Breaking News
light_mode

Harta Karun Gunung Botak dan Nyawa Para Penambang

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
  • visibility 499
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Buru,Tajukmaluku.com-Tragedi longsor yang kembali merenggut nyawa di Gunung Botak (GB) pada Sabtu, 8 Maret 2025, bertepatan dengan bulan Ramadan, menambah daftar panjang korban jiwa akibat aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut. Abdullah Umar, Bendahara Umum DPD II KNPI Kabupaten Buru, menilai bahwa peristiwa ini bukan lagi kejadian yang mengejutkan—sebaliknya, ini adalah dampak dari kelalaian yang terus berulang.

“Jika dibiarkan terus berlarut, korban jiwa yang jatuh di GB akan semakin banyak, dan kita tak bisa lagi memprediksi berapa nyawa yang akan melayang,” kata Abdullah.

Aktivitas pertambangan liar gunung botak yang berlangsung sejak 2011 seolah bukan prioritas serius bagi pemerintah daerah. Tidak ada upaya konkret untuk melegalkan tambang ini sebagai pertambangan rakyat, sementara di sisi lain, operasi ilegal terus berjalan dengan bebas.

Menurut Abdullah, bencana ini harus jadi atensi serius bagi KNPI Kabupaten Buru. Ia melihat kecemasan masyarakat yang selama ini diabaikan dan kembali menanyakan sampai kapan aktivitas ilegal ini akan dibiarkan berlangsung.

“Jika ditelusuri lebih jauh, ada dugaan kuat keterlibatan mafia tambang yang masih aktif dan masif beroperasi. Mereka hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan keselamatan para pekerja tambang yang bertaruh nyawa di Gunung Botak,” tegasnya.

KNPI Kabupaten Buru mendesak Polres Buru dan Dandim 1506 Buru untuk lebih serius dalam menegakkan hukum dan menindak tegas para pelaku tambang ilegal. Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah harus mengambil sikap yang lebih bertanggung jawab.

“Jangan sampai ada pembiaran yang justru memperpanjang penderitaan masyarakat. Jangan pula ada keterlibatan oknum-oknum tertentu yang ikut menikmati keuntungan dari situasi ini,” imbuhnya.

Lebih dari sekadar soal ekonomi, ini adalah perkara kemanusiaan. Setiap nyawa yang hilang di GB adalah bukti bahwa pemerintah, aparat, dan semua pihak yang berkepentingan telah gagal melindungi warganya sendiri.

Sebagai penutup, KNPI Kabupaten Buru menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban longsor di GB. “Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan atas musibah ini. Kami tak ingin tragedi seperti ini terus terulang.”Tutup.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIW MMU Lakukan Perbaikan Intensif dan Penormalan Bertahap Pasca Gangguan Kelistrikan

    PLN UIW MMU Lakukan Perbaikan Intensif dan Penormalan Bertahap Pasca Gangguan Kelistrikan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus melakukan perbaikan dan penormalan sistem kelistrikan secara intensif pasca terjadinya gangguan jaringan akibat cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Ambon dan sekitarnya. General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko menyampaikan, dari informasi Perkiraan Cuaca BMKG, bahwa sejak 2 bulan terakhir […]

  • Refleksi 65 Tahun PMII: Kaderisasi atau Penindasan Intelektual?

    Refleksi 65 Tahun PMII: Kaderisasi atau Penindasan Intelektual?

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Lana AI Tanggal 17 April 2025, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) resmi memasuki usia 65 tahun. Usia yang tidak lagi muda, cukup untuk disebut “dewasa” dalam istilah organisasi. Namun kedewasaan tidak semata ditentukan oleh angka, sebagaimana tidak semua uban adalah tanda kebijaksanaan—bisa jadi hanya penanda stres karena terlalu banyak rapat pleno yang tak berkesudahan. […]

  • Besok Menteri Agama Kunjungi Ambon, Kakanwil Kemenag Maluku Bakal Bahas Prioritas Layanan Keagamaan di Daerah 3T

    Besok Menteri Agama Kunjungi Ambon, Kakanwil Kemenag Maluku Bakal Bahas Prioritas Layanan Keagamaan di Daerah 3T

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kunjungan kerja Menteri Agama Republik Indonesia ke Kota Ambon, yang akan berlangsung pada Jumat, 16 Januari 2026, bakal dijadikan sebagai agenda strategis untuk memperkuat sistem layanan keagamaan dan pendidikan di Maluku. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Maluku, Yamin, menyatakan sejak awal pihaknya bakal mengawal substansi kunjungan ini pada kebijakan konkret dan penguatan […]

  • Tali Asih Kepada Korban Bencana, DPW Ndaru Malut Turun Lapangan

    Tali Asih Kepada Korban Bencana, DPW Ndaru Malut Turun Lapangan

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    DPW Ndaru Maluku Utara (Malut) Salurkan Bantuan Pangan hingga Uang Tunai kepada Korban Banjir Bandang Kelurahan Rua.*** Ternate, Tajukmaluku.com– Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Nderek Guru (DPW Ndaru) Maluku Utara (Malut) turut hadir membantu warga korban banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate. Bantuan diberikan berupa penyaluran bantuan kebutuhan pangan hingga uang tunai. Sebab, pasca […]

  • PLN UIW MMU Bersama Pemkot Ambon Validasi Data PJU, Dukung Program Meterisasi Nasional

    PLN UIW MMU Bersama Pemkot Ambon Validasi Data PJU, Dukung Program Meterisasi Nasional

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,TajukMaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Ambon dalam rangka melakukan validasi data Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Kamis (17/7/2025). Pertemuan yang juga merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program strategis nasional meterisasi PJU ini berlangsung di Kantor PLN UIW MMU dan dihadiri oleh jajaran […]

  • Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

    Balik Nama Selesai dalam Tujuh Hari, Masyarakat Jadi Bisa Lebih Cepat Memanfaatkan Sertipikat Tanah

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Percepatan layanan pertanahan yang dilakukan lewat Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari, membuka kesempatan bagi masyarakat untuk lebih cepat memanfaatkan sertipikat tanahnya sesuai kebutuhan. Kondisi tersebut tengah dialami oleh warga Jakarta Utara, Dewi Himjati, yang pada Kamis (27/08/2026) lalu baru saja mengambil sertipikat hasil layanan PERINTIS di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Utara. “Program […]

expand_less