Breaking News
light_mode

Pilgub Maluku: Jeritan Rakyat Menuju Perubahan Nyata

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Risno Ibrahim

[Direktur Inout Institut]

Ambon, Tajukmaluku.com- Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Maluku bukan hanya agenda politik lima tahunan, tetapi sebuah kesempatan emas bagi masyarakat untuk mencapai perubahan yang nyata. Maluku, yang kaya akan sumber daya alam, masih terbelakang dalam banyak aspek pembangunan.

Kepemimpinan Gubernur Murad Ismail terkesan gagal, menjadi catatan kelam yang tak bisa diabaikan. Tak ada perubahan signifikan di masa pemerintahannya, terutama dalam hal kemiskinan, infrastruktur, dan pengelolaan sumber daya alam.

Kita tau bersama, 16 program unggulan yang pernah digemborkan itu tak ada satupun yang terealisasi hingga akhir kepemimpinannya. Isu utama seperti pengangguran, konektivitas antar pulau yang buruk, dan ketimpangan ekonomi masih menjadi masalah besar bagi rakyat Maluku. Meskipun ada beberapa proyek infrastruktur yang dimulai, pembangunan tersebut tidak dirasakan merata oleh masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.

Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya Pilgub 2024 sebagai momen untuk memilih pemimpin baru yang benar-benar memiliki visi perubahan dan komitmen kuat untuk kesejahteraan rakyat. Di bawah Murad, pengelolaan sumber daya alam juga menjadi sorotan, di mana potensi besar Maluku dalam sektor perikanan, pariwisata, dan kekayaan alam lainnya belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Pemimpin baru harus mampu memperbaiki kegagalan ini dengan strategi yang lebih konkret dalam mengembangkan sektor-sektor ini untuk meningkatkan ekonomi lokal. Pemerintahan yang baru harus berfokus pada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperluas akses permodalan dan pelatihan kewirausahaan, sehingga rakyat Maluku bisa mandiri dan berdaya dalam mengelola potensi daerahnya.

Pilgub kali ini menjadi ujian bagi rakyat Maluku untuk lebih cerdas dalam memilih. Pemimpin yang dibutuhkan adalah sosok yang memiliki rekam jejak bersih, tidak terlibat dalam praktik korupsi, dan berkomitmen pada pembangunan yang inklusif. Pengalaman buruk selama pemerintahan Murad Ismail harus menjadi pembelajaran bahwa memilih pemimpin yang hanya memberikan janji tanpa realisasi membawa dampak serius bagi kesejahteraan rakyat.

Masyarakat Maluku juga harus lebih aktif dalam proses demokrasi, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas jalannya pemerintahan. Kemenangan rakyat adalah ketika mereka tidak hanya memberikan suara, tetapi juga mengawal realisasi janji-janji kampanye.

Pemimpin yang tepat adalah kunci untuk membawa Maluku menuju masa depan yang lebih cerah, dengan kesejahteraan dan keadilan sebagai tujuan utama. Dengan memilih pemimpin yang berintegritas, memiliki visi pembangunan yang kuat, dan berkomitmen terhadap pemberdayaan ekonomi lokal, Maluku memiliki peluang besar untuk bangkit dan mewujudkan potensi yang selama ini terpendam.

Pilgub kali ini bukan hanya tentang memilih pengganti, tetapi tentang mengubah arah masa depan Maluku. Rakyat Maluku harus bersatu dan tidak membiarkan pengalaman buruk berulang. Kini saatnya untuk mengukir sejarah baru, di mana suara rakyat menjadi kekuatan yang menggerakkan perubahan menuju keadilan dan kesejahteraan yang seutuhnya. Mari bersama-sama kita wujudkan masa depan Maluku yang lebih baik.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasang SuperSUN di TK Rindu Alam, PLN UP3 Sofifi Dukung Pemerataan Energi Untuk Pendidikan di Haltim

    Pasang SuperSUN di TK Rindu Alam, PLN UP3 Sofifi Dukung Pemerataan Energi Untuk Pendidikan di Haltim

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Haltim,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses energi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kali ini, PLN menghadirkan inovasi SuperSUN di TK Rindu Alam, yang terletak di Desa Wasileo, Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, […]

  • PLN UP3 Ambon Edukasi Proses Bisnis dan Budaya K3L di Rutan Kelas II A Ambon

    PLN UP3 Ambon Edukasi Proses Bisnis dan Budaya K3L di Rutan Kelas II A Ambon

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melaksanakan kunjungan sekaligus kegiatan sosialisasi di Rumah Tahanan Negara Kelas II A Ambon. Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai proses bisnis (probis) PLN serta pentingnya penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) kepada […]

  • Diduga jadi Mafia Tambang, Aliansi Mahasiswa Bupolo Desak Polda Maluku Pecat Ipda Muhammad Naim Uslan

    Diduga jadi Mafia Tambang, Aliansi Mahasiswa Bupolo Desak Polda Maluku Pecat Ipda Muhammad Naim Uslan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Aliansi Mahasiswa Bupolo Kabupaten Buru mendesak Polda Maluku untuk memecat Ipda Muhammad Naim Uslan yang kini bertugas di Polres Pulau Buru. Desakan itu disampaikan lantaran yang bersangkutan diduga kuat terlibat sebagai mafia tambang emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru. “Kapolda Maluku harus menindak Muhammad Naim Uslan atas dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam operasi ilegal tambang […]

  • Pemuda Kailolo Kecam Penyerangan di Jembatan Jodoh: Hentikan Provokasi, Biarkan Polisi Bekerja

    Pemuda Kailolo Kecam Penyerangan di Jembatan Jodoh: Hentikan Provokasi, Biarkan Polisi Bekerja

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemuda Negeri Kailolo, Kabupaten Maluku Tengah, Ongen Tuasamu angkat suara atas peristiwa penyerangan di kawasan Jembatan Jodoh, Rabu (26/11/2025) dini hari. Dia menyatakan sikap tegas, bahwa insiden kriminal terhadap Gozi Rumain, 23 tahun, mahasiswa UIN AMSA Ambon, tidak boleh diseret ke isu rasis, apalagi diarahkan untuk menjustifikasi satu kampung atau kelompok tertentu. “Ini tindakan kriminal […]

  • Pln Peduli Warga Binaan Lapas Nusakambangan dengan FABA

    Pln Peduli Warga Binaan Lapas Nusakambangan dengan FABA

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Nusakambangan,Tajukmaluku.com-Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, kini mampu menggerakkan roda perekonomian dengan keterampilan baru. Melalui pengelolaan abu sisa pembakaran batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Adipala berupa _Fly Ash_ dan _Bottom Ash_ (FABA), warga binaan mampu menghasilkan produk konstruksi bernilai ekonomi. FABA yang sebelumnya dipandang sebagai limbah tanpa nilai kini […]

  • Ketua Gema Mathaul Anwar Maluku: Percayakan Proses Hukum Kasus Brimob ke APH, Warga Tual dan Malra Diminta Tahan Diri

    Ketua Gema Mathaul Anwar Maluku: Percayakan Proses Hukum Kasus Brimob ke APH, Warga Tual dan Malra Diminta Tahan Diri

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Generasi Muda Mathaul Anwar Maluku, Bansa Hadi Sella, mengimbau masyarakat Maluku, khususnya di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), agar menahan diri menyikapi kasus pemukulan seorang remaja oleh oknum Brimob yang berujung kematian beberapa waktu lalu. Imbauan itu disampaikan menyusul keputusan tegas institusi kepolisian yang telah menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) […]

expand_less