Breaking News
light_mode

Pilgub Maluku: Jeritan Rakyat Menuju Perubahan Nyata

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Risno Ibrahim

[Direktur Inout Institut]

Ambon, Tajukmaluku.com- Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Maluku bukan hanya agenda politik lima tahunan, tetapi sebuah kesempatan emas bagi masyarakat untuk mencapai perubahan yang nyata. Maluku, yang kaya akan sumber daya alam, masih terbelakang dalam banyak aspek pembangunan.

Kepemimpinan Gubernur Murad Ismail terkesan gagal, menjadi catatan kelam yang tak bisa diabaikan. Tak ada perubahan signifikan di masa pemerintahannya, terutama dalam hal kemiskinan, infrastruktur, dan pengelolaan sumber daya alam.

Kita tau bersama, 16 program unggulan yang pernah digemborkan itu tak ada satupun yang terealisasi hingga akhir kepemimpinannya. Isu utama seperti pengangguran, konektivitas antar pulau yang buruk, dan ketimpangan ekonomi masih menjadi masalah besar bagi rakyat Maluku. Meskipun ada beberapa proyek infrastruktur yang dimulai, pembangunan tersebut tidak dirasakan merata oleh masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya Pilgub 2024 sebagai momen untuk memilih pemimpin baru yang benar-benar memiliki visi perubahan dan komitmen kuat untuk kesejahteraan rakyat. Di bawah Murad, pengelolaan sumber daya alam juga menjadi sorotan, di mana potensi besar Maluku dalam sektor perikanan, pariwisata, dan kekayaan alam lainnya belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Pemimpin baru harus mampu memperbaiki kegagalan ini dengan strategi yang lebih konkret dalam mengembangkan sektor-sektor ini untuk meningkatkan ekonomi lokal. Pemerintahan yang baru harus berfokus pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperluas akses permodalan dan pelatihan kewirausahaan, sehingga rakyat Maluku bisa mandiri dan berdaya dalam mengelola potensi daerahnya.

Pilgub kali ini menjadi ujian bagi rakyat Maluku untuk lebih cerdas dalam memilih. Pemimpin yang dibutuhkan adalah sosok yang memiliki rekam jejak bersih, tidak terlibat dalam praktik korupsi, dan berkomitmen pada pembangunan yang inklusif. Pengalaman buruk selama pemerintahan Murad Ismail harus menjadi pembelajaran bahwa memilih pemimpin yang hanya memberikan janji tanpa realisasi membawa dampak serius bagi kesejahteraan rakyat.

Masyarakat Maluku juga harus lebih aktif dalam proses demokrasi, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas jalannya pemerintahan. Kemenangan rakyat adalah ketika mereka tidak hanya memberikan suara, tetapi juga mengawal realisasi janji-janji kampanye.

Pemimpin yang tepat adalah kunci untuk membawa Maluku menuju masa depan yang lebih cerah, dengan kesejahteraan dan keadilan sebagai tujuan utama. Dengan memilih pemimpin yang berintegritas, memiliki visi pembangunan yang kuat, dan berkomitmen terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, Maluku memiliki peluang besar untuk bangkit dan mewujudkan potensi yang selama ini terpendam.

Pilgub kali ini bukan hanya tentang memilih pengganti, tetapi tentang mengubah arah masa depan Maluku. Rakyat Maluku harus bersatu dan tidak membiarkan pengalaman buruk berulang. Kini saatnya untuk mengukir sejarah baru, di mana suara rakyat menjadi kekuatan yang menggerakkan perubahan menuju keadilan dan kesejahteraan yang seutuhnya. Mari bersama-sama kita wujudkan masa depan Maluku yang lebih baik.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

    BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku menyatakan tuduhan dugaan suap terhadap Jaqueline Margareth Sahetapy tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak didukung bukti yang terverifikasi. Koordinator BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menegaskan informasi yang beredar tidak melalui proses verifikasi yang memadai. Ia menilai pola penyebaran tuduhan seperti ini berbahaya karena merusak reputasi individu […]

  • Soal Penyusulan RTRW di SBT, Fiqran Yusuf Minta Libatkan Masyarakat

    Soal Penyusulan RTRW di SBT, Fiqran Yusuf Minta Libatkan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Ketua Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Provinsi Maluku, Fiqran M. Yusuf, ST., M.PWK, menyorot proses penyusunan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang dinilai belum mengedepankan prinsip partisipasi publik secara optimal. Menurutnya, RTRW adalah ruh dari pembangunan wilayah yang harus disusun dengan melibatkan masyarakat secara aktif dan menyeluruh. “RTRW itu […]

  • DPRD Maluku Tetapkan 4 Perda dan 1 Ranperda Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

    DPRD Maluku Tetapkan 4 Perda dan 1 Ranperda Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku secara menetapkan empat Peraturan Daerah (Perda) dan menyetujui satu Ranperda strategis dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Maluku, Karang Panjang, Ambon, Kamis (18/12/2025). Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, yang menegaskan bahwa penetapan regulasi daerah bukan sekadar formalitas, melainkan langkah politik dan hukum […]

  • Relawan Bakti BUMN Hadir di Tidore, Dorong Energi Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

    Relawan Bakti BUMN Hadir di Tidore, Dorong Energi Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tidore,Tajukmaluku.com-Semangat kolaborasi dan pengabdian hadir di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Sebanyak 10 Relawan Bakti BUMN tiba di Tidore pada Sabtu (16/8) untuk mengawali rangkaian kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat bertema “Energi Berkelanjutan untuk Tidore Berdaya”. Para relawan akan berkolaborasi langsung dengan masyarakat melalui program yang menyentuh empat pilar utama, yakni pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan […]

  • Demo Masak Kompor Induksi di Tanimbar, PLN Dorong Gaya Hidup Modern dan Ramah Lingkungan

    Demo Masak Kompor Induksi di Tanimbar, PLN Dorong Gaya Hidup Modern dan Ramah Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Saumlaki,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Saumlaki terus mendorong inovasi berbasis energi listrik dengan menggelar kegiatan Demo Masak Menggunakan Kompor Induksi. Bekerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), kegiatan ini bertujuan memperkenalkan teknologi kompor induksi yang lebih hemat energi, […]

  • RDP DPRD Maluku Tegas: Oknum Polisi Penganiaya Harus Diproses, Evaluasi Kepolisian Mendesak

    RDP DPRD Maluku Tegas: Oknum Polisi Penganiaya Harus Diproses, Evaluasi Kepolisian Mendesak

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi 1 DPRD Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease serta Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus. Senin, (30/12/2024). Menyoroti dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap Rizal Taufik Serang. Insiden ini terjadi pada 20 Desember 2024 di depan Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, dan telah memicu reaksi keras […]

expand_less