Ini Sosok Yopie Silanno, Pejabat Daerah yang Dinilai Layak jadi Sekretaris Kota Ambon
- account_circle Admin
- calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
- visibility 133
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com– Kota Ambon sedang mengalami fase sulit usai pemotongan dana transfer Rp163 miliar. Banyak OPD terdampak. Ruang gerak menyempit. Dalam situasi sesulit ini, kemampuan menjaga stabilitas keuangan daerah menjadi penentu roda pelayanan publik untuk tetap bergerak dengan baik.
Situasi fiskal yang tertekan itu menuntut kehadiran pejabat yang mengerti teknis. Di titik ini, Yopie Silanno, salah satu nama yang relevan untuk menjaga medan fiskal kota Ambon.
Beberapa elemen masyarakat melihat Yopie sebagai sosok komunikatif, ramah, dan tenang sebagai figur yang layak menduduki jabatan Sekretaris Kota Ambon. Penilaian itu tentu saja dilihat dari jejak perjalanan karier panjang dan kinerja teknis yang bisa diverifikasi.
Sebagai Kepala BPKAD Kota Ambon, Yopie mengendalikan pekerjaan paling sensitif dalam birokrasi. Dimana perencanaan anggaran, pengelolaan kas, optimalisasi PAD, pengawasan belanja, hingga tata kelola aset. Kesalahan kecil di sini bisa berdampak besar. Namun sejauh ini, Ambon tetap berada dalam koridor fiskal yang terkendali dibawah kerja keras walikota Bodewin Wattimena.
Jejak panjang Yopie di birokrasi menguasai hampir semua simpul strategis dalam tubuh Pemkot Ambon. Ia pernah memimpin anggaran, menangani aset, memegang pendapatan daerah, memimpin bagian umum, hingga menjadi inspektur, jabatan yang memberi pemahaman tajam tentang kepatuhan dan titik rawan penyimpangan. Kombinasi ini membuatnya ia paham karakter setiap OPD dan dinamika internal birokrasi.
Kapasitas ini penting untuk jabatan seorang Sekkot, posisi pengendali ritme kerja seluruh instansi. Banyak Sekkot tumbang bukan karena karena tidak paham teknis. Yopie sebaliknya, teknis sudah ia kuasai sejak dua dekade lalu. Ia tahu bagaimana koordinasi yang baik dengan pimpinannya, tahu memisahkan pekerjaan yang harus diprioritaskan, mana yang perlu dipangkas, dan mana yang harus dipaksa selesai demi menjaga ritme pelayanan publik.
Dirinya juga dibentuk oleh puluhan kursus dan diklat teknis sejak 1995 jadi fondasi tersendiri membangun kecakapannya dalam menyusun APBD, menilai aset, membaca arus keuangan, hingga memastikan kepatuhan regulasi. Tidak banyak pejabat yang memiliki pengalaman teknis simultan di penganggaran, pendapatan, aset, dan pengawasan.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Yopie Silanno? Simak profil lengkapnya yang diakses dari website resmi Pemkot Ambon, ambon.go.id.
Identitas Diri
- Nama Lengkap: Jacob Silanno, SE, MSi
- Tempat dan Tanggal Lahir : Leksula, 20 Juni 1967
- Jenis Kelamin : Laki-laki
- Agama : Kristen Protestan
- Nama Istri : Jeni Lonna/Silanno (Alm)
- Jumlah Anak : 2 Orang
Pendidikan
- SD Dasar (SD) Negeri IX, 1980, Ambon
- Sekolah Menengah Pertama Negeri 3, 1983, Ambon
- Sekolah Menengah Atas Negeri 1, 1986, Ambon
- Sarjana ekonomi (S1), 1991, Universitas Hasanudin, Ujung Pandang
- Pasca Sarjana (S2), 2007, Universitas Hasanudin Makassar.
Pengalaman Organisasi
- Pengurus KONI Kota Ambon
- Pengurus Pertina Kota Ambon
- Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Ambon, Bidang Keuangan, Usaha dan Aset Urusan Keuangan.
Kursus/Diklat yang Pernah Diikuti
- Pembinaan Aparatur Keuangan Daerah Bawahan di Ambon Tahun 1995
- Kursus Keuangan Daerah (KKD) di Ujung Pandang Tahun 1996
- Seminar Ilmiah Otonomi Keuangan Daerah di Ambon Tahun 1997
- Kursus SIngkat Teknis Fungsional Bagi Pimpinan Proyek dan Benpro di Ambon Tahun 2002
- Kursus Singkat Teknis Fungsional Bagi Bend Gaji, Rutin, dan Penerima di Ambon Tahun 2002
- Training For Trainers (TOT) Tentang Kep Mendagri di Jakarta Tahun 2002
- Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan dan Penilaian Aset di Ambon Tahun 2003
- Workshop Analisa Laporan Pertanggung jawaban Keuangan di Ambon Tahun 2003
- Seminar dan Sosialisasi UU No 1 Tahun 2004 di Jakarta Tahun 2004
- Penyusunan Perda APBD Perubahan Tahun 2006 di Bali Tahun 2006
- Sosialisasi PERMEN No 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah di Jakarta Tahun 2006
- Bimtek Petunjuk Teknis Tata Cara Penggunaan / Pemanfaatan, Penghapusan, Pemindahtanganan, Penilaian dan Penatausahaan Barang Milik Negara/ Daerah di Bali Tahun 2008
- Seminar Nasional Tema Optimalisasi Tata Kelola Keuangan Daerah di Bali Tahun 2012
- Sosialisasi Program Anti Korupsi Sebagai Panitia dengan Focus Group Pegawai Instasnsi Pemerintah Kota Ambon di Ambon Tahun 2011.
Karier
- Diangkat sebagai Kepala Sub Bagian Anggaran pada Bagian Keuangan Setda Kota Ambon (TMT 01-09-2001)
- Diangkat sebagai Kepala Sub Bagian Anggaran pada Bagian Keuangan Setda Kota Ambon (TMT 03-04-2002)
- Diangkat sebagai Kepala BIdang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan Kota Ambon (TMT 15-08-2005)
- Diangkat sebagai Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Kota Ambon (TMT 13-11-2007)
- Diangkat sebagai Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Ekonomi Daerah Kota Ambon (TMT 15-10-2010)
- Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra sampai 2020
- Inspektur Kota Ambon, 2021
- Kepala BPKAD Kota Ambon, Oktober 2023 sampai dengan sekarang.* (01-F).
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar