Breaking News
light_mode

Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath Sejalan Dengan Prabowo?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 236
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Faisal Marasabessy

Ambon,Tajukmaluku.com-Bagi banyak orang, Januari adalah bulan yang sarat dengan harapan dan resolusi. Para filsuf dahulu, sebut saja Aristoteles, menekan habit (kebiasaan) yang dibentuk sejak awal tahun sebagai kunci menuju eudaimonia (kebahagiaan).

Bertempat di Indonesia Stock Exchange (IDX) Tower, Jakarta pada Januari 2025, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Maluku, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath, bertemu dengan para perwakilan Bank Dunia. Diketahui, pertemuan itu membahas kerja sama dalam penguatan infrastruktur dasar, seperti transportasi laut, akses air bersih, serta pengelolaan sampah dan sanitasi, yang merupakan kebutuhan mendesak masyarakat Maluku.

Pertemuan ini terjadi sehari setelah Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD, Hendrik mampu menginisiasi langkah konkretnya yang selaras dengan kebijakan tersebut. Hal ini menunjukkan kalau HL-AV adalah sosok visioner yang mampu membaca tren kebijakan nasional dan mengantisipasi arah gerak ekonomi global sebelum regulasi itu sendiri diterapkan.

Kepemimpinan Berbasis Prediksi

Robert Lucas dalam Rational Expectations Theory menitikberatkan kemajuan ekonomi selalu selaras dengan peran aktor-aktor ekonomi yang memiliki akses informasi dan analisis yang baik, HL-AV mampu membuat keputusan yang lebih tepat sebelum kebijakan pemerintah benar-benar berdampak. Dengan kata lain, mereka tidak menunggu implementasi Inpres sebagai bentuk kepatuhan administratif, melainkan telah lebih dulu membangun jaringan finansial internasional guna mengoptimalkan sumber daya yang ada di Maluku.

“Pemerintah seharusnya tidak hanya bereaksi terhadap peristiwa tetapi juga memprediksi dinamika sosial-ekonomi sebelum kebijakan diterapkan.” Konsep anticipatory governace dari Leon Fuerth ini jadi alarm bagi pemerintahan daerah yang memiliki keterbatasan fiskal seperti Maluku.

Keluar Dari Zona Nyaman

Dengan SDA yang melimpah, sejak lama orang-orang Maluku masih hidup dari belas kasih fiskal dari pusat. Data menunjukan bahwa APBD Maluku masih didominasi oleh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Meski naik 1,77% dari tahun sebelumnya, DIPA Provinsi Maluku pada tahun 2024 berada pada angka Rp, 21,62 Triliun, lebih fatal di tahun 2025, alokasi anggaran di tahun ini terjun di angka 20,68 Triliyun.

Penurunan DIPA dan TKD pada tahun ini jadi urgensi bagi Maluku untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Dengan nilai yang begitu, rasanya siapapun pemimpinanya, Maluku akan tetap begini-begini saja. “Sebuah daerah yang ingin lepas dari jebakan ketertinggalan harus memiliki pemimpin yang mampu melihat tren investasi jangka panjang, bukan hanya mengandalkan transfer fiskal dari pusat.”(Dr. Faisal Basri). Langkah kerjasama dengan Bank Dunia yang dilakukan Hendrik-Vanath menjadi salah satu solusi strategis sekaligus harapan untuk keluar dari zona nyaman ketergantungan fiskal.

Dalam World Development Report 2023, Bank dunia menyoroti pentingnya investasi dalam infrastruktur dasar di kawasan tertinggal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Hendrik dengan track recordnya sebagai mantan DPR RI, juga wakilnya, tokoh visioner Seram Bagian Timur, Abdullah Vanath membuat lompatan dengan tidak terjebak pada paradigma birokratis jadul yang selama ini membuat Maluku berada dalam pusaran ketergantungan fiskal terhadap pusat. Ini mengindikasikan pemahaman mendalam dari HL-AV soal pembangunan daerah yang tidak bisa hanya bergantung pada skema anggaran negara, tetapi harus mulai membuka diri terhadap mekanisme pendanaan global.

Par Maluku Pung BAE

Sebagai penutup, rasanya kita harus melihat lebih jauh, diplomasi yang dilakukan Hendrik-Abdullah Vanath dengan para perwakilan Bank Dunia itu sebagai satu pernyataan politik dan ekonomi yang kuat. Dalam waktu yang sangat singkat setelah Inpres diterbitkan, mereka lebih dulu mengambil inisiatif yang bukan hanya senyawa dengan kebijakan nasional tapi juga memperluas cakupan solusi melalui skema pembiayaan internasional.

