PLN Sukses Kawal Kelistrikan JKPI Ternate, Pasokan Andal Dukung Rangkaian Kegiatan Kota Pusaka
- account_circle Admin
- calendar_month 52 menit yang lalu
- visibility 32
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ternate,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara sukses mengawal keandalan pasokan listrik selama rangkaian kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Ternate, Maluku Utara. Dukungan kelistrikan diberikan pada sejumlah lokasi strategis melalui penguatan suplai utama dan sistem cadangan guna mendukung kelancaran seluruh agenda.
General Manager PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, mengatakan dukungan tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus mendukung agenda strategis pemerintah daerah.
“JKPI menjadi momentum penting bagi Kota Ternate untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan warisan budayanya. PLN turut mengambil peran dengan memastikan dukungan kelistrikan yang optimal agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi para peserta maupun masyarakat,” ujar Dony.
PLN melakukan pengamanan kelistrikan pada sekitar 10 titik kegiatan yang tersebar di sejumlah kawasan cagar budaya dan ruang publik. Pengamanan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi, mulai dari penyediaan suplai listrik hingga penyiagaan sistem cadangan.
Salah satu titik utama berada di Benteng Oranje yang menjadi pusat berbagai aktivitas selama rangkaian JKPI. PLN memastikan suplai listrik di kawasan tersebut sekaligus menempatkan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebagai sistem cadangan untuk menjaga kontinuitas pasokan.
Manager PLN UP3 Ternate, Mufid Arianto, mengatakan pengamanan kelistrikan telah dipersiapkan melalui koordinasi dengan pihak terkait sejak beberapa pekan sebelum kegiatan berlangsung. Pemetaan dilakukan terhadap lokasi kegiatan dan kebutuhan daya sehingga pola pengamanan dapat disesuaikan dengan kondisi kelistrikan di setiap titik.
“Kami melakukan pemetaan kebutuhan di setiap lokasi dan menyiapkan suplai maupun sistem backup sesuai kondisi masing-masing titik. Di Benteng Oranje, misalnya, suplai listrik diperkuat dengan UPS untuk menjaga keandalan selama kegiatan berlangsung,” jelas Mufid.
Dukungan PLN juga menjangkau Benteng Kalamata dan Benteng Toloko, yang sebelumnya belum memiliki suplai listrik pelanggan. PLN memberikan dukungan suplai agar kedua kawasan bersejarah tersebut dapat digunakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan JKPI.
Pengamanan turut dilakukan di sejumlah lokasi lainnya, seperti Lapangan Salero, Benteng Setya Rencana, Landmark Ternate, kediaman Wali Kota Ternate, serta Aula Banau Universitas Khairun. Pada sejumlah titik strategis, PLN menyiagakan genset sebagai sumber listrik cadangan untuk memperkuat sistem pengamanan apabila terjadi gangguan pada suplai utama.
Skema pengamanan berlapis tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik selama kegiatan. Dengan kesiapan suplai utama dan sumber daya cadangan, kebutuhan listrik pada lokasi-lokasi utama JKPI dapat terjaga sehingga berbagai agenda dapat terlaksana dengan baik.
Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penyelenggaraan JKPI yang melibatkan berbagai lokasi bersejarah di Kota Ternate. Dukungan kelistrikan PLN turut menunjang aktivitas peserta, pelayanan di lokasi kegiatan, hingga berbagai agenda yang melibatkan masyarakat di ruang-ruang publik.
Dony menambahkan, keberhasilan pengamanan kelistrikan JKPI menjadi bagian dari sinergi PLN bersama pemerintah daerah dalam mendukung berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan aktivitas masyarakat serta memperkuat potensi pariwisata dan budaya daerah.
“PLN akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Kami ingin memastikan listrik yang andal tidak hanya mendukung berlangsungnya sebuah kegiatan, tetapi juga menjadi energi penggerak bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kemajuan daerah,” tutup Dony.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar