Breaking News
light_mode

Terindikasi Palsu, Berikut Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Selain naskah Sejarah Desa Batu Merah yang diyakini palsu. Keaslian Surat Kuasa penyerahan mandat kepemimpinan Raja Negeri Batu Merah tertanggal 14 Juni 1926 kembali dipersoalkan. Dokumen yang selama ini dijadikan rujukan itu diduga bukan berasal dari periode kolonial, melainkan dibuat jauh setelahnya, dengan indikasi kuat di era 2000-an.

Sumber anonim yang bermukim di Belanda menyebut, hasil telaah ulang terhadap dokumen tersebut menunjukkan sejumlah ketidaksesuaian mendasar, baik dari aspek material maupun kaidah administrasi kolonial.

“Ini kemungkinan besar palsu. Beta baru teliti ulang. Tinta yang dipakai itu tinta baru,” kata sumber tersebut melalui pesan WhatsApp.

Ia mengurai empat kejanggalan utama.

Pertama, penggunaan istilah “Soerat Kouasa”. Menurutnya, istilah itu tidak lazim dalam praktik administrasi resmi di masa Hindia Belanda. Untuk dokumen resmi, terutama yang menggunakan zegel otoritas kolonial lebih umum menggunakan istilah machtiging.

“Di Maluku waktu itu seng pakai istilah begitu untuk dokumen resmi,” ujarnya.

Kedua, kondisi fisik kertas. Ia menilai kertas yang digunakan tampak terlalu baru untuk ukuran dokumen berusia hampir satu abad.

“Kertas lama itu pinggirannya pasti menipis. Ini tidak,” katanya.

Ketiga, inkonsistensi penggunaan ejaan. Meski dokumen menggunakan ejaan Van Ophuijsen, terdapat kekeliruan mendasar dalam penulisan kata depan “di”.

“Pada masa itu, penulisan ‘di’ disambung dengan kata kerja. Di dokumen ini tidak konsisten,” jelasnya.

Keempat, jenis tinta. Ia memastikan tinta yang digunakan tidak menunjukkan karakteristik tinta tua.

“Kalau tinta seperti ini, paling lama bertahan 30 tahun. Dokumen dari 1926 pasti sudah pudar,” tegasnya.

Sebagai perbandingan, ia merujuk pada naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 1945 yang secara fisik telah mengalami pemudaran, meskipun dirawat dengan teknologi konservasi modern.

Ia juga menyinggung soal tinta berkualitas tinggi pada era kolonial yang didatangkan dari India. Namun, menurutnya, tinta jenis tersebut sangat mahal dan bahkan jarang digunakan oleh pemerintah kolonial di pusat.

“Kalau pemerintahan lokal seperti Batu Merah pakai tinta itu, sangat tidak masuk akal,” katanya.

Dugaan pemalsuan ini memperkuat polemik sebelumnya terkait naskah sejarah Desa Batu Merah yang juga telah diragukan keasliannya.

Sementara itu, kasus ini telah masuk ranah hukum. Salah satu warga Batu Merah melaporkan Raja Batu Merah saat ini, Ali Hatala, ke Polda Maluku atas dugaan penggunaan dokumen palsu sebagai alat bukti dalam persidangan.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Layanan di Sektor Kesehatan, PLN UP3 Ambon Tambah Daya Listrik Labkesda Maluku

    Perkuat Layanan di Sektor Kesehatan, PLN UP3 Ambon Tambah Daya Listrik Labkesda Maluku

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Laboratorium Kesehatan Provinsi Maluku. Kunjungan ini menandai peresmian peningkatan atau perubahan daya listrik di kantor tersebut, dari sebelumnya 53.000 VA menjadi 164.000 […]

  • Tukar Tanah Demi Gizi Anak Negeri: Radak Kelrey Sumbang Lahan untuk Dukung Program MBG

    Tukar Tanah Demi Gizi Anak Negeri: Radak Kelrey Sumbang Lahan untuk Dukung Program MBG

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Radek Kelrey tahu betul bahwa stunting tak melulu soal angka-angka statistik. Sebagai Kepala Syahbandar Masohi sekaligus tokoh masyarakat asal Seram Bagian Timur (SBT), ia menyaksikan sendiri bagaimana persoalan gizi buruk terus bertumbuh di kampung-kampung. Karena itu, tanpa menunggu komando pemerintah, dengan tulus ia menyerahkan sebidang lahannya di Desa Walangtenga, Kecamatan Tutuk Tolo, untuk dibangun rumah […]

  • Dapat Warisan Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat

    Dapat Warisan Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Proses peralihan tanah dari orang tua kepada anak melalui hibah perlu dilakukan dengan tahapan yang benar agar sertipikat dapat dibalik nama secara sah dan memiliki kepastian hukum. Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Shamy Ardian, mengingatkan agar masyarakat memastikan kondisi tanah terlebih dahulu sebelum memulai proses […]

  • Pekerjaan Air Bersih Gunung Nona Rampung, Dinas PUPR Maluku Siapkan Solusi Atasi Kendala Distribusi Air

    Pekerjaan Air Bersih Gunung Nona Rampung, Dinas PUPR Maluku Siapkan Solusi Atasi Kendala Distribusi Air

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pekerjaan proyek Penyediaan Air Bersih di kawasan Gunung Nona, Kota Ambon, yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku, telah selesai sesuai dengan kontrak kerja tahun anggaran 2024. Proyek ini mencakup pemasangan jaringan perpipaan air bersih sepanjang 1.600 meter dan instalasi lima titik kran umum, yang semuanya telah terpasang melintasi permukiman […]

  • Pasangan Dosen Muda UIN AMSA Ambon Raih Doktor Cumlaude di Jogja

    Pasangan Dosen Muda UIN AMSA Ambon Raih Doktor Cumlaude di Jogja

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dari pelaminan hingga ruang kuliah, pasangan dosen muda Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Abdul Muthalib Sangadji Ambon (UIN A.M. Sangadji Ambon), Dr. Eko Wahyunanto Prihono, M.Pd., dan Dr. Fitria Lapele, M.Pd., catat prestasi akademik membanggakan di Yogyakarta. Keduanya resmi menyandang gelar doktor dengan predikat Cumlaude dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Wisuda […]

  • GELORAkan Perjuangan HL di Bumi Raja Raja, Tuhulele: HL Terpilih Akses Mudah Masuk Istana

    GELORAkan Perjuangan HL di Bumi Raja Raja, Tuhulele: HL Terpilih Akses Mudah Masuk Istana

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– Kecakapan leadership, bersahaja, karismatik,  simple,  cerdas, networking yang baik, kaya pengalaman,  komunikatif, smart serta masih banyak lagi. Karakter itu adala di dalam diri seorang Hendrik Lewerissa (HL). Ini tegas disampaikan M Yunus Tuhulele, Kabid Kaderisasi DPW Partai Gelora Maluku, saat menghadiri undangan makan malam bersama Hendrik Lewerissa, Jumaat Malam kemanrin. “Beliau memiliki rekem […]

expand_less