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) dari daerah pemilihan Maluku.

Rapat yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur Watubun, turut dihadiri para wakil dan anggota DPRD Provinsi Maluku serta enam dari delapan anggota DPR-RI dan DPD-RI dapil Maluku.

Masing-masing tiga dari Anggota DPR RI, Mercy Barends, Saadiah Uluputty, Alimudin Kolatlena dan tiga Anggota DPD RI, Novita Anakotta, Nono Sampono, Boy Latuconsina.

Sementara dua lainnya, Widya Pratiwi Murad Anggota DPR dan Anna Latuconsina Anggota DPD tidak hadir.Meski tanpa kehadiran dua wakil rakyat di Senayan, namun rapat terbuka yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan hampir kurang lebih tiga jam ini, menghasilkan berbagai banyak masukan untuk menjadi aspirasi keenam wakil rakyat di Senayan.

Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun menyampaikan, harapan besar agar para anggota legislatif pusat dari Maluku menjadi jembatan untuk menyuarakan aspirasi rakyat di Jakarta.

“Delapan orang ini adalah tumpuan harapan seluruh rakyat Maluku. Kami berharap semua pandangan yang telah disampaikan hari ini bisa menjadi pegangan untuk memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional,” kata Watubun, Selasa (15/4/2025).

Berbagai isu strategis dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari dampak efisiensi anggaran terhadap program daerah, status tenaga honorer, hingga masa depan program Koperasi Merah Putih yang menjadi perhatian nasional.

Anggota DPD RI, Novita Anakotta, dalam tanggapannya menyatakan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat telah melalui prosedur yang sah dan transparan.

Serta menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih akan tetap berjalan dengan dukungan anggaran dari APBN, meski terdapat catatan terkait beban legalitas di tingkat APBD.

“Kami berdelapan akan terus menyuarakan kepentingan Maluku di pusat. Terkait dengan pembangunan Ambon New Port, status tenaga honorer, hingga Dana Bagi Hasil Perikanan, semua sudah kami sampaikan dan kami kawal dalam rapat-rapat kerja bersama kementerian terkait,” ujarnya.

Novita juga menekankan pentingnya sinergi informasi antara DPRD Maluku dan wakil rakyat di Senayan agar perjuangan aspirasi rakyat bisa lebih terarah dan efektif.

Persoalan lainnya yang juga disuarakan berkaitan dengan transfer ke daerah, serta dana bagi hasil potensi sumber daya alam, dalam hal ini perikanan.

Walaupun memiliki andil besar untuk pendapatan negara, namun dana yang didapat dari potensi yang dimiliki terlalu kecil, mengingat lewat kebijakan pemerintah pusat, dana yang didapat dari hasil raup laut Maluku, dibagi ke semua daerah se-Indonesia termasuk daerah tidak penghasil.

Selain itu juga persoalan Kuota haji, pertanian, kehutanan lingkungan hidup, energi sumber daya mineral, dalam hal ini gunung Botak, Blok Masela serta SDM penunjang, bahkan hak masyarakat adat juga dibahas dalam rapat ini.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN – Pindad Sinergi Kembangkan Pembangkit Listrik Bersih Untuk Wilayah 3T

    PLN – Pindad Sinergi Kembangkan Pembangkit Listrik Bersih Untuk Wilayah 3T

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bandung,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) bersama dengan PT Pindad menandatangani memorandum of understanding (MoU) dalam rangka memperkuat sinergi inovasi dan kolaborasi strategis nasional pada Senin, (10/3/2025) di Graha Pindad, Bandung, Jawa Barat. Penandatanganan MoU yang dilakukan antara Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dengan Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa ini memiliki ruang lingkup kerja sama studi […]

  • Gelar Rakor, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B jadi Kewenangan Daerah

    Gelar Rakor, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B jadi Kewenangan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama bupati dan wakil bupati se-Kalimantan Selatan, di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (13/05/2026). Salah satu pesan yang Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, tekankan dalam Rakor tersebut adalah soal kewenangan pemerintah daerah dalam penetapan kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). “Pada prinsipnya, yang penting […]

  • Gerak PKS: Ratusan Kader PKS Jalan Santai Lintasi Bentangan Jembatan Merah Putih

    Gerak PKS: Ratusan Kader PKS Jalan Santai Lintasi Bentangan Jembatan Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ratusan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengikuti peluncuran Gerak PKS (Gerakan Raga Kader PKS) dengan jalan santai dan senam bersama, Minggu (21/9/2025). Rute jalan santai yang dilintasi para pengurus tingkat DPD, DOC, DPRa, dan seluruh kader PKS Kota Ambon ini mulai dari Kantor DPW PKS Maluku ke Jembatan Merah Putih (JMP) dan kembali lagi ke […]

  • Mengapa Luas Tanah Bisa Berbeda Saat Diukur Ulang? Ini Penjelasan Kantor Pertanahan Buru Selatan

    Mengapa Luas Tanah Bisa Berbeda Saat Diukur Ulang? Ini Penjelasan Kantor Pertanahan Buru Selatan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Perbedaan luas bidang tanah setelah dilakukan pengukuran ulang kerap menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Tidak sedikit pemilik tanah yang mendapati hasil pengukuran terbaru berbeda dengan luas yang tercantum pada sertipikat maupun dokumen pertanahan lainnya. Kantor Pertanahan Kabupaten Buru Selatan menjelaskan bahwa perbedaan tersebut tidak selalu menunjukkan adanya kesalahan administrasi. Dalam banyak kasus, perubahan luas bidang […]

  • Kuota CPNS Kabupaten SBB Tergantung Lobi Penjabat Bupati SBB

    Kuota CPNS Kabupaten SBB Tergantung Lobi Penjabat Bupati SBB

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com— KUOTA CPNS di kabupaten Seram Bagian Barat seakan mengiris ribuan masyarakat. Bagaimana tidak, kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa itu menjadi yang terkecil se-Indonesia. Hanya 10 CPNS yang diterima dalam program perekrutan tahun anggaran 2024. Perihal tersebut, menjadi sorot public Maluku. Bukan saja kabupaten SBB. Ketua DPRD SBB, Abd Rasyid Lisaholet dikonfirmasi wartawan perihal tersebut […]

  • PLN Hadirkan SuperSUN bagi Pelanggan Umum Pertama di Maluku

    PLN Hadirkan SuperSUN bagi Pelanggan Umum Pertama di Maluku

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali mencatatkan langkah penting dalam upaya pemerataan listrik di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dengan meluncurkan dan menyalakan perdana SuperSUN untuk pelanggan umum pertama di Maluku. Selama ini, SuperSUN telah digunakan untuk mendukung sekolah-sekolah terpencil dalam program digitalisasi pendidikan. Kini, inovasi tersebut […]

expand_less