Breaking News
light_mode

Ketwil GMPI Maluku: Perdamaian adalah Harta Paling Berharga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Wilayah Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Maluku, Bansa Hadi Sella, menyerukan kepada seluruh masyarakat Maluku untuk menjaga perdamaian dan tidak mudah terprovokasi menyusul peristiwa bentrokan antar kelompok warga yang terjadi di Kawasan Tugu Trikora, Ambon, kemarin malam. Peristiwa yang bermula dari aksi balap liar dan mabuk-mabukan tersebut telah menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

Adhit menegaskan bahwa kekerasan tidak sejalan dengan nilai-nilai budaya orang Maluku yang mengedepankan persaudaraan, kearifan lokal, dan semangat pela gandong.

“Orang Maluku itu dikenal dengan rasa hormat terhadap adat, leluhur, dan sesama. Keributan seperti ini hanya akan mencoreng nilai-nilai luhur kita sebagai satu rumpun orang basudara,” ujarnya dalam keterangan kepada media ini. Minggu. (12/01/2024)

Menurutnya, bentrokan yang terjadi tidak hanya merugikan pihak-pihak yang terlibat, tetapi juga menodai keharmonisan yang telah terbangun di Maluku. Ia meminta para tokoh masyarakat, pemuda, dan agama untuk segera mengambil peran aktif dalam meredam situasi dan memperkuat solidaritas sosial.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terjebak dalam provokasi. Kita harus bisa menahan diri dan menjadikan Maluku sebagai rumah damai yang nyaman untuk semua, seperti kata Gubernur terpilih, Hendrik Lewerissa bahwa Filosofi hidup orang basudara adalah DNA orang Maluku” tegasnya.

Lebih lanjut, Mantan Ketua Umum Badko HMI Maluku-Malut ini juga menyoroti peran keluarga dan komunitas dalam membimbing generasi muda agar menjauhi kegiatan negatif seperti balap liar dan konsumsi minuman keras. Menurutnya, pendekatan berbasis keluarga dan komunitas sangat efektif untuk membentuk perilaku yang positif di kalangan remaja.

“Kita harus kembali ke akar budaya kita, di mana orang tua dan tetua adat berperan sebagai pengayom dan pendidik. Jika ada masalah, selesaikan secara baik-baik dengan duduk bersama dan berdialog,” tambahnya.

Adhit mengingatkan pentingnya seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga stabilitas di Maluku. Ia juga mengajak aparat keamanan untuk bertindak tegas terhadap tindakan yang melanggar hukum, tanpa mengesampingkan pendekatan humanis.

“Kita punya tanggung jawab bersama untuk menjaga Maluku tetap aman dan damai. Jangan sampai peristiwa seperti ini terulang kembali. Marilah kita rawat pela gandong kita, karena perdamaian adalah harta paling berharga yang kita miliki,” pungkasnya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Sebagai Benteng Nasionalisme Bangsa

    Pesantren Sebagai Benteng Nasionalisme Bangsa

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyhuri Maswatu (Wasekjen Pimpinan Pusat GP ANSOR) Tajukmaluku.com-Sejarah pendidikan Islam di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perkembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional yang telah berdiri sejak lama. Pesantren adalah lembaga pendidikan khas di Nusantara, berakar dari tradisi Islam yang berkembang di Nusantara sejak abad ke-13. Ketika Islam mulai menyebar melalui jalur perdagangan, dakwah, dan […]

  • Krisis Jaringan Internet, Mahasiswa Desak Pemerintah Maluku Hadirkan Indosat sebagai Tandingan Telkomsel

    Krisis Jaringan Internet, Mahasiswa Desak Pemerintah Maluku Hadirkan Indosat sebagai Tandingan Telkomsel

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sudah dua pekan berlalu, sebagian warga di Maluku masih terperangkap kegelapan digital. Krisis jaringan Telkomsel melumpuhkan komunikasi di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Buru, Namlea, dan Seram Bagian Barat. Di Namlea, krisis jaringan internet (4G) Telkomsel kian parah, masyarakat mulai frustasi. Gangguan internet menghambat askses informasi, komunikasi hingga aktivitas ekonomi. Tanpa pilihan, sebagian warga berinisiatif memasang […]

  • Pemecatan ASN di SBT Dinilai Tak Adil Buntut Ibu Kandung Wakil Bupati Bebas Sanksi Meski Lama Tak Bertugas

    Pemecatan ASN di SBT Dinilai Tak Adil Buntut Ibu Kandung Wakil Bupati Bebas Sanksi Meski Lama Tak Bertugas

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus pemecatan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dinilai tak adil. Mengingat, penerapan sanksi ini tidak dilakukan secara merata bagi seluruh ASN, melainkan adanya praktik diskriminatif disertai unsur politik. Hal itu disampaikan Sabandarlisa Kelilauw, pengacara muda asal Maluku sekaligus putra daerah SBT kepada Tajukmaluku.com, Minggu (10/8/2025). “Keputusan pemecatan […]

  • Ketika Maluku Cuma Jadi Alamat Domisili Nono Sampono

    Ketika Maluku Cuma Jadi Alamat Domisili Nono Sampono

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Catatan Redaksi “Saya ingat betul, beberapa tahun lalu membaca The Rebel (Pemberontakan) sebuah esay panjang Albert Camus. Seorang visonaris-progresif dan pengkritik Marx. Camus meneliti hubungan pemberontakan, revolusi, dan tindakan kekerasan, serta implikasinya terhadap pemahaman manusia tentang kebebasan dan makna hidup. Semangat, Camus adalah kebebasan. Satu prinsip etik manusia untuk bebas mengelola sumber daya alam. Laut, […]

  • Ka.Kanwil Kemenag Maluku Terima PGM Award 2025 atas Dedikasi Majukan Madrasah

    Ka.Kanwil Kemenag Maluku Terima PGM Award 2025 atas Dedikasi Majukan Madrasah

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., dianugerahi PGM Award 2025 oleh Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemenag RI, Dr. Thobib Al Asyhar, S.Ag., M.Si., dalam peringatan Hari Lahir PGM ke-17 yang digelar di Auditorium HM. Rasjidi, […]

  • GP Ansor dan Gerakan Ekonomi Rakyat

    GP Ansor dan Gerakan Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyuhri Maswatu (Wasekjen Pimpinan Pusat GP ANSOR) Tajukmaluku.com-Sejarah pemikiran ilmu ekonomi berangkat dari salah satu pemikir pra klasik pada zaman yunani kuno. Namun, yang sering disebut bapak ekonomi. Aliran ini menekankan pada beberapa hal yang tidak terduga atau dikenal dengan invisiblehand dalam mengatur pembagian sumber daya. Bertepatan pada waktu itu, juga diperkenalkan pemikiran tentang […]

expand_less