Putri Hastari Nilai Dua Draf Kepemimpinan Bertentangan dengan Mekanisme Konfercab HMI Ambon
- account_circle Admin
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- visibility 132
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ambon,Tajukmaluku.com-Dinamika Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXXIV Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ambon menuai berbagai sorotan. Munculnya dua draf kepemimpinan dinilai berpotensi melemahkan konsolidasi dan mencederai mekanisme organisasi.
Putri Hastari, Ketua Bidang Agraria dan Kemaritiman HMI Cabang Ambon demisioner menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam proses demokrasi merupakan hal wajar. Namun, menurutnya, perbedaan tersebut tidak boleh memicu pada perpecahan internal organisasi.
“Isu dua draf kepemimpinan mencerminkan ketidakpatuhan terhadap mekanisme dan etika demokrasi organisasi,” kata Putri dalam pernyataan tertulisnya kepada Tajukmaluku.com. Selasa (3/2/2026).
Sebagai salah satu dari sepuluh kandidat Ketua Umum, Putri mengingatkan bahwa seluruh kandidat Ketua Umum telah menandatangani pakta integritas yang secara tegas melarang adanya sidang tandingan dalam Konfercab HMI Ambon. Kesepakatan tersebut, katanya, bersifat mengikat dan harus dipatuhi oleh semua pihak tanpa pengecualian.
Magister Ilmu Perikanan dan Kelautan Unpatti ini menilai Konfercab yang berlarut dalam waktu yang panjang serta tidak strategis bisa berpotensi melemahkan kerja-kerja organisasi di tingkat cabang. Kondisi itu juga dinilai menjauhkan HMI dari nilai dasar perjuangan sebagai organisasi kader.
Menurutnya, HMI Cabang Ambon membutuhkan kepemimpinan yang tegas, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan sesuai konstitusi organisasi. Ketegasan, lanjut Putri, merupakan prasyarat bagi terciptanya kepastian dan keadilan bagi seluruh kader.
Putri menjelaskan HMI Cabang Ambon harus tetap menjadi rumah bersama seluruh kader dan tidak dikelola berdasarkan kepentingan kelompok atau individu tertentu.
“Kepemimpinan yang dibutuhkan adalah yang berorientasi pada penguatan kader dan organisasi bukan terbangun dalam logika dan ambisi politik kekuasaan,” ujarnya.
Diketahui, Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXXIV Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ambon Tahun 2026 telah berlangsung sejak awal januari 2026 dan forum sidang berjalan pada 12 Januari. Hingga kini belum juga tuntas, dengan proses yang berjalan berlarut-larut dan menyisakan sejumlah dinamika internal yang menjadi perhatian kader.*(01-F)
- Penulis: Admin





Saat ini belum ada komentar