Breaking News
light_mode

Komisi III DPRD Maluku Desak Prioritas Penanganan Banjir dan Perbaikan Ruas Jalan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com – Komisi III DPRD Maluku meminta Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), BPBD, dan Dinas PUPR Provinsi Maluku segera mengambil langkah cepat menangani sejumlah titik banjir dan kerusakan jalan yang menjadi keluhan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Mumin Refra, menyebut titik banjir yang dibahas dalam rapat bersama tersebut meliputi Sungai Wayari, jembatan Kawanua di Seram Selatan, sungai Tamilouw, dan beberapa wilayah di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

“Kita minta segera penanganan cepat. Pihak balai maupun PUPR harus identifikasi masalah agar jangan sampai penanganannya menimbulkan masalah baru,” tegas Mumin usai rapat, Rabu (6/8/2025).

Selain banjir, Komisi III turut menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan provinsi yang perlu mendapat perhatian serius.

Antara lain di Tepa, wilayah Maluku Tengah, serta di Kota Ambon khususnya akses jalan ke wilayah Nusaniwe.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrim mengharuskan pemerintah juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memperburuk keadaan.

Terkait perbaikan jalan, Mumin menyampaikan komitmen pemerintah pusat untuk membackup melalui dukungan anggaran, yang akan dibahas secara teknis bersama instansi terkait.

“Secara umum jalan di Maluku Tengah, jalan di Tepa maupun jalan di Kota Ambon menjadi fokus. Khusus penanganan sungai, Balai Wilayah Sungai akan menangani Maluku Tengah, Seram dan Kota Ambon, sedangkan di Aru, Maluku Tenggara dan Kepulauan Kei ditangani Dinas PUPR bidang sumber daya air,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Komisi III DPRD Maluku juga akan berkoordinasi dengan pimpinan dewan untuk melakukan tinjauan langsung (on the spot) keempat lokasi terdampak banjir.

“Kita tidak bisa hanya dengar informasi lisan atau dari media sosial. Komisi akan turun langsung agar negara hadir melihat secara nyata, dan mengambil langkah perbaikan menyeluruh,” tutup Mumin.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Ambon Beri Bantuan Beras ke Kaum Dhuafa di Momen Musda

    PKS Ambon Beri Bantuan Beras ke Kaum Dhuafa di Momen Musda

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ambon beri bantuan beras kepada para kaum dhuafa. Pembagian bantuan beras itu dilaksanakan disela-sela gelaran Musyawarah Daerah (Musda) di Grand Avira, Minggu (7/9/2025) kemarin. Ketua PKS Kota Ambon, Malik Raudhi Tuasamu menjelaskan, penyaluran bantuan beras itu kepada para penyapu jalan dan juga pengemudi ojek online.Kemudian, para […]

  • Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Korupsi, Warga Lapor KADES Negeri Effa ke Polres SBT

    Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Korupsi, Warga Lapor KADES Negeri Effa ke Polres SBT

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bula,Tajukmaluku.com-Kepala Desa Negeri Effa, Kecamatan Wakate, dilaporkan warganya ke Polres Seram Bagian Timur, terkait dugaan pemalsuan dokumen dan penipuan. Rabu, (02/04/2025). Fadli Rumakefing selaku Kuasa Hukum Warga, menyampaikan bahwa saudara Ahmad Sugit Rumakefing pada tahun 2017/2018 telah melakukan pemalsuan Besloit/ Surat Keputusan dari Pemerintah Negeri Belanda kepada Raja Negeri Effa demi hasrat kekuasaan menjadi Raja […]

  • Hijau, Kuasa, dan Kekerasan yang Disamarkan

    Hijau, Kuasa, dan Kekerasan yang Disamarkan

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    SEJAK kecil, Beta sudah akrab dengan warna-warni yang berserakan di lantai rumah. Warna kain yang menggantung di sudut, sisa-sisa benang jahit yang beterbangan, dan pola-pola motif yang tak pernah sama. Beta pung Mama seorang tukang jahit, dan dari tangan antua-lah warna-warna itu menjelma menjadi pakaian, taplak, atau baju seragam. Di Mama punya ruang kerja, warna […]

  • Bukti Bebas Limbah PLTD, Bibit Mangrove Depan PLTD Poka Mulai Bertunas Pasca Setahun Penanaman

    Bukti Bebas Limbah PLTD, Bibit Mangrove Depan PLTD Poka Mulai Bertunas Pasca Setahun Penanaman

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com-PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berhasil menunjukkan komitmennya dalam hal menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini diimplementasikan salah satunya melalui penanaman 1.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai depan PLTD Poka. Rehabilitasi mangrove di kawasan ini merupakan bagian pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan yang berkelanjutan. General Manager PLN UIW […]

  • Konferda VI PDIP Maluku, Hasto Bakal Datang Bawa Pesan Megawati

    Konferda VI PDIP Maluku, Hasto Bakal Datang Bawa Pesan Megawati

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Setelah sepuluh tahun, PDI Perjuangan kembali menggelar Konferensi Daerah (Konferda) ke-VI Maluku, bersamaan dengan Konferensi Cabang gabungan tiga daerah: Kota Ambon, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Maluku Tengah. Forum politik lima tahunan ini dijadwalkan berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Ambon, Minggu 2/11/2025, dan bakal dihadiri langsung Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Konferda kali ini […]

  • Riset Jala Ina sebut Terumbu Karang Negeri Liang Malteng dalam Kondisi Terancam

    Riset Jala Ina sebut Terumbu Karang Negeri Liang Malteng dalam Kondisi Terancam

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Malteng,Tajukmaluku.com-Hasil riset yang dilakukan oleh Jala Ina pada Februari 2025 lalu menunjukkan kondisi terumbu karang di perairan Negeri Liang, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Penelitian yang dilakukan di tiga stasiun pengamatan menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) ini mengungkap bahwa rata-rata tutupan karang hidup di bawah 5%, dengan rincian […]

expand_less