Breaking News
light_mode

RDP DPRD Maluku Tegas: Oknum Polisi Penganiaya Harus Diproses, Evaluasi Kepolisian Mendesak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 30 Des 2024
  • visibility 341
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi 1 DPRD Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease serta Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus. Senin, (30/12/2024). Menyoroti dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap Rizal Taufik Serang. Insiden ini terjadi pada 20 Desember 2024 di depan Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, dan telah memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Turut hadir dalam RDP ini adalah GMPI Maluku, Ansor Maluku, dan LBH Ansor Kota Ambon sebagai Penasehat Hukum (PH) bagi korban. Diskusi berlangsung tajam dengan berbagai pihak mendesak langkah konkret untuk menyelesaikan kasus ini secara adil.

Ketua GMPI Maluku, Bansa Hadi Sella, menegaskan pentingnya keberanian DPRD dan masyarakat untuk terus menekan penegakan hukum yang adil. “Kami di GMPI Maluku mendukung penuh langkah DPRD dan mendesak agar kepolisian transparan dalam menyelesaikan kasus ini. Tidak ada ruang bagi kekerasan yang dilakukan oleh aparat yang seharusnya melindungi masyarakat,” ungkapnya.

Foto: Ketua GMPI Maluku, Ketua LBH Ansor Kota Ambon

Mantum Badko HMI Maluku-Malut ini juga menyoroti pentingnya perlindungan korban dari serangan digital. “Serangan di dunia maya sama berbahayanya dengan kekerasan fisik. Kami mengingatkan pihak kepolisian untuk mengambil langkah tegas menertibkan akun-akun palsu yang menyudutkan korban,” tambahnya.

RDP pertama itu melahirkan beberapa kesimpulan:

1.Meminta kepada kepolisian untuk melakukan proses hukum baik pidana maupun etik secara profesional dan transparan kepada publik.

2.Cyber polisi diminta untuk menertibkan akun-akun palsu di sosial media yang sangaja menyudutkan korban utama.

3.Pimpinan polri diminta melakukan evaluasi dan penertiban anggota agar kedepannya dapat menjalankan tugas dengan baik dan benar sesuai aturan yang berlaku.

4.Akan dilaksanakan RDP berikutnya karena komisi I DPRD berkomitmen untuk mengawal kasus ini sampai tuntas.

5.Polisi diminta segera tetapkan tersangka dugaan tindak pidana penganiayaan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seruan Damai dalam Himbauan Terbuka, Gubernur Maluku Minta Warga Tahan Diri dan Tidak Terprovokasi

    Seruan Damai dalam Himbauan Terbuka, Gubernur Maluku Minta Warga Tahan Diri dan Tidak Terprovokasi

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, angkat bicara terkait konflik yang terjadi di Desa Sawai, Rumah Ola, dan Masihulan, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. Dalam pernyataan resminya, ia menyesalkan bentrokan antarkelompok masyarakat yang menyebabkan korban jiwa, luka-luka, serta kerugian materil. “Saya meminta warga di ketiga desa itu untuk menahan diri, tidak terhasut oleh provokasi pihak mana […]

  • Jadi Calon Kuat Sekda SBT, Kekayaan Amahoru “Mencurigakan”

    Jadi Calon Kuat Sekda SBT, Kekayaan Amahoru “Mencurigakan”

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com– Nama Achmad Quadri Amahoru belakangan menjadi buah bibir di Seram Bagian Timur. Dalam seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada 16 September 2025, ia mencatat skor tertinggi: 86,81 persen. Angka itu menempatkannya jauh di atas tiga kandidat lain. Bagi sebagian warga SBT, pencalonan Amahoru dianggap sebagai “pulang kampung”. Sebab, […]

  • Maluku Siap Pulangkan Merah Putih ke Jakarta—Simbol Kekecewaan Terhadap Kehidupan Bernegara

    Maluku Siap Pulangkan Merah Putih ke Jakarta—Simbol Kekecewaan Terhadap Kehidupan Bernegara

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Usman Bugis Di tengah merayapnya berbagai masalah bangsa yang belum juga menemukan solusi, Maluku menghadapi kenyataan pahit: janji-janji pembangunan yang tak kunjung ditepati, diskriminasi ekonomi yang terus dirasakan, dan absennya keadilan bagi masyarakat. Setiap lembar sejarah mengingatkan kita akan pentingnya Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kemerdekaan, namun hari ini, warna-warna itu mulai pudar […]

  • Sianida Sitaan Diduga Dijual, Kapolres Buru Harus Diperiksa

    Sianida Sitaan Diduga Dijual, Kapolres Buru Harus Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dugaan praktik jual-beli barang bukti kembali menyeret institusi kepolisian di Maluku. Polres Buru dituding menutup-nutupi jumlah sebenarnya sianida yang disita dalam operasi pada 27 Januari 2025. Pengusaha Hj. Hartini, yang terlibat dalam distribusi bahan kimia berbahaya atas pesanan Bripka ER itu menyebut total kiriman mencapai 300 karton dengan dua truk. Namun Polres Buru hanya mengumumkan […]

  • Kasus Pembunuhan di Hualoy, Keluarga Tak Puas Pelaku Hanya Dituntut 5 Tahun Penjara

    Kasus Pembunuhan di Hualoy, Keluarga Tak Puas Pelaku Hanya Dituntut 5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Keluarga korban pembunuhan Abdul Aziz Manuputty meminta Pengadilan Negeri Daratan Hunipopu menghukum pelaku dengan hukuman makmisal. Opan Wakano mewakili keluarga korban menuturkan, saudaranya alm Abdul Aziz Manuputty meninggal dunia secara tragis di Desa Hualoy Kecamatan Amalatu, tepatnya di depan Masjid Zainal Abidin. Visum et Repertum No. 015/VER/PT/I/2025 dengan tegas juga menyatakan penyebab kematian alm Abd […]

  • Saat “Ditekan Wagub”, Kadis Yahya Ngeluh: Saya Ibarat Kipas Angin

    Saat “Ditekan Wagub”, Kadis Yahya Ngeluh: Saya Ibarat Kipas Angin

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, Yahya Kota, mengaku tak mampu berbuat banyak ketika diminta oleh Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath untuk mengganti pengelola jasa parkir di Pasar Mardika, Kota Ambon. “Dia (Kadis) bilang dia seperti kipas angin saja, diremot. Saat disuruh berhenti, berhenti,” kata Yahya dalam pertemuan bersama manajemen CV. Rumbia Perkasa, […]

expand_less