Breaking News
light_mode

Pilgub Maluku: Jeritan Rakyat Menuju Perubahan Nyata

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Risno Ibrahim

[Direktur Inout Institut]

Ambon, Tajukmaluku.com- Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Maluku bukan hanya agenda politik lima tahunan, tetapi sebuah kesempatan emas bagi masyarakat untuk mencapai perubahan yang nyata. Maluku, yang kaya akan sumber daya alam, masih terbelakang dalam banyak aspek pembangunan.

Kepemimpinan Gubernur Murad Ismail terkesan gagal, menjadi catatan kelam yang tak bisa diabaikan. Tak ada perubahan signifikan di masa pemerintahannya, terutama dalam hal kemiskinan, infrastruktur, dan pengelolaan sumber daya alam.

Kita tau bersama, 16 program unggulan yang pernah digemborkan itu tak ada satupun yang terealisasi hingga akhir kepemimpinannya. Isu utama seperti pengangguran, konektivitas antar pulau yang buruk, dan ketimpangan ekonomi masih menjadi masalah besar bagi rakyat Maluku. Meskipun ada beberapa proyek infrastruktur yang dimulai, pembangunan tersebut tidak dirasakan merata oleh masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya Pilgub 2024 sebagai momen untuk memilih pemimpin baru yang benar-benar memiliki visi perubahan dan komitmen kuat untuk kesejahteraan rakyat. Di bawah Murad, pengelolaan sumber daya alam juga menjadi sorotan, di mana potensi besar Maluku dalam sektor perikanan, pariwisata, dan kekayaan alam lainnya belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Pemimpin baru harus mampu memperbaiki kegagalan ini dengan strategi yang lebih konkret dalam mengembangkan sektor-sektor ini untuk meningkatkan ekonomi lokal. Pemerintahan yang baru harus berfokus pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperluas akses permodalan dan pelatihan kewirausahaan, sehingga rakyat Maluku bisa mandiri dan berdaya dalam mengelola potensi daerahnya.

Pilgub kali ini menjadi ujian bagi rakyat Maluku untuk lebih cerdas dalam memilih. Pemimpin yang dibutuhkan adalah sosok yang memiliki rekam jejak bersih, tidak terlibat dalam praktik korupsi, dan berkomitmen pada pembangunan yang inklusif. Pengalaman buruk selama pemerintahan Murad Ismail harus menjadi pembelajaran bahwa memilih pemimpin yang hanya memberikan janji tanpa realisasi membawa dampak serius bagi kesejahteraan rakyat.

Masyarakat Maluku juga harus lebih aktif dalam proses demokrasi, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas jalannya pemerintahan. Kemenangan rakyat adalah ketika mereka tidak hanya memberikan suara, tetapi juga mengawal realisasi janji-janji kampanye.

Pemimpin yang tepat adalah kunci untuk membawa Maluku menuju masa depan yang lebih cerah, dengan kesejahteraan dan keadilan sebagai tujuan utama. Dengan memilih pemimpin yang berintegritas, memiliki visi pembangunan yang kuat, dan berkomitmen terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, Maluku memiliki peluang besar untuk bangkit dan mewujudkan potensi yang selama ini terpendam.

Pilgub kali ini bukan hanya tentang memilih pengganti, tetapi tentang mengubah arah masa depan Maluku. Rakyat Maluku harus bersatu dan tidak membiarkan pengalaman buruk berulang. Kini saatnya untuk mengukir sejarah baru, di mana suara rakyat menjadi kekuatan yang menggerakkan perubahan menuju keadilan dan kesejahteraan yang seutuhnya. Mari bersama-sama kita wujudkan masa depan Maluku yang lebih baik.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Senator Maluku: MBG Belum Siap jadi Program Unggulan

    Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Senator Maluku: MBG Belum Siap jadi Program Unggulan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota Komite I DPD RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina, menanggapi aksi unjuk rasa “Menuju Indonesia Bangkrut” yang digelar BEM Universitas Indonesia (UI) bersama mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat di Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juni 2026. Senator yang akrab disapa Boy Latuconsina itu meminta Presiden Prabowo Subianto menerima dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Menurutnya, salah […]

  • DPRD Maluku Ingatkan Seleksi Akpol 2026 Harus Profesional dan Tanpa Intervensi Pihak Manapun

    DPRD Maluku Ingatkan Seleksi Akpol 2026 Harus Profesional dan Tanpa Intervensi Pihak Manapun

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku, Edison Sarimanela ingatkan tahapan seleksi penerimaan calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026 di Polda Maluku harus profesional, objektif, dan tanpa intervensi pihak manapun. “Saya berharap seleksi Akpol harus benar-benar profesional dan transparan. Jangan lagi ada jalur titipan,” kata Sarimanela, Senin (25/5/2026). Menurutnya, seluruh tahapan seleksi […]

  • Kolaborasi PLN UP3 Saumlaki dan GPM Sejahtera, Dukung Electrifying Lifestyle Lewat Lomba Pangan Lokal

    Kolaborasi PLN UP3 Saumlaki dan GPM Sejahtera, Dukung Electrifying Lifestyle Lewat Lomba Pangan Lokal

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Saumlaki,Tajukmaluku.com-Dalam semangat kolaborasi dan penguatan peran sosial, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kali ini, melalui keikutsertaan dalam kegiatan Lomba Pangan Lokal yang diselenggarakan oleh Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi (PHBG) Jemaat GPM Sejahtera Saumlaki, PLN tidak hanya menjadi sponsor atau pendukung acara, […]

  • Konsisten Dukung Transisi Energi, PLN UIW MMU Kembali Gelar Ramadan Electrifying Lifestyle 2025 di Gong Perdamaian

    Konsisten Dukung Transisi Energi, PLN UIW MMU Kembali Gelar Ramadan Electrifying Lifestyle 2025 di Gong Perdamaian

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Acara Ramadan Electrifying Lifestyle Fair (Relief) 2025 kembali hadir di Kota Ambon. Relief 2025 yang diselenggarakan PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara ini berlangsung selama dua hari, yakni 10 hingga 11 Maret 2025 di Taman Gong Perdamaian, Kota Ambon. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menuturkan, acara ini dilakukan setiap tahunnya dalam […]

  • Sertipikasi Tanah Adat Jadi Benteng Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat

    Sertipikasi Tanah Adat Jadi Benteng Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namrole,Tajukmaluku.com-Upaya memberikan kepastian hukum terhadap tanah ulayat atau tanah adat terus menjadi perhatian Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Melalui program pendaftaran dan sertipikasi tanah adat, pemerintah berupaya melindungi hak-hak masyarakat hukum adat sekaligus memperkuat pengakuan negara terhadap keberadaan wilayah adat di Indonesia. Program sertipikasi tanah komunal dinilai menjadi langkah strategis untuk meminimalkan […]

  • “Membongkar Mitos”: Benarkah Alam Kaya Membuat Orang Maluku Malas?

    “Membongkar Mitos”: Benarkah Alam Kaya Membuat Orang Maluku Malas?

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN A.M Sangadji; Peneliti Psikologi Lingkungan dan Masyarakat Adat) Tajukmaluku.com-Sudah menjadi cerita lama yang terus diulang bahwa “orang Maluku itu malas karena alamnya terlalu kaya raya”. Ungkapan ini sering kita dengar di berbagai tempat. Baik saat kita santai di warung kopi maupun dalam ruang-ruang diskusi formal tentang […]

expand_less