Dengan membaca tren masa depan yang tersesuaikan dengan 17 SDGs serta Asta Cita Prabowo Subianto, lompatan yang dilakukan HL-AV dengan dukungan World Bank soal program-program yang melayani kebutuhan dasar masyarakat Maluku seperti transportasi laut, air bersih, penanganan sampah, dan sanitasi/air limbah itu jadi harapan tersendiri kedepan par Maluku Pung BAE.

Penulis adalah Wakil Ketua GMPI Maluku

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Republik Setengah Hati: Kuasa atas Nasionalisme Bernegara

    Republik Setengah Hati: Kuasa atas Nasionalisme Bernegara

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Kamil Mony (Founder A.M Sangadji Institute) Tajukmaluku.com-Tahun ini, Maluku kembali menelan kecewa. Dari deretan nama penerima gelar Pahlawan Nasional 2025, tak satu pun datang dari bumi raja-raja. Seolah republik ini setengah hati menatap sejarah timur Nusantara. Wilayah yang sejak awal berdarah untuk kemerdekaan, tapi selalu tersisih dalam penghormatan resmi negara. Kekecewaan itu menukik lebih […]

  • Senin Depan, 500 Massa Aksi APKR Tanimbar Siap Kepung Kantor Pusat Inpex

    Senin Depan, 500 Massa Aksi APKR Tanimbar Siap Kepung Kantor Pusat Inpex

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Aliansi Perjuangan Keadilan Rakyat Tanimbar (APKRT) akan mengelar aksi massa di depan Kantor Inpex Corporation yang berlokasi di Senayan Jakarta Pusat pada Senin 3 November 2025. “Konsolidasi, rapat teknis dan persiapan perangkat aksi sudah dilakukan. Aksi senin besok melibatkan 500 massa yang dating dari berbagai elemen, ada Cipayung Plus Tanimbar, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh […]

  • Menaru Asah Merubah Arah Kepemimpinan Baru di Pilgub Maluku

    Menaru Asah Merubah Arah Kepemimpinan Baru di Pilgub Maluku

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Maluku, sebuah provinsi yang kaya akan sejarah dan budaya, telah mengalami berbagai dinamika politik yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Pemilihan gubernur sebelumnya sering kali dipenuhi dengan tantangan dan kompleksitas yang mencerminkan keragaman sosial dan geografis wilayah ini. Sejarah politik Maluku tidak terlepas dari berbagai persoalan, mulai dari konflik sosial hingga masalah pembangunan yang belum […]

  • BEMNus Maluku Kritik Rencana Peminjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun: Potensi Dampak ke Gaji PPPK

    BEMNus Maluku Kritik Rencana Peminjaman Dana SMI Rp1,5 Triliun: Potensi Dampak ke Gaji PPPK

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNus) Provinsi Maluku memberikan kritik tajam terkait rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mengajukan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 Triliun. Menurut Ketua BEMNus Maluku, Adam Rahantan, rencana peminjaman dana bakal diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur ini bisa berdampak buruk ke berbagai hal, salah satunya bagi PPPK Penuh dan […]

  • GMPI Maluku Desak Pemecatan Tiga Oknum Anggota Polsek Pelabuhan Yos Soedarso Ambon

    GMPI Maluku Desak Pemecatan Tiga Oknum Anggota Polsek Pelabuhan Yos Soedarso Ambon

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Maluku kembali dihebokan dengan video viral tindakan represif yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Rizal Serang, warga yang menjadi korban penganiayaan oleh tiga oknum anggota Polsek Pelabuhan Yos Soedarso, Jumat kemarin, kini menjadi sorotan publik. Tindakan kekerasan ini tidak hanya mencederai korban secara fisik tetapi juga mencoreng integritas Kepolisian Republik Indonesia sebagai institusi yang seharusnya […]

  • Pleno Konkoorcab PMII, Gunawan Mochtar Harap Jaga Kolaborasi Bangun Maluku

    Pleno Konkoorcab PMII, Gunawan Mochtar Harap Jaga Kolaborasi Bangun Maluku

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Kota Ambon dari Fraksi PKB, Gunawan Mochtar berharap agar kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dapat terus berkolaborasi untuk bangun Maluku. Hal itu disampaikan saat menghadiri Pleno Konkoorcab Komunitas Koordinasi Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Maluku ke-VIII di UIN A. M Sangadji, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Sabtu (28/11/2025). Konkoorcab yang mengangkat […]

expand_less